Huobi Tech Berencana untuk Meluncurkan Reksa Dana ETF Kripto di Hong Kong

Huobi Tech dikabarkan berencana untuk meluncurkan reksa dana ETF kripto di Hong Kong, menurut laporan South China Morning Post. Huobi Tech merupakan perusahaan yang beroperasi sebagai entitas independen dan tidak dikendalikan oleh Huobi Group.

Dengan meluncurkan dana investasi cryptocurrency tersebut, Huobi Tech bermaksud untuk membawa peluang investasi cryptocurrency secara aman kepada investor ritel.

Romeo Wang, Wakil Presiden Huobi Tech, mengatakan bahwa ETF kripto terbaru ini direncanakan akan sesuai dengan peraturan yang ada di Hong Kong. “Semua perdagangan dan penebusan yang dilakukan di Hong Kong akan memberikan perlindungan lebih baik kepada investor karena dana tersebut akan diatur berdasarkan undang-undang Hong Kong,” jelas Wang.

Wakil Presiden Huobi Tech menambahkan bahwa perusahaan menjaga komunikasi dengan regulator. Hal tersebut dikarenakan ETF berbasis cryptocurrency dianggap sebagai aset berisiko,  Security and Future Comission (SFC) dan Hong KongMonetary Authority (HKMA) telah melarang investor ritel untuk mengakses reksa dana sejenis itu sejak Februari, tetapi mereka mencatat bahwa investor profesional diizinkan untuk memperdagangkan ETF kripto.

- Advertisement -

Baca juga Pendiri Bursa Huobi Memprediksi Momentum Bearish Bitcoin hingga Akhir Tahun 2024

Motif di balik pelarangan tersebut ialah untuk melindungi investor dari risiko aset digital yang sangat spekulatif. Oleh karena itu, investor dengan portofolio lebih kecil dari HKD $8 juta tidak dapat berpartisipasi dalam ETF ini. Namun Huobi Tech berencana menawarkan kemudahan untuk eksposur ETF kripto kepada investor ritel di Hong Kong.

Minat Eksposur ETF Kripto Semakin Meningkat

Sejumlah besar pendukung kripto mempercayai bahwa ketika permintaan investor untuk eksposur ETF semakin meningkat, penyedia ETF kripto juga ikut bermunculan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Menanggapi tren tersebut, Chris Piggot mengatakan bahwa, “Produk yang lebih inovatif dalam bentuk ETF adalah langkah berikutnya.” Pigott adalah kepala layanan ETF Asia Brown Brothers Harriman di Hong Kong.

Selain Huobi Tech, perusahaan investasi Grayscale berencana untuk membawa reksa dana ETF Bitcoin spot ke Amerika Serikat, menurut laporan Michael Sonneshein selaku direktur utama Grayscale.

Karena keputusan persetujuan ETF GBTC tersebut masih tertunda, Michael menyatakan bahwa perusahaan siap untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Komisi Bursa dan Sekuritas AS (SEC) jika ETF mereka ditolak.

Sumber: Fxempire

Huobi Tech dikabarkan berencana untuk meluncurkan reksa dana ETF kripto di Hong Kong, menurut laporan South China Morning Post. Huobi Tech merupakan perusahaan yang beroperasi sebagai entitas independen dan tidak dikendalikan oleh Huobi Group.

Dengan meluncurkan dana investasi cryptocurrency tersebut, Huobi Tech bermaksud untuk membawa peluang investasi cryptocurrency secara aman kepada investor ritel.

Romeo Wang, Wakil Presiden Huobi Tech, mengatakan bahwa ETF kripto terbaru ini direncanakan akan sesuai dengan peraturan yang ada di Hong Kong. “Semua perdagangan dan penebusan yang dilakukan di Hong Kong akan memberikan perlindungan lebih baik kepada investor karena dana tersebut akan diatur berdasarkan undang-undang Hong Kong,” jelas Wang.

Wakil Presiden Huobi Tech menambahkan bahwa perusahaan menjaga komunikasi dengan regulator. Hal tersebut dikarenakan ETF berbasis cryptocurrency dianggap sebagai aset berisiko,  Security and Future Comission (SFC) dan Hong KongMonetary Authority (HKMA) telah melarang investor ritel untuk mengakses reksa dana sejenis itu sejak Februari, tetapi mereka mencatat bahwa investor profesional diizinkan untuk memperdagangkan ETF kripto.

Baca juga Pendiri Bursa Huobi Memprediksi Momentum Bearish Bitcoin hingga Akhir Tahun 2024

Motif di balik pelarangan tersebut ialah untuk melindungi investor dari risiko aset digital yang sangat spekulatif. Oleh karena itu, investor dengan portofolio lebih kecil dari HKD $8 juta tidak dapat berpartisipasi dalam ETF ini. Namun Huobi Tech berencana menawarkan kemudahan untuk eksposur ETF kripto kepada investor ritel di Hong Kong.

Minat Eksposur ETF Kripto Semakin Meningkat

Sejumlah besar pendukung kripto mempercayai bahwa ketika permintaan investor untuk eksposur ETF semakin meningkat, penyedia ETF kripto juga ikut bermunculan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Menanggapi tren tersebut, Chris Piggot mengatakan bahwa, “Produk yang lebih inovatif dalam bentuk ETF adalah langkah berikutnya.” Pigott adalah kepala layanan ETF Asia Brown Brothers Harriman di Hong Kong.

Selain Huobi Tech, perusahaan investasi Grayscale berencana untuk membawa reksa dana ETF Bitcoin spot ke Amerika Serikat, menurut laporan Michael Sonneshein selaku direktur utama Grayscale.

Karena keputusan persetujuan ETF GBTC tersebut masih tertunda, Michael menyatakan bahwa perusahaan siap untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Komisi Bursa dan Sekuritas AS (SEC) jika ETF mereka ditolak.

Sumber: Fxempire

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here