Lima Rekomendasi NFT Marketplace Terbaik untuk Para “Penggila” NFT

Ingin mencari beberapa rekomendasi NFT marketplace terbaik? Teknologi blockchain telah membuka gerbang baru bagi dunia finansial yang lebih modern. Blockchain memungkinkan banyak produk digital untuk dimonetisasi dengan mudah, cepat, dan menjangkau pelaku pasar secara global. Mulai dari cryptocurrency, Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Applications (DApps), Decentralized Exchange (DEX), hingga Non-Fungible Tokens (NFTs). Semua produk digital berbasis blockchain tersebut telah memberikan bukti jelas bahwa teknologi bisa memberikan inovasi yang revolusioner.

NFT adalah salah satu produk blockchain yang sedang hangat diperbincangkan. NFT merupakan token yang tidak bisa ditukarkan karena nilai antara NFT yang satu dengan yang lainnya tidak pernah setara. NFT merupakan token unik yang menandai kepemilikan sebuah karya seni digital. Karya seni yang diperdagangkan sangat beragam, mulai dari musik, artwork, video game, collectible items, bahkan cuitan Twitter. Karya-karya ini diciptakan oleh para kreator dan mempromosikannya di platform-platform perdagangan NFT yang disebut dengan NFT marketplace.

NFT marketplace adalah pasar dengan volume transaksi hingga jutaan dolar dan prospek masa depan yang cerah. Dunia NFT memberikan kesempatan bagi para seniman untuk mendapatkan reward sesuai dengan keunikan dan kreativitas karya mereka. Untuk mengetahui lebih luas tentang NFT marketplace dan beberapa rekomendasi NFT marketplace, berikut beberapa informasi penting yang telah kami rangkum untuk Anda.

Baca juga Masih Bingung tentang NFT? Ini Poin-Poin Penting yang Perlu Anda Ketahui

1. Apa Itu NFT Marketplace?

- Advertisement -

NFT marketplace adalah platform berbasis blockchain yang menjadi tempat bertemunya kreator digital dan kolektor untuk melakukan transaksi jual beli sebuah karya seni digital. Dengan kata lain, NFT marketplace adalah pasarnya NFT, di mana kreator berperan sebagai produsen dan kolektor sebagai konsumen.

Anda tentu familiar dengan platform konten digital seperti Spotify atau Netflix. Yaitu platform yang menyediakan musik, podcast, series, dan berbagai karya seni digital lainnya secara unlimited dengan biaya berlangganan. Siapapun bisa menikmati karya seni di Netflix dan Spotify jika berlangganan. Sistem ini layaknya sistem perdagangan biasa yang tidak menjadikan sebuah karya seni digital menjadi unik dan langka.

Berbeda dengan Spotify dan Netflix, NFT marketplace dibangun berdasarkan gagasan bahwa seperti halnya konten fisik, konten digital juga bisa menjadi langka dengan membatasi jumlah produksinya sehingga memiliki nilai lebih.

2. Cara Kerja NFT Marketplace

Illust : Cara Kerja NFT Marketplace
Sumber Asset : Network vector created by freepik – www.freepik.com

NFT marketplace adalah platform perdagangan yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk memverifikasi asal karya digital, sehingga sebuah karya dijamin autentik dan bukan replika. NFT marketplace juga bertujuan untuk menciptakan kelangkaan sebuah karya seni digital

Kreator atau seniman memproduksi karya seni yang mudah direproduksi, seperti musik, video pendek, meme, video game, ataupun artwork. Selanjutnya para kreator bisa dengan mudah memasarkan karya mereka di platform NFT marketplace dengan mematokkan harga tertentu atau menjualnya dengan sistem lelang.

Para kolektor bisa menemukan karya seni digital yang telah dipasarkan oleh kreator dan membelinya sesuai harga yang telah dipatokkan oleh kreator. Kolektor bisa membeli sebuah produk NFT dengan metode pembayaran kartu kredit ataupun mata uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), atau Binance Coin (BNB). Metode pembayaran ini biasanya dipengaruhi oleh ketentuan dan persyaratan platform NFT marketplace. Jika sebuah NFT marketplace berjalan di jaringan Ethereum, biasanya mereka menggunakan metode pembayaran dengan ETH, begitupun dengan platform lainnya.

Setelah membeli sebuah produk NFT, kolektor berhak menjual kembali karya tersebut atau menyimpannya. NFT tersebut telah menjadi milik kolektor sepenuhnya, namun log aktivitas tetap terlihat di blockchain bahwa karya tersebut telah berada di tangan kedua dan siapa kreator aslinya tetap bisa diketahui.

Blockchain memfasilitasi NFT marketplace dengan atribusi royalti secara otomatis. Ketika kreator menjual kembali produk NFT yang dibelinya, maka kreator secara otomatis mendapatkan persentase pendapatan setiap kali karyanya diperdagangkan. Itulah mengapa NFT merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi para seniman.

3. Cara Memilih NFT Marketplace

Illust : Cara Memilih NFT Marketplace
Sumber Asset : Thinking vector created by stories – www.freepik.com

NFT marketplace adalah pasar yang sangat berpotensi memberikan kreator reward yang sepadan dengan karya yang dihasilkan. Untuk memanfaatkan potensi ini secara maksimal, maka kreator juga harus bermitra dengan platform NFT yang tepat.

Menentukan tempat Anda memasarkan produk Anda adalah hal yang sangat penting. Penjual emas akan menjual emas-emas mereka di pasar yang memperdagangkan emas, bukan pakaian. Sehingga mereka bisa menjangkau konsumen yang membutuhkan atau menginginkan produk mereka. Begitupun dengan NFT marketplace. Sangat penting untuk memahami seluk-beluk sebuah platform NFT sebelum Anda memasarkan NFT Anda di sana dan mendapatkan pendapatan.

Berikut adalah beberapa hal yang hatus Anda pahami sebelum memilih NFT marketplace dan beberapa rekomendasi nantinya yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Jenis Produk NFT yang Diperdagangkan

Ini adalah poin utama yang harus diketahui para kreator NFT. Anda harus mengetahui platform NFT mana yang berfokus memperdagangkan jenis produk yang akan Anda pasarkan.

Misalnya Anda adalah seorang kreator visual art, maka produk Anda tidak akan dilirik jika Anda memasarkannya di NBA Top Shot Marketplace yang berfokus secara eksklusif memperdagangkan koleksi bola basket. Anda bisa memilih platform yang berfokus memperdagangkan visual art, seperti SuperRare.

Poin ini juga penting untuk para kolektor NFT. Dengan mengetahui jenis produk yang diperdagangkan oleh sebuah platform NFT, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menemukan produk NFT yang Anda inginkan.

2. Biaya Minting

Sebelum memasarkan karya Anda, Anda harus melakukan proses minting (cetak). Sebagian besar platform NFT menetapkan biaya untuk proses ini. Setiap platform mematokkan biaya minting yang bervariasi, sehingga sangat penting bagi Anda untuk mengetahui berapa banyak yang harus Anda bayarkan untuk proses ini. Anda mungkin bisa memilih NFT marketplace dengan biaya minting yang termurah. Namun jangan lupakan fitur-fitur lain yang ditawarkan platform lain dengan biaya minting yang lebih mahal.

3. Persentase Royalti

Setiap platform NFT tentu memberikan persentase royalti yang berbeda kepada kreator. Setelah memahami poin pertama dan mempertimbangkan poin kedua, maka selanjutnya Anda bisa mempertimbangkan persentase royalti yang akan Anda dapatkan. Semakin besar persentase royalti yang ditawarkan, maka akan semakin besar pula passive income yang Anda dapatkan dari karya Anda.

4. Reputasi dan Komunitas

Memilih platform NFT dengan reputasi yang baik dan komunitas yang besar bisa memberikan Anda peluang yang lebih besar pula. Semakin besar komunitas sebuah platform NFT, maka semakin tinggi pula volume perdagangannya dan jangkauan konsumen yang lebih luas.

5. Metode Pembayaran

Jika Anda seorang kolektor, metode pembayaran adalah hal yang harus Anda perhatikan untuk mempermudah transaksi Anda. Anda bisa mencari tahu platform mana yang menawarkan metode pembayaran yang lebih beragam sehingga Anda tidak perlu mengahabiskan waktu untuk swap koin terlebih dahulu sebelum membeli NFT.

4. Top 5 NFT Marketplaces

Ada banyak sekali platform NFT di luar sana yang bisa Anda coba gunakan. Anda bisa bebas memilih platform mana yang paling menarik minat Anda. Namun kami akan memberikan rekomendasi 5 platform NFT marketplace terbaik yang bisa Anda jadikan sebagai referensi. Berikut adalah ulasan seputar 5 top NFT marketplace yang menjadi rekomendasi untuk Anda.

1. OpenSea 

Para penggiat NFT tentu sudah tidak asing lagi dengan platform NFT yang satu ini. OpenSea adalah platform NFT nomor satu dengan jumlah komunitas yang sudah tidak diragukan lagi. OpenSea memperdagangkan segala jenis aset di platformnya, mulai dari musik, nama domain, trading card, artwork, video game, video pendek, memes, ataupun sport goods.

Volume perdagangan harian OpenSea adalah yang tertinggi dengan kisaran $49,18 juta transaksi per hari. Dan menariknya, OpenSea menawarkan konsep baru untuk para kreator yang disebut “Lazy Minting”. Konsep ini memberikan keuntungan untuk kreator, karena mereka tidak perlu lagi membayar gas fee di OpenSea jika mereka menggunakan blockchain Polygon yang terintegrasi dengan Ethereum.

OpenSea juga menyediakan lebih banyak pilihan wallet yang bisa Anda gunakan. Anda bisa menggunakan Coinbase Wallet, MetaMask, Trust Wallet, Portis, Dapper, atau WalletLink. Koleki digital Anda akan dilindungi dengan password dan private key.

2. Nifty Gateway

Nifty Gateway tidak kalah populer dengan OpenSea. Namun platform ini bukanlah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menelusuri berbagai jenis NFT. Nifty Gateway membuat platform mereka hanya bekerja sama dengan artis atau kreator papan atas untuk membuat koleksi NFT edisi terbatas yang disebut Nifties. Platform ini sangat tepat bagi Anda yang suka mengoleksi karya unik dan langka.

Nifty Gateway melakukan seleksi yang sangat ketat terhadap NFT yang akan dipasarkan di platform mereka. Satu-satunya cara bagi kreator untuk memasarkan produk mereka di platform ini yaitu dengan mengirimkan karya digital ke Nifty Gateway, dan menunggu persetujuan pihak platform.

Setelah karya Anda selesai diseleksi dan dianggap layak untuk diperdagangkan, maka karya Anda akan ditempatkan di “drop”. Setelah berhasil masuk di drop list, Nifty akan menjadwalkan waktu tayang karya Anda dengan waktu yang terbatas juga.

Cara ini akan menciptakan FOMO (Fear of Missing Out) yang akan memberikan keuntungan bagi kreator. Para kolektor akan merasa takut ketinggalan dan terus menerus melakukan penawaran yang akan mendongkrak harga NFT semakin tinggi. Salah satu karya DJ ternama Amerika Steve Aoki pernah terjual hingga $4,25 juta di Nifty Gateway.

3. SuperRare

SuperRare adalah platform NFT berbasis Ethereum. SuperRare memperdagangkan berbagai jenis pameran seni dan berfokus pada visual art. SuperRare juga dikenal royal memberikan royalti kepada para kreatornya.

Jika Anda menggunakan SuperRare, Anda bisa menggunakan 3 jenis wallet. Anda bisa menggunakan Formatic, MetaMask, dan WalletConnect. Volume perdagangan SuperRare bisa mencapai $403.430 dalam kurun waktu 7 hari. Sekitar 383 pengguna memproses 668 transaksi peer-to-peer.

4. Rarible

Rarible menawarkan Unique Selling Point (USP) kepada para penggunanya. Pengguna Rarible bisa mengakses token Rarible, yaitu Rarible Governance Token (RGT) yang berjumlah sekitar 10 juta. Dengan token RGT, pengguna bisa memberikan voting dan investor bisa menggunakan software wallet lain seperti Formatic dan MyEtherWallet untuk mencadangkan NFT mereka. Mereka dapat menghubungkan alamat email, nomor telepon, dan akun sosial media mereka.

Fitur yang ditawarkan Rarible antara lain seperti hot bids, live auctions, dan top collections. Investor juga dapat membeli aset DeFi seperti call options dan treasury bonds dengan Metaverse.

Dilansir dari DappRadar, kolektor telah membeli 188.884 koleksi crypto senilai $139,87 juta di Rarible.

5. NBA Top Shot

NBA Top Shot adalah platform perdagangan NFT yang berjalan di jaringan blockchain Flow. Platform ini berhasil menarik minat para penggemar bola basket dengan dunia NFT.

Pengguna NBA Top Shot menerima informasi secara real-time tentang certified ballers, momen terbaru, daftar paling berharga, dan momen langka pemain maupun tim basket. Platform ini juga membagi NFT menjadi 4 tingkatan, yaitu Common, Fandom, Legendary, dan Rare sebagai tingkatan tertinggi.

NBA Top Shot telah menjual lebih dari 8,1 juta koleksi kripto kepada 425,160 investor. Secara keseluruhan, volume perdagangan telah melampaui $665,99 juta dilansir dari DappRadar.

Ingin mencari beberapa rekomendasi NFT marketplace terbaik? Teknologi blockchain telah membuka gerbang baru bagi dunia finansial yang lebih modern. Blockchain memungkinkan banyak produk digital untuk dimonetisasi dengan mudah, cepat, dan menjangkau pelaku pasar secara global. Mulai dari cryptocurrency, Decentralized Finance (DeFi), Decentralized Applications (DApps), Decentralized Exchange (DEX), hingga Non-Fungible Tokens (NFTs). Semua produk digital berbasis blockchain tersebut telah memberikan bukti jelas bahwa teknologi bisa memberikan inovasi yang revolusioner.

NFT adalah salah satu produk blockchain yang sedang hangat diperbincangkan. NFT merupakan token yang tidak bisa ditukarkan karena nilai antara NFT yang satu dengan yang lainnya tidak pernah setara. NFT merupakan token unik yang menandai kepemilikan sebuah karya seni digital. Karya seni yang diperdagangkan sangat beragam, mulai dari musik, artwork, video game, collectible items, bahkan cuitan Twitter. Karya-karya ini diciptakan oleh para kreator dan mempromosikannya di platform-platform perdagangan NFT yang disebut dengan NFT marketplace.

NFT marketplace adalah pasar dengan volume transaksi hingga jutaan dolar dan prospek masa depan yang cerah. Dunia NFT memberikan kesempatan bagi para seniman untuk mendapatkan reward sesuai dengan keunikan dan kreativitas karya mereka. Untuk mengetahui lebih luas tentang NFT marketplace dan beberapa rekomendasi NFT marketplace, berikut beberapa informasi penting yang telah kami rangkum untuk Anda.

Baca juga Masih Bingung tentang NFT? Ini Poin-Poin Penting yang Perlu Anda Ketahui

1. Apa Itu NFT Marketplace?

NFT marketplace adalah platform berbasis blockchain yang menjadi tempat bertemunya kreator digital dan kolektor untuk melakukan transaksi jual beli sebuah karya seni digital. Dengan kata lain, NFT marketplace adalah pasarnya NFT, di mana kreator berperan sebagai produsen dan kolektor sebagai konsumen.

Anda tentu familiar dengan platform konten digital seperti Spotify atau Netflix. Yaitu platform yang menyediakan musik, podcast, series, dan berbagai karya seni digital lainnya secara unlimited dengan biaya berlangganan. Siapapun bisa menikmati karya seni di Netflix dan Spotify jika berlangganan. Sistem ini layaknya sistem perdagangan biasa yang tidak menjadikan sebuah karya seni digital menjadi unik dan langka.

Berbeda dengan Spotify dan Netflix, NFT marketplace dibangun berdasarkan gagasan bahwa seperti halnya konten fisik, konten digital juga bisa menjadi langka dengan membatasi jumlah produksinya sehingga memiliki nilai lebih.

2. Cara Kerja NFT Marketplace

Illust : Cara Kerja NFT Marketplace
Sumber Asset : Network vector created by freepik – www.freepik.com

NFT marketplace adalah platform perdagangan yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk memverifikasi asal karya digital, sehingga sebuah karya dijamin autentik dan bukan replika. NFT marketplace juga bertujuan untuk menciptakan kelangkaan sebuah karya seni digital

Kreator atau seniman memproduksi karya seni yang mudah direproduksi, seperti musik, video pendek, meme, video game, ataupun artwork. Selanjutnya para kreator bisa dengan mudah memasarkan karya mereka di platform NFT marketplace dengan mematokkan harga tertentu atau menjualnya dengan sistem lelang.

Para kolektor bisa menemukan karya seni digital yang telah dipasarkan oleh kreator dan membelinya sesuai harga yang telah dipatokkan oleh kreator. Kolektor bisa membeli sebuah produk NFT dengan metode pembayaran kartu kredit ataupun mata uang kripto seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), atau Binance Coin (BNB). Metode pembayaran ini biasanya dipengaruhi oleh ketentuan dan persyaratan platform NFT marketplace. Jika sebuah NFT marketplace berjalan di jaringan Ethereum, biasanya mereka menggunakan metode pembayaran dengan ETH, begitupun dengan platform lainnya.

Setelah membeli sebuah produk NFT, kolektor berhak menjual kembali karya tersebut atau menyimpannya. NFT tersebut telah menjadi milik kolektor sepenuhnya, namun log aktivitas tetap terlihat di blockchain bahwa karya tersebut telah berada di tangan kedua dan siapa kreator aslinya tetap bisa diketahui.

Blockchain memfasilitasi NFT marketplace dengan atribusi royalti secara otomatis. Ketika kreator menjual kembali produk NFT yang dibelinya, maka kreator secara otomatis mendapatkan persentase pendapatan setiap kali karyanya diperdagangkan. Itulah mengapa NFT merupakan pasar yang sangat menguntungkan bagi para seniman.

3. Cara Memilih NFT Marketplace

Illust : Cara Memilih NFT Marketplace
Sumber Asset : Thinking vector created by stories – www.freepik.com

NFT marketplace adalah pasar yang sangat berpotensi memberikan kreator reward yang sepadan dengan karya yang dihasilkan. Untuk memanfaatkan potensi ini secara maksimal, maka kreator juga harus bermitra dengan platform NFT yang tepat.

Menentukan tempat Anda memasarkan produk Anda adalah hal yang sangat penting. Penjual emas akan menjual emas-emas mereka di pasar yang memperdagangkan emas, bukan pakaian. Sehingga mereka bisa menjangkau konsumen yang membutuhkan atau menginginkan produk mereka. Begitupun dengan NFT marketplace. Sangat penting untuk memahami seluk-beluk sebuah platform NFT sebelum Anda memasarkan NFT Anda di sana dan mendapatkan pendapatan.

Berikut adalah beberapa hal yang hatus Anda pahami sebelum memilih NFT marketplace dan beberapa rekomendasi nantinya yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Jenis Produk NFT yang Diperdagangkan

Ini adalah poin utama yang harus diketahui para kreator NFT. Anda harus mengetahui platform NFT mana yang berfokus memperdagangkan jenis produk yang akan Anda pasarkan.

Misalnya Anda adalah seorang kreator visual art, maka produk Anda tidak akan dilirik jika Anda memasarkannya di NBA Top Shot Marketplace yang berfokus secara eksklusif memperdagangkan koleksi bola basket. Anda bisa memilih platform yang berfokus memperdagangkan visual art, seperti SuperRare.

Poin ini juga penting untuk para kolektor NFT. Dengan mengetahui jenis produk yang diperdagangkan oleh sebuah platform NFT, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menemukan produk NFT yang Anda inginkan.

2. Biaya Minting

Sebelum memasarkan karya Anda, Anda harus melakukan proses minting (cetak). Sebagian besar platform NFT menetapkan biaya untuk proses ini. Setiap platform mematokkan biaya minting yang bervariasi, sehingga sangat penting bagi Anda untuk mengetahui berapa banyak yang harus Anda bayarkan untuk proses ini. Anda mungkin bisa memilih NFT marketplace dengan biaya minting yang termurah. Namun jangan lupakan fitur-fitur lain yang ditawarkan platform lain dengan biaya minting yang lebih mahal.

3. Persentase Royalti

Setiap platform NFT tentu memberikan persentase royalti yang berbeda kepada kreator. Setelah memahami poin pertama dan mempertimbangkan poin kedua, maka selanjutnya Anda bisa mempertimbangkan persentase royalti yang akan Anda dapatkan. Semakin besar persentase royalti yang ditawarkan, maka akan semakin besar pula passive income yang Anda dapatkan dari karya Anda.

4. Reputasi dan Komunitas

Memilih platform NFT dengan reputasi yang baik dan komunitas yang besar bisa memberikan Anda peluang yang lebih besar pula. Semakin besar komunitas sebuah platform NFT, maka semakin tinggi pula volume perdagangannya dan jangkauan konsumen yang lebih luas.

5. Metode Pembayaran

Jika Anda seorang kolektor, metode pembayaran adalah hal yang harus Anda perhatikan untuk mempermudah transaksi Anda. Anda bisa mencari tahu platform mana yang menawarkan metode pembayaran yang lebih beragam sehingga Anda tidak perlu mengahabiskan waktu untuk swap koin terlebih dahulu sebelum membeli NFT.

4. Top 5 NFT Marketplaces

Ada banyak sekali platform NFT di luar sana yang bisa Anda coba gunakan. Anda bisa bebas memilih platform mana yang paling menarik minat Anda. Namun kami akan memberikan rekomendasi 5 platform NFT marketplace terbaik yang bisa Anda jadikan sebagai referensi. Berikut adalah ulasan seputar 5 top NFT marketplace yang menjadi rekomendasi untuk Anda.

1. OpenSea 

Para penggiat NFT tentu sudah tidak asing lagi dengan platform NFT yang satu ini. OpenSea adalah platform NFT nomor satu dengan jumlah komunitas yang sudah tidak diragukan lagi. OpenSea memperdagangkan segala jenis aset di platformnya, mulai dari musik, nama domain, trading card, artwork, video game, video pendek, memes, ataupun sport goods.

Volume perdagangan harian OpenSea adalah yang tertinggi dengan kisaran $49,18 juta transaksi per hari. Dan menariknya, OpenSea menawarkan konsep baru untuk para kreator yang disebut “Lazy Minting”. Konsep ini memberikan keuntungan untuk kreator, karena mereka tidak perlu lagi membayar gas fee di OpenSea jika mereka menggunakan blockchain Polygon yang terintegrasi dengan Ethereum.

OpenSea juga menyediakan lebih banyak pilihan wallet yang bisa Anda gunakan. Anda bisa menggunakan Coinbase Wallet, MetaMask, Trust Wallet, Portis, Dapper, atau WalletLink. Koleki digital Anda akan dilindungi dengan password dan private key.

2. Nifty Gateway

Nifty Gateway tidak kalah populer dengan OpenSea. Namun platform ini bukanlah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menelusuri berbagai jenis NFT. Nifty Gateway membuat platform mereka hanya bekerja sama dengan artis atau kreator papan atas untuk membuat koleksi NFT edisi terbatas yang disebut Nifties. Platform ini sangat tepat bagi Anda yang suka mengoleksi karya unik dan langka.

Nifty Gateway melakukan seleksi yang sangat ketat terhadap NFT yang akan dipasarkan di platform mereka. Satu-satunya cara bagi kreator untuk memasarkan produk mereka di platform ini yaitu dengan mengirimkan karya digital ke Nifty Gateway, dan menunggu persetujuan pihak platform.

Setelah karya Anda selesai diseleksi dan dianggap layak untuk diperdagangkan, maka karya Anda akan ditempatkan di “drop”. Setelah berhasil masuk di drop list, Nifty akan menjadwalkan waktu tayang karya Anda dengan waktu yang terbatas juga.

Cara ini akan menciptakan FOMO (Fear of Missing Out) yang akan memberikan keuntungan bagi kreator. Para kolektor akan merasa takut ketinggalan dan terus menerus melakukan penawaran yang akan mendongkrak harga NFT semakin tinggi. Salah satu karya DJ ternama Amerika Steve Aoki pernah terjual hingga $4,25 juta di Nifty Gateway.

3. SuperRare

SuperRare adalah platform NFT berbasis Ethereum. SuperRare memperdagangkan berbagai jenis pameran seni dan berfokus pada visual art. SuperRare juga dikenal royal memberikan royalti kepada para kreatornya.

Jika Anda menggunakan SuperRare, Anda bisa menggunakan 3 jenis wallet. Anda bisa menggunakan Formatic, MetaMask, dan WalletConnect. Volume perdagangan SuperRare bisa mencapai $403.430 dalam kurun waktu 7 hari. Sekitar 383 pengguna memproses 668 transaksi peer-to-peer.

4. Rarible

Rarible menawarkan Unique Selling Point (USP) kepada para penggunanya. Pengguna Rarible bisa mengakses token Rarible, yaitu Rarible Governance Token (RGT) yang berjumlah sekitar 10 juta. Dengan token RGT, pengguna bisa memberikan voting dan investor bisa menggunakan software wallet lain seperti Formatic dan MyEtherWallet untuk mencadangkan NFT mereka. Mereka dapat menghubungkan alamat email, nomor telepon, dan akun sosial media mereka.

Fitur yang ditawarkan Rarible antara lain seperti hot bids, live auctions, dan top collections. Investor juga dapat membeli aset DeFi seperti call options dan treasury bonds dengan Metaverse.

Dilansir dari DappRadar, kolektor telah membeli 188.884 koleksi crypto senilai $139,87 juta di Rarible.

5. NBA Top Shot

NBA Top Shot adalah platform perdagangan NFT yang berjalan di jaringan blockchain Flow. Platform ini berhasil menarik minat para penggemar bola basket dengan dunia NFT.

Pengguna NBA Top Shot menerima informasi secara real-time tentang certified ballers, momen terbaru, daftar paling berharga, dan momen langka pemain maupun tim basket. Platform ini juga membagi NFT menjadi 4 tingkatan, yaitu Common, Fandom, Legendary, dan Rare sebagai tingkatan tertinggi.

NBA Top Shot telah menjual lebih dari 8,1 juta koleksi kripto kepada 425,160 investor. Secara keseluruhan, volume perdagangan telah melampaui $665,99 juta dilansir dari DappRadar.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here