Eks Eksekutif Citadel Perihal Kripto: “Anda Tidak Perlu Menjadi Ahli DeFi”

Orang-orang kini semakin tertarik untuk bekerja di industri kripto dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), tetapi mereka masih menahan diri karena merasa tidak memiliki pengetahuan luas mengenai industri tersebut.

Nicola White memiliki beberapa saran khusus kelompok semacam itu, ia berpendapat bahwa setiap individu sangat mungkin untuk mendapatkan pekerjaan di industri kripto sambil mengedukasi diri mereka. Nicola White adalah presiden dari perusahaan B2C2 yang berbasis di Amerika Serikat.

“Anda tidak perlu tahu tentang setiap hal secara spesifik di industri kripto untuk bekerja di ruang tersebut, tetapi Anda harus bisa belajar dan menangkap sesuatu dengan cekatan,” kata White. Ia juga mencatat bahwa mempelajari perihal kripto dan ikut terlibat di dalamnya merupakan langkah untuk meningkatkan kemampuan keuangan tradisional individu.

Baca juga Protokol Derify Membawa Inovasi ke Ekosistem DeFi dan BNB Chain

- Advertisement -

Sebelum bergabung dengan B2C2, White mendedikasikan dirinya di Citadel Securites selama lima tahun sebagai eksekutif operasional global bisnis FICC dan hampir 13 tahun di Morgan Stanley sebagai seorang direktur utama.

“Saya telah menghabiskan sebagian besar perjalanan karir saya yang berfokus pada peningkatan likuiditas di pasar keuangan dan mengembangkan struktur pasar untuk memenuhi kebutuhan klien,” jelas White. Di sisi lain, presiden B2C2 ini menerangkan bahwa ia menggunakan teknologi untuk mendorong likuiditas bagi klien institusional di ruang kripto.

Menanggapi fenomena ruang perihal kripto menghadapi permasalahan kesenjangan gender, White berpendapat bahwa itu merupakan pandangan yang kurang benar. Ia beralasan bahwa kaum perempuan kini mulai mendominasi industri kripto, jika dibandingkan dengan sektor keuangan tradisional.

“Setelah memulai karir saya sebagai satu-satunya perempuan di perdagangan, saat ini saya menyaksikan bahwa ada lebih banyak perempuan terlibat di ruang kripto.”

Tidak seperti perusahaan kripto lainnya, B2C2 menjalankan program pelatihan dan magang untuk para pedagang di perusahaan mereka. Program pelatihan mengajak para pedagang untuk memecahkan beberapa keraguan mereka ketika ingin terjun ke peran perdagangan kripto. Setiap peserta tidak perlu memiliki pengetahuan khusus mengenai kripto karena B2C2 akan menawarkan ilmu tentang itu.

Pekerjaan di industri kripto adalah pilihan menarik bagi kaum laki-laki maupun perempuan, menurut White. Ia beralasan bahwa kripto adalah ruang yang berkembang pesat.

“Anda tidak hanya menggunakan keahlian teknologi dan kuantitas, tetap juga menjalankan hari-harii Anda untuk mengatasi masalah dan menghasilkan solusi inovatif. Kripto adalah lingkungan yang sangat menarik dan dinamis,” kata White.

Sumber: Efinancialcareers

Orang-orang kini semakin tertarik untuk bekerja di industri kripto dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), tetapi mereka masih menahan diri karena merasa tidak memiliki pengetahuan luas mengenai industri tersebut.

Nicola White memiliki beberapa saran khusus kelompok semacam itu, ia berpendapat bahwa setiap individu sangat mungkin untuk mendapatkan pekerjaan di industri kripto sambil mengedukasi diri mereka. Nicola White adalah presiden dari perusahaan B2C2 yang berbasis di Amerika Serikat.

“Anda tidak perlu tahu tentang setiap hal secara spesifik di industri kripto untuk bekerja di ruang tersebut, tetapi Anda harus bisa belajar dan menangkap sesuatu dengan cekatan,” kata White. Ia juga mencatat bahwa mempelajari perihal kripto dan ikut terlibat di dalamnya merupakan langkah untuk meningkatkan kemampuan keuangan tradisional individu.

Baca juga Protokol Derify Membawa Inovasi ke Ekosistem DeFi dan BNB Chain

Sebelum bergabung dengan B2C2, White mendedikasikan dirinya di Citadel Securites selama lima tahun sebagai eksekutif operasional global bisnis FICC dan hampir 13 tahun di Morgan Stanley sebagai seorang direktur utama.

“Saya telah menghabiskan sebagian besar perjalanan karir saya yang berfokus pada peningkatan likuiditas di pasar keuangan dan mengembangkan struktur pasar untuk memenuhi kebutuhan klien,” jelas White. Di sisi lain, presiden B2C2 ini menerangkan bahwa ia menggunakan teknologi untuk mendorong likuiditas bagi klien institusional di ruang kripto.

Menanggapi fenomena ruang perihal kripto menghadapi permasalahan kesenjangan gender, White berpendapat bahwa itu merupakan pandangan yang kurang benar. Ia beralasan bahwa kaum perempuan kini mulai mendominasi industri kripto, jika dibandingkan dengan sektor keuangan tradisional.

“Setelah memulai karir saya sebagai satu-satunya perempuan di perdagangan, saat ini saya menyaksikan bahwa ada lebih banyak perempuan terlibat di ruang kripto.”

Tidak seperti perusahaan kripto lainnya, B2C2 menjalankan program pelatihan dan magang untuk para pedagang di perusahaan mereka. Program pelatihan mengajak para pedagang untuk memecahkan beberapa keraguan mereka ketika ingin terjun ke peran perdagangan kripto. Setiap peserta tidak perlu memiliki pengetahuan khusus mengenai kripto karena B2C2 akan menawarkan ilmu tentang itu.

Pekerjaan di industri kripto adalah pilihan menarik bagi kaum laki-laki maupun perempuan, menurut White. Ia beralasan bahwa kripto adalah ruang yang berkembang pesat.

“Anda tidak hanya menggunakan keahlian teknologi dan kuantitas, tetap juga menjalankan hari-harii Anda untuk mengatasi masalah dan menghasilkan solusi inovatif. Kripto adalah lingkungan yang sangat menarik dan dinamis,” kata White.

Sumber: Efinancialcareers

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here