Mengenal Binance dan Keunggulan-Keunggulannya

Mengenal Binance – Cryptocurrency adalah produk investasi yang sedang hype dan semakin diminati para investor. Berbagai kemudahan berinvestasi dan bertransaksi yang ditawarkan sistem blockhain dinilai sebagai kesempatan emas dan inovasi yang sangat menarik. Hal ini mendasari munculnya berbagai platform crypto exchange di dunia dengan fiturnya masing-masing. Salah satu crypto exchange terbesar dan terpopuler di dunia saat ini adalah Binance.

Binance didirikan oleh Changpeng Zhao (CZ) pada tahun 2017. Dia adalah seorang developer dengan berbagai pengalaman di dunia teknologi trading dan cryptocurrency. CZ pernah bekerja untuk blockchain.info dan OKCoin sebagai CTO. Dia akhirnya meninggalkan karirnya sebagai CTO di OKCoin dan mulai mengembangkan Binance yang launching pada Juli 2017.

Saat ini, Binance berhasil menjadi platform crypto exchange terbesar di dunia dengan mata uang kripto Binance Coin (BNB). Lalu, apa saja kelebihan Binance sehingga bisa menjadi platform crypto exchange terbesar dunia? Berikut adalah 7 keunggulan Binance sebagai platform crypto exchange.

  1. Likuiditas Tinggi

Sebagai raja crypto exchange, Binance memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Likuiditas adalah elemen penting dalam dunia finansial dan hal yang pasti menarik bagi investor maupun trader. Karena sebuah exchange dengan likuiditas tinggi akan membuat trader mendapatkan harga terbaik dengan selisih (spread) harga yang rendah.

- Advertisement -

Tingginya likuiditas yang dimiliki Binance membuat para trader aktif memperjualbelikan aset kripto mereka. Pada tahun 2020, aset kripto yang diperjualbelikan di Binance bisa mencapai rata-rata 3,8 milyar dolar atau sekitar 50 triliun rupiah dalam sehari. Ini adalah volume transaksi yang sangat luar biasa.

  1. Ketahanan Server yang Kuat

teal LED panel

Sumber: Photo by Adi Goldstein on Unsplash

Saat melakukan trading, ketahanan server platform yang digunakan juga bisa mempengaruhi profit yang akan didapatkan. Jika sebuah platform memiliki server dengan ketahanan yang rendah, maka penggunanya akan mengalami banyak kendala saat bertransaksi.

Salah satu contohnya yaitu saat harga sebuah aset kripto sedang melambung tinggi namun server sedang down, pengguna akan sulit untuk menanggulangi resiko sehingga sulit mendapatkan profit yang maksimal. Server down disebabkan oleh banyaknya pengguna yang sedang aktif melakukan transaksi di waktu yang sama. Dan kelebihan Binance dibanding platform crypto exchange lainnya adalah ketahanan server yang kuat.

Ketahanan server yang kuat sangat membantu para users Binance untuk meraih profit besar saat harga sedang melambung tinggi. Ini adalah keunggulan Binance yang membuat para penggunanya loyal dalam menggunakan platform ini.

  1. Secure Asset Fund for Users (SAFU)

black laptop computer turned on with lights

Sumber: Photo by FLY:D on Unsplash

Selain likuiditas tinggi dan server yang kuat, Binance juga dikenal dengan CEO nya yang sangat terbuka dan aktif di media sosial. Changpeng Zhao aktif membagikan cuitan di Twitter tentang Binance hampir setiap hari. Dan pada saat Binance mengalami serangan hacker pada Mei 2019, CZ aktif memberikan kabar tentang perkembangan situasi kepada publik secara real time. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan para penggunanya bahwa Binance sedang bekerja keras untuk mengatasi  masalah itu.

Tentu tidak ada yang bisa memprediksi dan menjamin keamanan sebuah sistem. Serangan hacker yang semakin cerdik untuk membobol sebuah sistem mungkin saja terjadi di masa depan. Dan Binance menawarkan solusi kepada penggunanya mengenai hal ini dengan sebuah skema yang diberi nama SAFU (Secure Asset Fund for Users).

SAFU adalah sebuah skema jaminan asuransi untuk menutupi kerugian dari serangan hacker. Skema ini berjalan dengan mengalokasikan 10% dari biaya trading sebagai dana asuransi. SAFU adalah solusi tepat yang ditawarkan Binance dan disambut baik oleh para penggunanya.

  1. Fitur-Fitur Menarik

Binance menawarkan banyak fitur menarik yang bisa memudahkan para penggunanya mengelola dan mengembangkan aset mereka. Berikut adalah beberapa fitur menarik Binance yang bisa Anda dapatkan.

  • Binance Leveraged Tokens (BLVT)
  • Binance Futures Leaderboard
  • Cross Collateral
  • Binance Futures Battle
  • Saving
  • Stock Token
  • Launchpad
  • Price Protection
  • Asset Conversion
  1. Biaya Transaksi yang Sangat Murah

Binance menawarkan biaya yang jauh lebih murah untuk para penggunanya. Uniswap adalah salah satu platform penukaran mata uang berbasis Ethereum. Dan biaya transaksi Uniswap cukup mahal dengan biaya gas sekitar $43 atau setara dengan Rp.600.000. Binance Smart Chain (BSC) menawarkan biaya 97% lebih murah dibanding Ethereum. Salah satu contohnya adalah biaya penukaran mata uang di Pancake Swap (aplikasi berbasis BSC) hanya sebesar $0,42 atau Rp.6000.

  1. Proses Transaksi yang Cepat

black android smartphone displaying game application

Sumber: Photo by Executium on Unsplash

Selain biaya transaksi yang murah, proses transaksi yang cepat juga menjadi daya tarik tersendiri dari Binance. Jika Ethereum memiliki belasan ribu pihak independen, Binance Smart Chain (BSC) hanya memiliki 21 node yang berperan sebagai validator. Hal ini membuat proses transaksi di Binance jauh lebih singkat.

Jika di Ethereum bisa terjadi 15 transaksi per detik, maka di BSC bisa terjadi 300 transaksi per detik. Waktu proses per blok di blockchain Ethereum memerlukan waktu 15 detik/blok, sedangkan BSC hanya memerlukan waktu 3 detik/blok. Dengan proses transaksi yang cepat dan murah, volume transaksi harian BSC bisa mencapai 3,22 juta. Volume transaksi ini mengalahkan Ethereum yang hanya mengumpulkan 1,32 juta transaksi. Data ini diambil pada Februari 2021. Volume transaksi yang tinggi membuat token BNB naik secara signifikan hingga lebih dari 1000%.

  1. Binance Charity

Bukan hanya berfokus untuk meraup keuntungan, Binance juga menggalang sebuah program amal bertajuk Binance Charity. Salah satu projek Binance Charity yang sedang dijalankan adalah Tree Millions. Projek ini bertujuan untuk menanam 10 juta pohon di seluruh dunia untuk mengurangi krisis iklim dan global warming.

Tree Millions berjalan menggunakan donasi yang diberikan para donatur Binance. Bagi para donatur yang menyumbang lebih dari 20 dolar, Binance akan mengirimkan sertifikat NFT dalam waktu 30 hari yang bisa digunakan untuk melihat informasi pohon yang ditanam dengan donasi itu. Seluruh donasi digunakan 100% untuk projek ini.

Projek ini berjalan lancar dan telah mengumpulkan 29,74 BTC hingga saat ini. Projek Tree Millions ini telah dijalankan di 16 negara dengan 163.588 pohon yang berhasil ditanam.

Mengenal Binance – Cryptocurrency adalah produk investasi yang sedang hype dan semakin diminati para investor. Berbagai kemudahan berinvestasi dan bertransaksi yang ditawarkan sistem blockhain dinilai sebagai kesempatan emas dan inovasi yang sangat menarik. Hal ini mendasari munculnya berbagai platform crypto exchange di dunia dengan fiturnya masing-masing. Salah satu crypto exchange terbesar dan terpopuler di dunia saat ini adalah Binance.

Binance didirikan oleh Changpeng Zhao (CZ) pada tahun 2017. Dia adalah seorang developer dengan berbagai pengalaman di dunia teknologi trading dan cryptocurrency. CZ pernah bekerja untuk blockchain.info dan OKCoin sebagai CTO. Dia akhirnya meninggalkan karirnya sebagai CTO di OKCoin dan mulai mengembangkan Binance yang launching pada Juli 2017.

Saat ini, Binance berhasil menjadi platform crypto exchange terbesar di dunia dengan mata uang kripto Binance Coin (BNB). Lalu, apa saja kelebihan Binance sehingga bisa menjadi platform crypto exchange terbesar dunia? Berikut adalah 7 keunggulan Binance sebagai platform crypto exchange.

  1. Likuiditas Tinggi

Sebagai raja crypto exchange, Binance memiliki likuiditas yang sangat tinggi. Likuiditas adalah elemen penting dalam dunia finansial dan hal yang pasti menarik bagi investor maupun trader. Karena sebuah exchange dengan likuiditas tinggi akan membuat trader mendapatkan harga terbaik dengan selisih (spread) harga yang rendah.

Tingginya likuiditas yang dimiliki Binance membuat para trader aktif memperjualbelikan aset kripto mereka. Pada tahun 2020, aset kripto yang diperjualbelikan di Binance bisa mencapai rata-rata 3,8 milyar dolar atau sekitar 50 triliun rupiah dalam sehari. Ini adalah volume transaksi yang sangat luar biasa.

  1. Ketahanan Server yang Kuat

teal LED panel

Sumber: Photo by Adi Goldstein on Unsplash

Saat melakukan trading, ketahanan server platform yang digunakan juga bisa mempengaruhi profit yang akan didapatkan. Jika sebuah platform memiliki server dengan ketahanan yang rendah, maka penggunanya akan mengalami banyak kendala saat bertransaksi.

Salah satu contohnya yaitu saat harga sebuah aset kripto sedang melambung tinggi namun server sedang down, pengguna akan sulit untuk menanggulangi resiko sehingga sulit mendapatkan profit yang maksimal. Server down disebabkan oleh banyaknya pengguna yang sedang aktif melakukan transaksi di waktu yang sama. Dan kelebihan Binance dibanding platform crypto exchange lainnya adalah ketahanan server yang kuat.

Ketahanan server yang kuat sangat membantu para users Binance untuk meraih profit besar saat harga sedang melambung tinggi. Ini adalah keunggulan Binance yang membuat para penggunanya loyal dalam menggunakan platform ini.

  1. Secure Asset Fund for Users (SAFU)

black laptop computer turned on with lights

Sumber: Photo by FLY:D on Unsplash

Selain likuiditas tinggi dan server yang kuat, Binance juga dikenal dengan CEO nya yang sangat terbuka dan aktif di media sosial. Changpeng Zhao aktif membagikan cuitan di Twitter tentang Binance hampir setiap hari. Dan pada saat Binance mengalami serangan hacker pada Mei 2019, CZ aktif memberikan kabar tentang perkembangan situasi kepada publik secara real time. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan para penggunanya bahwa Binance sedang bekerja keras untuk mengatasi  masalah itu.

Tentu tidak ada yang bisa memprediksi dan menjamin keamanan sebuah sistem. Serangan hacker yang semakin cerdik untuk membobol sebuah sistem mungkin saja terjadi di masa depan. Dan Binance menawarkan solusi kepada penggunanya mengenai hal ini dengan sebuah skema yang diberi nama SAFU (Secure Asset Fund for Users).

SAFU adalah sebuah skema jaminan asuransi untuk menutupi kerugian dari serangan hacker. Skema ini berjalan dengan mengalokasikan 10% dari biaya trading sebagai dana asuransi. SAFU adalah solusi tepat yang ditawarkan Binance dan disambut baik oleh para penggunanya.

  1. Fitur-Fitur Menarik

Binance menawarkan banyak fitur menarik yang bisa memudahkan para penggunanya mengelola dan mengembangkan aset mereka. Berikut adalah beberapa fitur menarik Binance yang bisa Anda dapatkan.

  • Binance Leveraged Tokens (BLVT)
  • Binance Futures Leaderboard
  • Cross Collateral
  • Binance Futures Battle
  • Saving
  • Stock Token
  • Launchpad
  • Price Protection
  • Asset Conversion
  1. Biaya Transaksi yang Sangat Murah

Binance menawarkan biaya yang jauh lebih murah untuk para penggunanya. Uniswap adalah salah satu platform penukaran mata uang berbasis Ethereum. Dan biaya transaksi Uniswap cukup mahal dengan biaya gas sekitar $43 atau setara dengan Rp.600.000. Binance Smart Chain (BSC) menawarkan biaya 97% lebih murah dibanding Ethereum. Salah satu contohnya adalah biaya penukaran mata uang di Pancake Swap (aplikasi berbasis BSC) hanya sebesar $0,42 atau Rp.6000.

  1. Proses Transaksi yang Cepat

black android smartphone displaying game application

Sumber: Photo by Executium on Unsplash

Selain biaya transaksi yang murah, proses transaksi yang cepat juga menjadi daya tarik tersendiri dari Binance. Jika Ethereum memiliki belasan ribu pihak independen, Binance Smart Chain (BSC) hanya memiliki 21 node yang berperan sebagai validator. Hal ini membuat proses transaksi di Binance jauh lebih singkat.

Jika di Ethereum bisa terjadi 15 transaksi per detik, maka di BSC bisa terjadi 300 transaksi per detik. Waktu proses per blok di blockchain Ethereum memerlukan waktu 15 detik/blok, sedangkan BSC hanya memerlukan waktu 3 detik/blok. Dengan proses transaksi yang cepat dan murah, volume transaksi harian BSC bisa mencapai 3,22 juta. Volume transaksi ini mengalahkan Ethereum yang hanya mengumpulkan 1,32 juta transaksi. Data ini diambil pada Februari 2021. Volume transaksi yang tinggi membuat token BNB naik secara signifikan hingga lebih dari 1000%.

  1. Binance Charity

Bukan hanya berfokus untuk meraup keuntungan, Binance juga menggalang sebuah program amal bertajuk Binance Charity. Salah satu projek Binance Charity yang sedang dijalankan adalah Tree Millions. Projek ini bertujuan untuk menanam 10 juta pohon di seluruh dunia untuk mengurangi krisis iklim dan global warming.

Tree Millions berjalan menggunakan donasi yang diberikan para donatur Binance. Bagi para donatur yang menyumbang lebih dari 20 dolar, Binance akan mengirimkan sertifikat NFT dalam waktu 30 hari yang bisa digunakan untuk melihat informasi pohon yang ditanam dengan donasi itu. Seluruh donasi digunakan 100% untuk projek ini.

Projek ini berjalan lancar dan telah mengumpulkan 29,74 BTC hingga saat ini. Projek Tree Millions ini telah dijalankan di 16 negara dengan 163.588 pohon yang berhasil ditanam.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here