Manfaat DeFi Menjadi Sorotan, REN Mengalami Kenaikan Cukup Signifikan

Proyek DeFi seperti Ren kembali digenjot untuk mengembalikan kerugian sebagai akibat dari biaya tinggi pada Ethereum (ETH). Hal ini karena tingginya biaya mendorong penurunan aktivitas terhadap banyak protokol DeFi dan beralih ke NFT.

Tampaknya, saat ini tren turun tersebut mulai bergeser pasca peristiwa global yang menyoroti manfaat DeFi dan menahan aset di luar sistem keuangan tradisional. Pada saat penulisan, REN mengalami kenaikan sebesar 2299.34% dari harga terendah pada 27 November 2021 menjadi $0.3718. Terdapat tiga alasan utama kenaikan pada aset REN dapat terjadi.

Peluncuran Catalog

Perkembangan terbesar dari proyek REN adalah peluncuran aplikasi Catalog yang dibangun di atas blockchain Ren. Aplikasi ini merupakan bursa ‘Metaversal’ yang dirancang untuk menjadi bursa terdesentralisasi lintas rantai (DEX) yang aman. Bursa ini dilengkapi dengan likuiditas bawaan yang memungkinkan pengguna untuk menukar aset di seluruh jaringan populer dengan biaya minimal.

- Advertisement -

Baca juga Tiga Alasan Immutable X (IMX) Mengalami Kenaikan Harga Pasca Runtuhnya Pasar Cryptocurrency

Mekanisme likuiditas untuk Catalog memanfaatkan native asset pool serta likuiditas di seluruh DEX pihak ketiga. Hal ini berarti Ren akan dapat mendukung beragam proyek tanpa mengkhawatirkan kendala likuiditas. Fitur lain dari aplikasi ini juga termasuk zero gas fee dan biaya perdagangan flat-rate yang rendah.

Peluncuran VarenX pada Polygon

Perkembangan kedua yang mendorong momentum REN adalah integrasi hub VarenX DeFi di jaringan Polygon. Hingga saat ini, VarenX hanya beroperasi di jaringan Ethereum, sehingga sulit bagi VarenX untuk menarik pengguna. Sifat biaya rendah dari Polygon telah memungkinkan VarenX untuk menawarkan transaksi tanpa gas melalui fitur ‘FreeWei’ yang mengedepankan biaya gas bagi pengguna. Sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan lintas rantai secara gratis.

Kemitraan dan Integrasi

Faktor ketiga yang membantu meningkatkan prospek Ren adalah serangkaian kemitraan dan integrasi yang membantu memperkuat lintas rantainya. Baru-baru ini, Ren bermitra dengan Kava untuk bergabung dengan program Kava Pioneer. Dengan begitu, RenVM diluncurkan pada co-chain Ethereum Kava Network pada 8 Maret lalu. Perkembangan penting lainnya termasuk kemitraan dengan DappBack, integrasi renBTC dengan Vesta Finance untuk memasukkan REN ke dalam daftar aplikasi dan bursa Voyager.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/ren-price-gains-65-after-catalog-launch-brings-a-cross-chain-dex-to-its-blockchain

Proyek DeFi seperti Ren kembali digenjot untuk mengembalikan kerugian sebagai akibat dari biaya tinggi pada Ethereum (ETH). Hal ini karena tingginya biaya mendorong penurunan aktivitas terhadap banyak protokol DeFi dan beralih ke NFT.

Tampaknya, saat ini tren turun tersebut mulai bergeser pasca peristiwa global yang menyoroti manfaat DeFi dan menahan aset di luar sistem keuangan tradisional. Pada saat penulisan, REN mengalami kenaikan sebesar 2299.34% dari harga terendah pada 27 November 2021 menjadi $0.3718. Terdapat tiga alasan utama kenaikan pada aset REN dapat terjadi.

Peluncuran Catalog

Perkembangan terbesar dari proyek REN adalah peluncuran aplikasi Catalog yang dibangun di atas blockchain Ren. Aplikasi ini merupakan bursa ‘Metaversal’ yang dirancang untuk menjadi bursa terdesentralisasi lintas rantai (DEX) yang aman. Bursa ini dilengkapi dengan likuiditas bawaan yang memungkinkan pengguna untuk menukar aset di seluruh jaringan populer dengan biaya minimal.

Baca juga Tiga Alasan Immutable X (IMX) Mengalami Kenaikan Harga Pasca Runtuhnya Pasar Cryptocurrency

Mekanisme likuiditas untuk Catalog memanfaatkan native asset pool serta likuiditas di seluruh DEX pihak ketiga. Hal ini berarti Ren akan dapat mendukung beragam proyek tanpa mengkhawatirkan kendala likuiditas. Fitur lain dari aplikasi ini juga termasuk zero gas fee dan biaya perdagangan flat-rate yang rendah.

Peluncuran VarenX pada Polygon

Perkembangan kedua yang mendorong momentum REN adalah integrasi hub VarenX DeFi di jaringan Polygon. Hingga saat ini, VarenX hanya beroperasi di jaringan Ethereum, sehingga sulit bagi VarenX untuk menarik pengguna. Sifat biaya rendah dari Polygon telah memungkinkan VarenX untuk menawarkan transaksi tanpa gas melalui fitur ‘FreeWei’ yang mengedepankan biaya gas bagi pengguna. Sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan lintas rantai secara gratis.

Kemitraan dan Integrasi

Faktor ketiga yang membantu meningkatkan prospek Ren adalah serangkaian kemitraan dan integrasi yang membantu memperkuat lintas rantainya. Baru-baru ini, Ren bermitra dengan Kava untuk bergabung dengan program Kava Pioneer. Dengan begitu, RenVM diluncurkan pada co-chain Ethereum Kava Network pada 8 Maret lalu. Perkembangan penting lainnya termasuk kemitraan dengan DappBack, integrasi renBTC dengan Vesta Finance untuk memasukkan REN ke dalam daftar aplikasi dan bursa Voyager.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/ren-price-gains-65-after-catalog-launch-brings-a-cross-chain-dex-to-its-blockchain

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here