26.4 C
Indonesia
Thursday, November 25, 2021

CEO Bank Terbesar Australia Mengatakan ‘FOMO dan Ada Risiko Lebih Besar’ jika Tidak Berpartisipasi dalam Kripto

Must read

CEO Commonwealth Bank of Australia (CBA) berpendapat bahwa ada risiko besar jika tidak berpartisipasi dalam cryptocurrency. “Kami melihat risiko dalam berpartisipasi, tetapi kami pula melihat risiko yang lebih besar jika tidak berpartisipasi,” jelasnya.

Matt Comyn, CEO Commonwealth Bank of Australia, membicarakan tentang fear of missing out (FOMO) di antara ruang cryptocurrency dan Bitcoin. CEO bank terbesar di Australia ini mendiskusikan hal tersebut dalam acara Bloomberd Televesion Sydney pada Kamis pekan lalu. Commonwealth Bank, akrab di kalangan pengguna dengan sebutan Commbank, adalah bank multinasional Australia dengan bisnis di Selandia Baru, Asia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Comyn menjelaskan bahwa meskipun cryptocurrency sangat fluktuatif dan spekulatif, pihak institusional seperti bank perlu terlibat dalam teknologi kripto dan blockchain. Ia berpandangan demikian setelah melihat adanya peningkatan permintaan nasabah yang ingin berdagang kripto.

Baca juga Ethereum Bukanlah Ancaman bagi Sistem Keuangan Australia, Menurut Seorang Pejabat Australia yang Memiliki Cryptocurrency

Ia mengatakan, “kami melihat risiko dalam berpartisipasi, tetapi kami melihat risiko yang lebih besar jika tidak berpartisipasi.” Namun, Matt Comyn tetap menggarisbawahi bahwa pihak CBA tidak memiliki sudut pandang tertentu mengenai kelas aset digital, tetapi pihak mereka memang melihat bahwa cryptocurrency sebagai aset yang fluktuatif dan spekulatif.

CEO Commonwealth tersebut mengakui adanya peningkatan permintaan nasabah pada perdangan kripto belakangan ini. Matt Comyn percaya bahwa industri kripto akan tetap ada. Ia menjelaskan, “kami juga berpikir bahwa sektor dan teknologi di ruang kripto tidak akan hilang dalam waktu dekat. Jadi kami ingin memahaminya, kami ingin memberikan penawaran yang kompetitif kepada nasabah dengan pendekatan yang tepat seputar risiko.”

Membahas mengenai Central Bank Digital Currency (CBDC), Matt Comyn mengomentari bahwa mayoritas bank sentral lainnya memantau penerapan mata uang digital milik CDBC, seperti definisi di balik aset tersebut dan manfaat aset tersebut. Matt Comyn selaku CEO Commonwealth Bank mengakui ingin mengikui jejak CBDC, ia mengutarakan, “kami berpikir penting bagi Australia untuk membangun kemampuan dan menguji coba berbagai inovasi aset digital. Kami berharap kami bisa mengambil andil dalam hal itu.”

Awal bulan ini, CBA mengumumkan bahwa mereka akan melayani para nasabah pada fitur untuk membeli, menjual, dan menyimpan aset kripto secara langsung melalui aplikasinya dalam kemitraan dengan pertukaran kripto Gemini. CBA akan memberi pelanggan akses ke hingga sepuluh aset kripto yang dipilih. termasuk Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash, dan Litecoin. Pihak CBA menambahkan pihak bank akan melakukan percobaan yang akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang dan CBA bermaksud untuk secara progresif meluncurkan berbagai fitur lainnya para nasabah pada tahun 2022.

Sumber: https://news.bitcoin.com/crypto-fomo-australias-largest-bank-bigger-risks-not-participating/

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article