Bitcoin Mempermudah Transaksi Keuangan Lintas Batas dalam Donasi untuk Ukraina

Masyarakat Ukraina membutuhkan bantuan dari seluruh dunia lebih dari sebelumnya. Ketika konflik antara Rusia dan Ukraina terus berkecamuk, dunia harus bersatu di belakang pemerintah Ukraina untuk membawa kembali perdamaian dan stabilitas negara Eropa Timur. Komunitas kripto telah melakukan hal tersebut bersama perusahaan NFT, DAO, dan pengguna kripto di seluruh dunia yang berupaya membantu Ukraina. Beberapa pihak terkait memberikan donasi dalam bentuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Polkadot (DOT), bahkan NFT.

Sangat mengesankan kecepatan komunitas kripto tersebut dalam memberikan dukungan bagi masyarakat Ukraina. Dua hari setelah militer Rusia memasuki wilayah Ukraina, pemerintah Ukraina meminta donasi kripto melalui platform Twitter. Hal ini dilakukan dengan membagikan alamat dompet Bitcoin dan Ethereum yang dimiliki oleh pemerintah. Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengonfirmasi melalui akun Twitter-nya bahwa seruan terkait donasi tersebut resmi dan meminta seluruh penduduk dunia untuk mendukungnya.

Baca juga Peter Thiel, Pendiri Paypal Mengaku Telat Berinvestasi dalam Bitcoin

Selama situasi tragis yang terjadi di Eropa ini, banyak pihak telah melihat bahwa blockchain memungkinkan komunitas untuk meningkatkan upayanya dengan cara yang sebelumnya terasa tidak mungkin untuk dilakukan. Cara lama dalam mengumpulkan donasi dinilai lambat, mahal, dan seringkali penuh dengan penipuan serta korupsi.

- Advertisement -

Sifat uang digital yang tidak terbatas telah mengubah cara setiap individu untuk menyumbangkan dana dengan tujuan tertentu. Menggunakan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya, pihak donor dapat sepenuhnya yakin bahwa dana akan terkirim sesuai dengan peruntukan. Pendonor hanya membutuhkan alamat dompet dan mengirimkan aset kripto ke alamat tersebut.

Mereka juga dapat menuju blockchain seperti Etherscan dan melihat donasi yang mereka berikan. Hal ini mampu memberikan ketenangan bagi seluruh donatur karena modal yang mereka berikan telah disampaikan kepada penerima yang tepat.

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya telah menunjukkan bahwa mereka merupakan cara termurah, tercepat, dan teraman untuk melakukan transaksi keuangan di seluruh dunia. Pemerintah Ukraina dapat dengan aman menyimpan kripto tanpa harus khawatir tentang runtuhnya sistem keuangan akibat perang. Bagi Ukraina, aset digital telah memenuhi reputasi untuk memindahkan uang dengan mudah melintasi perbatasan internasional.

Sumber: Cointelegraph

Masyarakat Ukraina membutuhkan bantuan dari seluruh dunia lebih dari sebelumnya. Ketika konflik antara Rusia dan Ukraina terus berkecamuk, dunia harus bersatu di belakang pemerintah Ukraina untuk membawa kembali perdamaian dan stabilitas negara Eropa Timur. Komunitas kripto telah melakukan hal tersebut bersama perusahaan NFT, DAO, dan pengguna kripto di seluruh dunia yang berupaya membantu Ukraina. Beberapa pihak terkait memberikan donasi dalam bentuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Polkadot (DOT), bahkan NFT.

Sangat mengesankan kecepatan komunitas kripto tersebut dalam memberikan dukungan bagi masyarakat Ukraina. Dua hari setelah militer Rusia memasuki wilayah Ukraina, pemerintah Ukraina meminta donasi kripto melalui platform Twitter. Hal ini dilakukan dengan membagikan alamat dompet Bitcoin dan Ethereum yang dimiliki oleh pemerintah. Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengonfirmasi melalui akun Twitter-nya bahwa seruan terkait donasi tersebut resmi dan meminta seluruh penduduk dunia untuk mendukungnya.

Baca juga Peter Thiel, Pendiri Paypal Mengaku Telat Berinvestasi dalam Bitcoin

Selama situasi tragis yang terjadi di Eropa ini, banyak pihak telah melihat bahwa blockchain memungkinkan komunitas untuk meningkatkan upayanya dengan cara yang sebelumnya terasa tidak mungkin untuk dilakukan. Cara lama dalam mengumpulkan donasi dinilai lambat, mahal, dan seringkali penuh dengan penipuan serta korupsi.

Sifat uang digital yang tidak terbatas telah mengubah cara setiap individu untuk menyumbangkan dana dengan tujuan tertentu. Menggunakan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya, pihak donor dapat sepenuhnya yakin bahwa dana akan terkirim sesuai dengan peruntukan. Pendonor hanya membutuhkan alamat dompet dan mengirimkan aset kripto ke alamat tersebut.

Mereka juga dapat menuju blockchain seperti Etherscan dan melihat donasi yang mereka berikan. Hal ini mampu memberikan ketenangan bagi seluruh donatur karena modal yang mereka berikan telah disampaikan kepada penerima yang tepat.

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya telah menunjukkan bahwa mereka merupakan cara termurah, tercepat, dan teraman untuk melakukan transaksi keuangan di seluruh dunia. Pemerintah Ukraina dapat dengan aman menyimpan kripto tanpa harus khawatir tentang runtuhnya sistem keuangan akibat perang. Bagi Ukraina, aset digital telah memenuhi reputasi untuk memindahkan uang dengan mudah melintasi perbatasan internasional.

Sumber: Cointelegraph

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here