25.4 C
Indonesia
Thursday, November 25, 2021

Songbird (SGB), Canary Network Flare dan Berbagai Potensinya

Must read

Cryptocurrency semakin populer dan diminati. Sistem blockchain mutakhir terus bertambah dengan menawarkan berbagai keunggulannya. Fitur-fitur baru yang dinilai akan memberikan masa depan yang cerah cukup menarik hati investor dan trader kripto.

Songbird adalah salah satu kripto yang sedang hangat dibicarakan. Meskipun masih berusia muda, Songbird dinilai memiliki banyak potensi bahkan diprediksi mampu menyaingi Ethereum.

Songbird merupakan sebuah Canary Network yang yang berfungsi seperti testnet untuk Flare. Dengan menyediakan smart contract yang memungkinkan blockchain lain untuk membangun smart contract mereka sendiri, nama Songbird semakin melambung. Bahkan banyak investor kripto yang menggunakan Songbird (SGB) sebagai aset long-term investment.

Baca juga Exchange Lokal Indodax dan Serba-Serbinya

1. Apa Itu Songbird?

Songbird adalah Canary network yang diluncurkan oleh Flare pada 17 September 2021. Flare merupakan platform smart contract terdesentralisasi yang menjalankan Ethereum Virtual Machine (EVM) dan menggunakan konsensus berbasis Federated Byzantine Agreement. Flare adalah platform yang skalabel, rendah karbon, dan berbiaya rendah. Flare menggunakan Songbird sebagai Canary network mereka.

Canary network adalah blockchain operasional dengan pasokan token yang ditentukan (menyebabkan token langka) berfungsi untuk menguji fitur jaringan utama terkait. Canary network serupa dengan testnet. Namun pengguna di jaringan Canary tidak dapat mengisi ulang token sesuka hati. Sedangkan testnet memiliki persediaan token tak terbatas yang tersedia secara bertahap untuk setiap pengguna melalui faucet.

Songbird berperan sebagai jaringan Canary yang berfungsi untuk menguji fitur-fitur yang akan diluncurkan di jaringan utama, yaitu Flare network. Pencetus konsep jaringan Canary adalah Polkadot dengan jaringan Kusama mereka.

2. Airdrop Songbird untuk XRP Holders

Flare Network akhirnya berada di tahap terakhir setelah selesainya fase distribusi token Canary Network mereka, Songbird (SGB). Setelah diluncurkan pada 17 September 2021, Songbird melakukan aidrop khusus untuk pemegang XRP.

Pada Kamis, 28 Oktober 2021, Binance mengumumkan bahwa mereka akan mendukung Songbird (SGB) Airdrop Program untuk XRP holders. Jumlah SGB yang akan didistribusikan ke setiap pemegang token XRP akan dihitung berdasarkan rasio XRP : SGB = 1 : 0,1511. Binance juga menjelaskan lebih lanjut tentang persyaratan untuk pemegang XRP yang berhak menerima SGB dari program Airdrop Songbird ini.

    1. Snapshot termasuk saldo XRP di spot wallets, akun Margins dan Savings, dan Coin-Margined Futures wallet. USDT-Margined Futures wallet tidak termasuk dalam snapshot SGB.
    2. XRP yang dipinjam dari Margin atau Crypto Loans, atau XRP yang ditransfer ke spot wallet dari akun ini tidak akan memenuhi syarat untuk airdrop.
    3. Saldo XRP di bawah 10 XRP tidak memenuhi syarat airdrop.
    4. Untuk trading dan listing SGB di Binance, SGB akan melalui proses peninjauan daftar ketat yang juga dilakukan Binance untuk koin/token lainnya. Binance mendukung airdrop, tapi tidak menjamin listing
    5. Binance akan mendistribusikan token SGB setelah proyek menyelesaikan distribusi token SGB ke pemegang XRP.
    6. Warga Amerika Serikat, entitas, atau negara yang terkena sanksi tidak akan menerima airdrop ini.

Hingga saat ini, Songbird (SGB) belum listing di Binance. Kemungkinan besar Binance masih melakukan peninjauan yang ketat terhadap SGB, seperti yang tertera di poin ke-4.

3. Fitur-Fitur Songbird

Berikut adalah beberapa fitur yang dimiliki Songbird.

1. Protokol Flare Time Series Oracle (FTSO) dan F-Assets

Kedua protokol ini berperan penting untuk meningkatkan keamanan, stabilitas, dan kredibilitas untuk peluncuran Flare.

2. Smart Contract

Meskipun masih berusia 2 bulan, Songbird sudah memiliki smart contract sendiri. Ini sesuai dengan visi Flare yang ingin menyediakan ruang smart contract untuk blockchain lain.

3. Delegating Votes

Pengguna bisa mendelegasikan votes dengan melakukan wrapping Songbird (SGB) dan mendapatkan reward. Wrapping dilakukan di dalam wallet sehingga koin tidak akan meninggalkan wallet seperti proses staking.

4. NFT

Songbird juga memberikan reward berupa NFT kepada pengguna yang mendelegasikan votes dengan BestFTSO.

4. Perbedaan Songbird dan Kusama

Illust : Perbedaan Songbird dan Kusama

Kusama adalah Canary Network pertama yang diluncurkan oleh Polkadot pada 2019. Sedangkan Songbird dirilis oleh Flare pada 17 September 2021. Walaupun masih berusia 2 bulan, Songbird sudah memiliki transaksi yang lebih banyak dan active wallets dibanding Kusama.

Kusama dan Songbird memiliki peran yang sama sebagai jaringan Canary yang berfungsi untuk menguji fitur-fitur untuk jaringan utama mereka, Polkadot dan Flare. Namun ada beberapa perbedaan antara Songbird dan Kusama.

1. Protokol yang Digunakan

Kusama memiliki sebuah komponen bernama relay chain yang mendukung smart contract. Smart contract milik Kusama menggunakan protokol Nominated Proof of Stake (NPoS) yang terdiri dari nominator dan validator yang dipilih oleh nominator. Nominator memilih validator dengan mempertaruhkan token mereka. Validator bertugas memvalidasi atau menambang blok baru. Jika validator melakukan aktivitas ilegal, validator akan dihukum bersama dengan nominator yang memilihnya.

Sedangkan Songbird menggunakan dua protokol unik, yaitu Flare Time Series Oracle (FTSO) dan F-Assets. Kedua protokol ini berperan penting untuk memberikan stabilitas dan keamanan token SGB.

2. Songbird Tidak Mempertaruhkan Token SGB (Staking)

Dengan NpoS milik Kusama, nominator bisa mempertaruhkann token mereka untuk memilih validator yang akan memvalidasi atau menambang blok baru (staking). Sedangkan Songbird tidak menggunakan konsep staking. Pengguna bisa ikut berpartisipasi di jaringan Songbird dengan mendelegasikan votes dengan melakukan wrapping SGB. Ini berbeda dengan staking karena koin tidak akan meninggalkan wallet.

5. Songbird VS Ethereum

Songbird adalah jaringan Canary Flare yang akan menguji setiap fitur atau DApp yang akan diluncurkan di jaringan utama Flare. Jika Songbird berhasil, Flare Network juga akan berhasil. Dan keberhasilan Flare akan memberikan peluang untuk Ripple, Litecoin, dan Dogecoin untuk mengembangkan smart contract. Hal ini akan mengancam hegemoni Ethereum di dunia cryptocurrency.

Flare Network menawarkan ruang untuk membuat aplikasi terdesentralisasi (DApp). Yaitu sebuah teknologi yang memungkinkan blockchain lain untuk membangun dan mengembangkan smart contract. Ide ini memberikan ancaman yang cukup besar bagi Ethereum yang menjadi pionir dan pemimpin smart contract saat ini. Berkat teknologi smart contract, Ethereum berhasil menjadi jaringan kedua setelah Bitcoin.

Smart contract adalah inovasi blockchain yang sangat revolusioner. Smart contract telah menciptakan berbagai inovasi finansial yang terdesentralisasi, seperti Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Exchange (DEX), Decentralized Applications (DApps), perusahaan asuransi terdesentralisasi, dll. Dunia finansial dunia berkembang pesat berkat kehadiran smart contract.

Cardano juga dianggap sebagai pesaing Ethereum karena smart contract mereka. Namun komunitas Ethereum yang sangat besar dan kuat tidak akan mudah untuk disaingi oleh satu kompetitor. Meskipun dengan masalah tarif yang mahal dan masalah kemacetannya, Ethereum tetap menjadi pemimpin yang belum tergantikan. Namun, Songbird berpotensi menjadi game changer.

Songbird dan Flare Network akan membuka peluang bagi blockchain lain yang sudah berkembang dan sangat kuat untuk membuat smart contract mereka sendiri dengan biaya gas yang sangat rendah. Jika Songbird dan Flare tidak cukup kuat untuk memberi ancaman bagi hegemoni Ethereum, maka XRP, Litecoin, atau Dogecoin yang akan melakukannya dengan smart contract yang mereka kembangkan.

Dengan berkontribusi sebagai penyedia ruang smart contract untuk blockchain lain, Songbird dan Flare juga kemungkinan akan mengalami kenaikan harga yang signifikan. Inilah mengapa Ethereum cukup terancam dengan kehadiran Songbird. Songbird juga memberikan solusi dari masalah yang terjadi di Ethereum, yaitu biaya gas yang tinggi. Di sisi lain, biaya gas Songbird sangat kecil, bahkan hampir tidak ada.

6. Token SGB

Songbird memiliki tokennya sendiri yang bernama Songbird (SGB). SGB didistribusikan hanya sekali dan dalam rasio yang sama ke semua penerima distribusi FLR. Total pasokan awal SGB yaitu 15 miliar dengan inflasi awal 10% per tahun melalui FTSO. Inilah mengapa saat snapshot 0,1511 SGB dialokasikan untuk setiap 1 XRP.

SGB adalah token yang berjalan di jaringan Songbird dengan 2 protokol unik, yaitu FTSO dan F-Assets. Token ini ditujukan untuk aplikasi yang akan diluncurkan di Flare, terutama yang menggunakan sistem FTSO dan F-Assets. Selain itu, penguna bisa mendelegasikan votes dengan wrapping SGB dan mendapatkan reward setiap dua minggu sekali.

Wrapping dilakukan di dalam wallet dan caranya sangat mudah. Masukkan jumlah token yang ingin di-wrap di wrap function dan tandatangani transaksi.

7. NFTs

Illust : NFTs

Anda bisa mendapatkan reward berupa NFT yang sangat langka dengan melakukan wrapping SGB. Berikut adalah beberapa NFT yang bisa Anda dapatkan atau Anda beli di BestFTSO.

    1. BEST Raspberry Candy (Sold out)
    2. BEST Blue Bird (Sold out)
    3. NFT Riddler Art – Planet of The “BoredApesXRP” (Sold out)
    4. Let us do the magic (2 NFT)
    5. Life Is A Scam (Soldout)
    6. Coston Fire on SGB (3000 NFTp)
    7. Do Only Good, Everyday (100 NFTp)

8. Dapatkan Passive Income di Songbird

Banyak sekali orang yang menghasilkan passive income dengan berpartisipasi di jaringan blockchain melalui proses menambang ataupun staking. Tapi Songbird menawarkan cara lain bagi pengguna yang ingin menghasilkan passive income dari jaringan Songbird.

Di jaringan Songbird, Anda bisa mendapatkan passive income dengan mendelegasikan votes. Dengan mendelegasikan votes, koin SGB tidak akan meninggalkan wallet. Inilah yang membedakan wrapping dan staking. Anda bisa mendelegasikan votes dengan cara wrapping Songbird (SGB) yang Anda miliki dan mendapatkan reward yang bisa diklaim setiap dua minggu sekali. Namun reward ini akan hangus juga tidak diklaim selama 6 bulan.

Anda juga bisa mendelegasikan votes dengan BestFTSO, yaitu salah satu times series oracle provider. Dengan mendelegasikan votes menggunakan BestFTSO, Anda bisa mendapatkan NFT dan NFT points yang lebih besar dari reward.

9. Cara Membeli Songbird

SGB telah terdaftar di sejumlah crypto exchange. Tidak seperti mata uang kripto lainnya, SGB tidak dapat dibeli langsung dengan uang fiat. Namun Anda bisa dengan mudah membeli SGB dengan terlebih dahulu membeli USDT.

Berikut adalah langkah-langkah membeli SGB.

1. Daftar ke Crypto Exchange

Pertama Anda harus membuat akun di crypto exchange yang mendukung Songbird (SGB). Gate.io adalah salah satu exchange yang mendukung pertukaran SGB.

2. Beli USDT dengan Fiat

Anda bisa melakukan hal ini di Coinbase. Setelah Anda menyelesaikan proses KYC, Anda akan diminta untuk menambahkan metode pembayaran. Anda bisa memilih metode pembayaran dengan kartu debit/kredit menggunakan transfer bank. Selanjutnya klik tombol “trade” dan pilih USDT dan konfirmasi transaksi.

3. Transfer USDT ke Exchange Altcoin

SGB adalah mata uang alternatif, sehingga Anda perlu mentransfer USDT ke exchange yang mendukung SGB, dan Anda bisa menggunakan Gate.io. Anda harus mengatur autentikasi 2 faktor untuk menambahkan keamanan. Selanjutnya kirim UST dari Coinbase ke Gate.io.

4. Selesai

Anda sudah memiliki SGB di Gate.io dan bisa melihat pergerakan harganya atau menukarkannya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article