Sponsorlive Meluncurkan Koleksi NFT FanLiveCards

Sponsorlive, aplikasi game mobile yang berbasis olahraga, telah memodernisasi dunia olahraga dengan menciptakan platform FanLivecards NFT (non-fungible tokens) pertama yang didedikasikan untuk olahraga rugby di blockchain Tezos.

Platform tersebut adalah marketplace referensi untuk olahraga rugby, di mana para penggemar akan dapat membeli berbagai jenis kartu individu dan kolektif yang menampilkan gambar pemain atau klub favorit mereka.

Proyek tersebut dipimpin oleh mantan pemain tim nasional Prancis, yaitu Thomas dan Marc Lièvremont, serta mantan atlet Alain Roche. Selain itu, Stade Français Paris, Section Paloise dan Aviron Bayonnais juga turut bergabung di dalamnya. Kartu virtual dari sebagian besar pemain yang ada di tim tersebut akan langsung tersedia ketika marketplace NFT FanLiveCards diluncurkan.

Baca juga Marketplace NFT Rarible Berencana untuk Memberi Dukungan Koleksi NFT di Platform Solana

- Advertisement -

Terdapat beberapa jenis kelangkaan dalam koleksi tersebut, di antaranya yaitu kartu Silver, dengan jumlah keseluruhan 300 unit dan menjadi kategori paling umum. Untuk kartu Gold, terdapat 150 NFT, 15 NFT untuk kartu Platinum, dan kartu Black yang eksklusif dan hanya ada satu dalam keseluruhan koleksi.

Untuk merancang marketplace terbaru ini, FanLiveCards mengandalkan platform Eniblock dari The Blockchain Xdev. Platform tersebut adalah sebuah perusahaan yang berfokus dalam teknologi dan layanan blockchain, dan merupakan anak perusahaan dari The Blockchain Group.

Eniblock adalah platform serba ada yang memfasilitasi pengembangan dan penerapan aplikasi Web3. Platform tersebut telah memungkinkan FanLiveCards untuk merancang marketplace NFT rugby pertamanya yang telah disesuaikan untuk semua audiensnya.

Menurut Tezos, blockchain publik yang hemat energi, berkat adanya mekanisme konsensus berdasarkan Proof-of-Stake, FanLiveCards juga akhirnya turut memperoleh dukungan berharga dari Nomadic Labs.

Thomas dan Marc Lièvremont menjelaskan betapa pentingnya para pemain rugby dalam proyek tersebut. Pasalnya, merekalah bintang olahraga yang sebenarnya dengan berbagai prestasi yang mereka capai di lapangan. Untuk itu, mereka ingin membuat FanLiveCards menjadi sebuah platform yang dapat diakses oleh semua orang, serta dapat menguntungkan semua pemain rugby. Proyek NFT FanLivecard menjadi satu-satunya proyek NFT yang langsung membayar pemain yang ditampilkan di koleksi NFT tersebut ketika NFT-nya terjual.

Sumber: xtz.news

Sponsorlive, aplikasi game mobile yang berbasis olahraga, telah memodernisasi dunia olahraga dengan menciptakan platform FanLivecards NFT (non-fungible tokens) pertama yang didedikasikan untuk olahraga rugby di blockchain Tezos.

Platform tersebut adalah marketplace referensi untuk olahraga rugby, di mana para penggemar akan dapat membeli berbagai jenis kartu individu dan kolektif yang menampilkan gambar pemain atau klub favorit mereka.

Proyek tersebut dipimpin oleh mantan pemain tim nasional Prancis, yaitu Thomas dan Marc Lièvremont, serta mantan atlet Alain Roche. Selain itu, Stade Français Paris, Section Paloise dan Aviron Bayonnais juga turut bergabung di dalamnya. Kartu virtual dari sebagian besar pemain yang ada di tim tersebut akan langsung tersedia ketika marketplace NFT FanLiveCards diluncurkan.

Baca juga Marketplace NFT Rarible Berencana untuk Memberi Dukungan Koleksi NFT di Platform Solana

Terdapat beberapa jenis kelangkaan dalam koleksi tersebut, di antaranya yaitu kartu Silver, dengan jumlah keseluruhan 300 unit dan menjadi kategori paling umum. Untuk kartu Gold, terdapat 150 NFT, 15 NFT untuk kartu Platinum, dan kartu Black yang eksklusif dan hanya ada satu dalam keseluruhan koleksi.

Untuk merancang marketplace terbaru ini, FanLiveCards mengandalkan platform Eniblock dari The Blockchain Xdev. Platform tersebut adalah sebuah perusahaan yang berfokus dalam teknologi dan layanan blockchain, dan merupakan anak perusahaan dari The Blockchain Group.

Eniblock adalah platform serba ada yang memfasilitasi pengembangan dan penerapan aplikasi Web3. Platform tersebut telah memungkinkan FanLiveCards untuk merancang marketplace NFT rugby pertamanya yang telah disesuaikan untuk semua audiensnya.

Menurut Tezos, blockchain publik yang hemat energi, berkat adanya mekanisme konsensus berdasarkan Proof-of-Stake, FanLiveCards juga akhirnya turut memperoleh dukungan berharga dari Nomadic Labs.

Thomas dan Marc Lièvremont menjelaskan betapa pentingnya para pemain rugby dalam proyek tersebut. Pasalnya, merekalah bintang olahraga yang sebenarnya dengan berbagai prestasi yang mereka capai di lapangan. Untuk itu, mereka ingin membuat FanLiveCards menjadi sebuah platform yang dapat diakses oleh semua orang, serta dapat menguntungkan semua pemain rugby. Proyek NFT FanLivecard menjadi satu-satunya proyek NFT yang langsung membayar pemain yang ditampilkan di koleksi NFT tersebut ketika NFT-nya terjual.

Sumber: xtz.news

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here