Indikator Platform Blockchain ‘Sukses’ di Masa Depan Menurut WAX

Cara pengguna mengetahui bahwa blockchain NFT yang paling sukses saat ini akan tetap berada di posisi teratas selama tiga bulan ke depan, berkaitan dengan definisi ‘sukses’ itu sendiri. Dalam masa pertumbuhan NFT, mungkin tepat untuk focus pada volume penjualan.

Meskipun hal itu dapat memberikan gambaran tentang peringkat blockchain dalam satu metrik tunggal, volume penjualan tidak lagi dapat dianggap sebagai satu-satunya indikator kerja saat ini maupun di masa depan.

Kapasitas Transaksi Blockchain

Worldwide Asset eXchange (WAX) merupakan blockchain yang paling banyak digunakan di dunia dan memproses lebih dari tujuh kali lipat transaksi harian blockchain lainnya. Dalam hal proses pembayaran, WAX menggunakan Visa dari blockchain. Sehingga lebih baik dibandingkan dengan Mastercard atau American Express.

- Advertisement -

Sementara kartu kredit mendukung sebagian besar pembelian ritel, transfer dalam jumlah besar dilakukan melalui jaringan Automated Clearing House (ACH). Namun tidak satu pun dari pemangku kepentingan yang membandingkan Visa secara langsung dengan ACH. Keduanya memiliki dua model bisnis dan proporsi nilai berbeda yang saling melengkapi.

Baca juga Pelaksanaan Kongres International Blockchain dan Aplikasi Ke-4 di L’Aquila

Peningkatan Adopsi oleh Pengguna

Selama masa pertumbuhan teknologi blockchain, ketika kecepatan transaksi tertinggal dan infrastruktur masih cukup terbatas, memprioritaskan perdagangan bernilai tinggi dibandingkan frekuensi tinggi menjadi masuk akal. Akan tetapi, untuk saat ini, tingkat adopsi merupakan tolok ukur yang dicari oleh pengguna di dalam blockchain. Maka dari itu, kombinasi pengguna, transaksi, dan volume penjualan perlu dipertimbangkan untuk membedakan adopsi dan potensi pertumbuhan platform.

Kemampuan Inovasi dan Adaptasi

Tidak hanya volume penjualan, perubahan dalam jumlah smart contract dan dApps yang aktif dalam rantai menjadi bagian yang penting dalam pembangunan sebuah dashboard. Masing-masing dari faktor tersebut akan saling memberikan penilaian antar blockchain dan menghasilkan analisis untuk membangun masing-masing model dashboard.

Platform yang didasarkan pada teknologi dan kemampuan untuk berinovasi, pada akhirnya akan menentukan kesuksesan platform di masa depan. Kemampuan beradaptasi dan berinovasi ini lebih sulit untuk ditangkap secara empiris. Kendati demikian, perlu untuk dilakukan karena skalabilitas merupakan komponen yang penting. Pada akhirnya, platform yang mampu berinovasi dan beradaptasi cenderung dinilai lebih ‘sukses’ dibandingkan dengan platform lain.

Sumber: Coindesk

Cara pengguna mengetahui bahwa blockchain NFT yang paling sukses saat ini akan tetap berada di posisi teratas selama tiga bulan ke depan, berkaitan dengan definisi ‘sukses’ itu sendiri. Dalam masa pertumbuhan NFT, mungkin tepat untuk focus pada volume penjualan.

Meskipun hal itu dapat memberikan gambaran tentang peringkat blockchain dalam satu metrik tunggal, volume penjualan tidak lagi dapat dianggap sebagai satu-satunya indikator kerja saat ini maupun di masa depan.

Kapasitas Transaksi Blockchain

Worldwide Asset eXchange (WAX) merupakan blockchain yang paling banyak digunakan di dunia dan memproses lebih dari tujuh kali lipat transaksi harian blockchain lainnya. Dalam hal proses pembayaran, WAX menggunakan Visa dari blockchain. Sehingga lebih baik dibandingkan dengan Mastercard atau American Express.

Sementara kartu kredit mendukung sebagian besar pembelian ritel, transfer dalam jumlah besar dilakukan melalui jaringan Automated Clearing House (ACH). Namun tidak satu pun dari pemangku kepentingan yang membandingkan Visa secara langsung dengan ACH. Keduanya memiliki dua model bisnis dan proporsi nilai berbeda yang saling melengkapi.

Baca juga Pelaksanaan Kongres International Blockchain dan Aplikasi Ke-4 di L’Aquila

Peningkatan Adopsi oleh Pengguna

Selama masa pertumbuhan teknologi blockchain, ketika kecepatan transaksi tertinggal dan infrastruktur masih cukup terbatas, memprioritaskan perdagangan bernilai tinggi dibandingkan frekuensi tinggi menjadi masuk akal. Akan tetapi, untuk saat ini, tingkat adopsi merupakan tolok ukur yang dicari oleh pengguna di dalam blockchain. Maka dari itu, kombinasi pengguna, transaksi, dan volume penjualan perlu dipertimbangkan untuk membedakan adopsi dan potensi pertumbuhan platform.

Kemampuan Inovasi dan Adaptasi

Tidak hanya volume penjualan, perubahan dalam jumlah smart contract dan dApps yang aktif dalam rantai menjadi bagian yang penting dalam pembangunan sebuah dashboard. Masing-masing dari faktor tersebut akan saling memberikan penilaian antar blockchain dan menghasilkan analisis untuk membangun masing-masing model dashboard.

Platform yang didasarkan pada teknologi dan kemampuan untuk berinovasi, pada akhirnya akan menentukan kesuksesan platform di masa depan. Kemampuan beradaptasi dan berinovasi ini lebih sulit untuk ditangkap secara empiris. Kendati demikian, perlu untuk dilakukan karena skalabilitas merupakan komponen yang penting. Pada akhirnya, platform yang mampu berinovasi dan beradaptasi cenderung dinilai lebih ‘sukses’ dibandingkan dengan platform lain.

Sumber: Coindesk

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here