Kemitraan Mouawad dan Icecap dalam Perilisan NFT Mahkota Miss Universe

Mouawad, sebuah rumah perhiasan mewah internasional, telah mengumumkan kemitraannya dengan Icecap untuk menawarkan kepemilikan mahkota Miss Universe melalui non-fungible token (NFT).

Mahkota Miss Universe tersebut dibuat oleh Mouawad yang berbasis di Swiss. Sementara itu, Icecap sendiri adalah platform terkemuka yang menciptakan NFT investasi berlian berbasis blockchain.

Miss Universe Power of Unity Crown adalah mahkota yang dikenakan oleh pemenang Miss Universe tahun 2019, Zozibini Tunzi (Afrika Selatan), Miss Universe 2020 Andrea Meza (Meksiko), dan Miss Universe tahun 2021, Harnaaz Sandhu (India).

Proyek ini akan menjadi pertama kalinya mahkota ikonik tersebut ditawarkan kepada penggemar Miss Universe melalui teknologi NFT. Proyek tersebut juga memberikan mereka kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah Miss Universe.

- Advertisement -

Baca juga Eizper Chain, Game ARPG Pertama Buatan Indonesia, Memasuki Tahap Beta dan Meluncurkan NFT Public Sale

NFT tidak hanya memberikan bukti kepemilikan suatu objek yang tidak dapat diubah (immutable), tetapi juga memungkinkan pemegangnya untuk membuka kunci konten digital yang terkait dengan objek tersebut. Dalam hal ini, konten tersebut berhubungan dengan kontes Miss Universe, kontestan, cerita kontestan, dan mahkota yang digunakan di dalam kontes tersebut.

Jika mahkota Power of Unity nantinya sudah tidak digunakan, mahkota tersebut akan ditempatkan di museum dan tokennya akan diizinkan untuk diperdagangkan tanpa ada batasan waktu. Selain itu, pemilik token juga dapat memilih untuk menjual mahkota tersebut di setiap event lelang. Apabila mahkota tersebut berhasil terjual, maka hasil dari penjualan akan otomatis menjadi milik pemegang NFT tersebut.

Jacques Voorhees, pendiri sekaligus CEO Icecap menjelaskan bahwa smart contract yang mendasari token tersebut akan memungkinkan mayoritas pemegang untuk memilih apa yang akan terjadi pada mahkota tersebut ketika sudah tidak digunakan kembali dalam kontes Miss Universe.

NFT yang difraksinasi tersebut diharapkan sudah dapat diterbitkan pada paruh kedua tahun 2022 di platform trading kripto. Sementara untuk nilai awalnya akan ditetapkan oleh juru taksir (appraiser) yang sudah ahli dalam bidangnya. Setelah diluncurkan, nilai token tersebut akan ditentukan oleh penawaran dan permintaan komunitas.

Sumber: Economictimes

Mouawad, sebuah rumah perhiasan mewah internasional, telah mengumumkan kemitraannya dengan Icecap untuk menawarkan kepemilikan mahkota Miss Universe melalui non-fungible token (NFT).

Mahkota Miss Universe tersebut dibuat oleh Mouawad yang berbasis di Swiss. Sementara itu, Icecap sendiri adalah platform terkemuka yang menciptakan NFT investasi berlian berbasis blockchain.

Miss Universe Power of Unity Crown adalah mahkota yang dikenakan oleh pemenang Miss Universe tahun 2019, Zozibini Tunzi (Afrika Selatan), Miss Universe 2020 Andrea Meza (Meksiko), dan Miss Universe tahun 2021, Harnaaz Sandhu (India).

Proyek ini akan menjadi pertama kalinya mahkota ikonik tersebut ditawarkan kepada penggemar Miss Universe melalui teknologi NFT. Proyek tersebut juga memberikan mereka kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah Miss Universe.

Baca juga Eizper Chain, Game ARPG Pertama Buatan Indonesia, Memasuki Tahap Beta dan Meluncurkan NFT Public Sale

NFT tidak hanya memberikan bukti kepemilikan suatu objek yang tidak dapat diubah (immutable), tetapi juga memungkinkan pemegangnya untuk membuka kunci konten digital yang terkait dengan objek tersebut. Dalam hal ini, konten tersebut berhubungan dengan kontes Miss Universe, kontestan, cerita kontestan, dan mahkota yang digunakan di dalam kontes tersebut.

Jika mahkota Power of Unity nantinya sudah tidak digunakan, mahkota tersebut akan ditempatkan di museum dan tokennya akan diizinkan untuk diperdagangkan tanpa ada batasan waktu. Selain itu, pemilik token juga dapat memilih untuk menjual mahkota tersebut di setiap event lelang. Apabila mahkota tersebut berhasil terjual, maka hasil dari penjualan akan otomatis menjadi milik pemegang NFT tersebut.

Jacques Voorhees, pendiri sekaligus CEO Icecap menjelaskan bahwa smart contract yang mendasari token tersebut akan memungkinkan mayoritas pemegang untuk memilih apa yang akan terjadi pada mahkota tersebut ketika sudah tidak digunakan kembali dalam kontes Miss Universe.

NFT yang difraksinasi tersebut diharapkan sudah dapat diterbitkan pada paruh kedua tahun 2022 di platform trading kripto. Sementara untuk nilai awalnya akan ditetapkan oleh juru taksir (appraiser) yang sudah ahli dalam bidangnya. Setelah diluncurkan, nilai token tersebut akan ditentukan oleh penawaran dan permintaan komunitas.

Sumber: Economictimes

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here