Distrik Gadchiroli Menerapkan Sistem Kasta Melalui Pemanfaatan Teknologi Blockchain

Pemerintah Maharashtra tengah dalam proses menerapkan sistem untuk mengotentikasi sertifikat kasta yang dikeluarkan pemerintah melalui sistem blockchain. Sistem yang akan diterapkan di distrik Gadchiroli ini memungkinkan verifikasi instan hanya dalam waktu sepuluh detik dan akan mencegah duplikasi atau pemalsuan sertifikat. Ini juga akan membantu memberikan perlindungan terhadap hak-hak suku, serta pejabat pemerintah.

Proyek ini merupakan inovasi pertama dan penting untuk Gadchiroli yang dinilai sebagai salah satu distrik terbelakang di Maharashtra. Setelah proyek dilaksanakan, pihak ketiga seperti pengusaha, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, dan badan peradilan dapat melakukan verifikasi terhadap keaslian sertifikat kasta. Pemanfaatan blockchain dinilai akan melindungi privasi seluruh data dengan hanya memindai kode QR.

Selanjutnya, implementasi blockchain memastikan kekebalan warga dari segala jenis ‘de-platformation’ di masa depan. Dengan kata lain, setelah informasi disimpan di blockchain, tidak ada yang dapat menghapus catatan kasta tersebut.

Baca juga WuBlockchain: Dana dari Peretasan DeFi Terbesar Mulai Terlihat Pergerakannya

- Advertisement -

Proyek akan dimulai di subdivisi Etapalli yang merupakan daerah dengan populasi suku sangat besar dan membutuhkan sertifikat kasta untuk mengakses berbagai subsidi dan tunjangan pemerintah. Saat ini, negara mengeluarkan sertifikat kasta yang ditandatangani secara digital kepada warga melalui portal ‘MahaOnline.’ Namun untuk kenyamanan, mayoritas penduduk memegang sertifikat kasta secara fisik sehingga tidak mungkin untuk mengotentikasi tanda tangan digital.

Sistem blockchain yang diusulkan secara kriptografis akan melakukan perincian penting untuk menghasilkan kode QR unik sebagai bukti yang akan disematkan pada setiap sertifikat kasta. Selanjutnya, sistem verifikasi terbuka yang tersedia di situs web pemerintah akan memungkinkan departemen terkait untuk memverifikasi keaslian sertifikat.

Pemerintah akan segera mengelola 65.000 data sertifikat kasta melalui sistem blockchain. Sertifikat ini akan dikeluarkan kepada masyarakat melalui pusat pelayanan umum (CSC) yang telah berfungsi di seluruh sub-divisi.

Setelah diluncurkan, dengan menekan tombol, maka keaslian dan detail dari sertifikat kasta akan ditampilkan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pencegahan terhadap tindak kejahatan dan elemen anti-sosial yang menyalahgunakan sertifikat kasta untuk memanfaatkan suku-suku yang terdaftar oleh pemerintah.

Sumber: Indianexpress

Pemerintah Maharashtra tengah dalam proses menerapkan sistem untuk mengotentikasi sertifikat kasta yang dikeluarkan pemerintah melalui sistem blockchain. Sistem yang akan diterapkan di distrik Gadchiroli ini memungkinkan verifikasi instan hanya dalam waktu sepuluh detik dan akan mencegah duplikasi atau pemalsuan sertifikat. Ini juga akan membantu memberikan perlindungan terhadap hak-hak suku, serta pejabat pemerintah.

Proyek ini merupakan inovasi pertama dan penting untuk Gadchiroli yang dinilai sebagai salah satu distrik terbelakang di Maharashtra. Setelah proyek dilaksanakan, pihak ketiga seperti pengusaha, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, dan badan peradilan dapat melakukan verifikasi terhadap keaslian sertifikat kasta. Pemanfaatan blockchain dinilai akan melindungi privasi seluruh data dengan hanya memindai kode QR.

Selanjutnya, implementasi blockchain memastikan kekebalan warga dari segala jenis ‘de-platformation’ di masa depan. Dengan kata lain, setelah informasi disimpan di blockchain, tidak ada yang dapat menghapus catatan kasta tersebut.

Baca juga WuBlockchain: Dana dari Peretasan DeFi Terbesar Mulai Terlihat Pergerakannya

Proyek akan dimulai di subdivisi Etapalli yang merupakan daerah dengan populasi suku sangat besar dan membutuhkan sertifikat kasta untuk mengakses berbagai subsidi dan tunjangan pemerintah. Saat ini, negara mengeluarkan sertifikat kasta yang ditandatangani secara digital kepada warga melalui portal ‘MahaOnline.’ Namun untuk kenyamanan, mayoritas penduduk memegang sertifikat kasta secara fisik sehingga tidak mungkin untuk mengotentikasi tanda tangan digital.

Sistem blockchain yang diusulkan secara kriptografis akan melakukan perincian penting untuk menghasilkan kode QR unik sebagai bukti yang akan disematkan pada setiap sertifikat kasta. Selanjutnya, sistem verifikasi terbuka yang tersedia di situs web pemerintah akan memungkinkan departemen terkait untuk memverifikasi keaslian sertifikat.

Pemerintah akan segera mengelola 65.000 data sertifikat kasta melalui sistem blockchain. Sertifikat ini akan dikeluarkan kepada masyarakat melalui pusat pelayanan umum (CSC) yang telah berfungsi di seluruh sub-divisi.

Setelah diluncurkan, dengan menekan tombol, maka keaslian dan detail dari sertifikat kasta akan ditampilkan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pencegahan terhadap tindak kejahatan dan elemen anti-sosial yang menyalahgunakan sertifikat kasta untuk memanfaatkan suku-suku yang terdaftar oleh pemerintah.

Sumber: Indianexpress

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here