26.4 C
Indonesia
Thursday, November 25, 2021

Binance Ingin Memperoleh Saham dalam Pertukaran dari Dana Kekayaan Global

Must read

Binance yang merupakan salah satu mata uang pertukaran kripto terbesar di dunia, tampaknya tengah berdiskusi untuk melakukan penjualan saham perusahaan, dan saham tersebut akan dijual kepada Global Wealth Funds dalam bentuk investasi.

Rencana tersebut diupayakan guna menggalang modal dari berbagai pihak untuk meningkatkan koneksi dengan regulator dan mengantisipasi ‘pendanaan besar’ untuk perusahaannya yang berbasis di Amerika Serikat, Binance.US. Hal tersebut diungkapkan oleh Changpeng Zhao, seorang CEO Binance melalui sebuah wawancara dengan Financial Times pada Selasa, 23 November.

Tindakan tersebut diambil berkaitan dengan beberapa regulator keuangan di seluruh dunia yang telah diperketat pada tahun ini. Menurut Zhao, langkah mencari pendanaan melalui penjualan saham tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki ‘citra dan hubungannya’ dengan berbagai negara yang menerapkan pengetatan regulator keuangan. “Namun, hal itu mungkin akan mengikatkan kita kepada negara-negara tertentu, menjadikannya sesuatu yang harus kita waspadai,” papar Zhao.

Baca juga CEO Binance Meminta Umpan Balik Komunitas Terkait Mata Uang Kripto Mana yang akan Didaftarkan

Akan tetapi karena pembicaraan terkait langkah yang akan diambil Binance tersebut masih dalam tahap awal, masih terlalu dini untuk mengungkapkan identitas wealth funds yang terlibat dalam penggalangan modal. Terlebih proses penggalangan modal ini bukan merupakan sebuah tindakan kecil dan mudah.

Sekilas tentang Zhao, ia merupakan salah satu orang terkaya di dunia dalam bisnis Cryptocurrency. Zhao merupakan pemegang saham terbesar Binance, sehingga perkiraan kekayaan bersihnya mencapai $8 miliar per Januari 2021. Dalam hal ini, Binance mengalami peningkatan volume transaksi harian hingga sebesar $170 miliar pada November 2021. Angka tersebut merupakan peningkatan yang cukup signifikan. Mengingat dua tahun lalu, kenaikan Binance dari $10 miliar menjadi $30 miliar.

Merujuk pada peraturan global, pada tahun ini peraturan tersebut menjadi lebih berfokus pada pertukaran Binance. Setidaknya terdapat beberapa peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah terhadap perusahaan, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Italia, Kanada, Jepang, Singapura, Jerman dan lainnya.

Untuk mengimbangi peraturan tersebut. Binance telah membuat sejumlah langkah untuk memperkuat hubungannya dengan otoritas global, termasuk menangguhkan layanan tertentu di wilayah tertentu. Binance juga mengambil upaya untuk mempekerjakan eksekutif papan atas dan keuangan tradisional.

Berkaitan dengan keamanan, Zhao tidak khawatir dengan aktivitas kriminal di platform Binance karena fitur-fitur di dalam Binance tergolong mumpuni.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/binance-reportedly-wants-global-wealth-funds-to-get-a-stake-in-exchange

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article