Bitoftrade: Bursa Anonim yang Menyediakan Leverage Trading Tanpa KYC

Selama beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan dalam permintaan untuk bursa aset kripto. Ada dua jenis bursa kripto yang muncul selama periode ini: terdesentralisasi dan terpusat. Meskipun bursa terpusat menawarkan fitur trading yang luar biasa, mereka juga memiliki dua masalah. Pertama, mereka bersifat kustodian, yang berarti dana trader berisiko untuk dikunci, atau lebih buruk lagi, diretas. Kedua, mereka juga mengharuskan pengguna untuk melengkapi KYC sebagai upaya dalam memverifikasi identitas mereka dan memberikan informasi terperinci tentang sumber dana sebelum mereka dapat melakukan penarikan.

Sementara itu, Bitoftrade, yang diluncurkan pada 10 Maret 2022 lalu, adalah bursa aset kripto yang transparan dan tidak bersifat kustodian. Pengguna Bitoftrade bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan dari portofolio kripto mereka. Bursa Bitoftrade tersebut menawarkan alat trading canggih seperti leverage trading. Terdapat lebih dari 900 token tersedia untuk limit order token swaps dengan optimasi harga pasar secara langsung dari dompet tanpa adanya verifikasi atau pendaftaran KYC.

Sedangkan bursa kripto terdesentralisasi menawarkan anonimitas dan tanpa proteksi kustodian, tetapi mereka tidak menyediakan alat trading canggih seperti leverage. Mereka memiliki alur komisi yang rumit, kecepatan transaksi yang lebih lambat daripada bursa terpusat, dan layanan pelanggan yang buruk.

Baca juga Bank Sentral Sri Lanka Menyelesaikan “Proof of Concept” Platform KYC

- Advertisement -

Sementara itu, Bitoftrade dirancang untuk menawarkan sesuatu yang baru kepada pengguna kripto. Dengan bursa yang sepenuhnya anonim, transparan dan tidak memerlukan KYC.

Igor Chygrynov, CEO Bitoftrade mengatakan, “Misi kami adalah untuk menyediakan cara yang sederhana, aman, dan transparan untuk memperdagangkan aset kripto bagi trader kripto dan meningkatkan potensi keuntungan seraya tetap memegang kendali penuh atas dana mereka.” Ia juga menambahkan, “Kami telah bekerja keras untuk memastikan bahwa solusi teknologi pada platform kami adalah yang terdepan dan membuatnya dapat diakses oleh semua orang.”

Tim mereka percaya bahwa setiap orang harus memiliki kendali penuh atas aset yang mereka miliki. Baik pemula maupun trader berpengalaman dapat dengan mudah melakukan trading aset kripto. Hal itu dapat diwujudkan dengan menggunakan fitur trading eksklusif, politik non-kustodial, dan pendekatan yang transparan milik Bitoftrade,

Igor menambahkan, “Agar dapat diakses oleh semua orang dan mengurangi hambatan untuk masuk bagi pemula, Bitoftrade menawarkan pengalaman perdagangan holistik. Kami berkomitmen untuk mendengarkan dengan seksama semua pendapat komunitas kami dan membangun solusi khusus untuk kebutuhan dan masalah mereka.”

Sumber: https://cfxmagazine.com/a-new-anonymous-exchange-to-leverage-the-power-of-crypto-trading-press-release-bitcoin-news/

Selama beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan dalam permintaan untuk bursa aset kripto. Ada dua jenis bursa kripto yang muncul selama periode ini: terdesentralisasi dan terpusat. Meskipun bursa terpusat menawarkan fitur trading yang luar biasa, mereka juga memiliki dua masalah. Pertama, mereka bersifat kustodian, yang berarti dana trader berisiko untuk dikunci, atau lebih buruk lagi, diretas. Kedua, mereka juga mengharuskan pengguna untuk melengkapi KYC sebagai upaya dalam memverifikasi identitas mereka dan memberikan informasi terperinci tentang sumber dana sebelum mereka dapat melakukan penarikan.

Sementara itu, Bitoftrade, yang diluncurkan pada 10 Maret 2022 lalu, adalah bursa aset kripto yang transparan dan tidak bersifat kustodian. Pengguna Bitoftrade bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan dari portofolio kripto mereka. Bursa Bitoftrade tersebut menawarkan alat trading canggih seperti leverage trading. Terdapat lebih dari 900 token tersedia untuk limit order token swaps dengan optimasi harga pasar secara langsung dari dompet tanpa adanya verifikasi atau pendaftaran KYC.

Sedangkan bursa kripto terdesentralisasi menawarkan anonimitas dan tanpa proteksi kustodian, tetapi mereka tidak menyediakan alat trading canggih seperti leverage. Mereka memiliki alur komisi yang rumit, kecepatan transaksi yang lebih lambat daripada bursa terpusat, dan layanan pelanggan yang buruk.

Baca juga Bank Sentral Sri Lanka Menyelesaikan “Proof of Concept” Platform KYC

Sementara itu, Bitoftrade dirancang untuk menawarkan sesuatu yang baru kepada pengguna kripto. Dengan bursa yang sepenuhnya anonim, transparan dan tidak memerlukan KYC.

Igor Chygrynov, CEO Bitoftrade mengatakan, “Misi kami adalah untuk menyediakan cara yang sederhana, aman, dan transparan untuk memperdagangkan aset kripto bagi trader kripto dan meningkatkan potensi keuntungan seraya tetap memegang kendali penuh atas dana mereka.” Ia juga menambahkan, “Kami telah bekerja keras untuk memastikan bahwa solusi teknologi pada platform kami adalah yang terdepan dan membuatnya dapat diakses oleh semua orang.”

Tim mereka percaya bahwa setiap orang harus memiliki kendali penuh atas aset yang mereka miliki. Baik pemula maupun trader berpengalaman dapat dengan mudah melakukan trading aset kripto. Hal itu dapat diwujudkan dengan menggunakan fitur trading eksklusif, politik non-kustodial, dan pendekatan yang transparan milik Bitoftrade,

Igor menambahkan, “Agar dapat diakses oleh semua orang dan mengurangi hambatan untuk masuk bagi pemula, Bitoftrade menawarkan pengalaman perdagangan holistik. Kami berkomitmen untuk mendengarkan dengan seksama semua pendapat komunitas kami dan membangun solusi khusus untuk kebutuhan dan masalah mereka.”

Sumber: https://cfxmagazine.com/a-new-anonymous-exchange-to-leverage-the-power-of-crypto-trading-press-release-bitcoin-news/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here