Marketplace NFT Dunia Nyata Menjadi Daya Tarik Utama di Pameran Seni Art Dubai

Pameran Seni Dubai tahunan ke-15 pada tahun 2022 turut melibatkan debut ‘Art Dubai Digital,’ sebuah marketplace dunia nyata (real-life) untuk seni digital dan non-fungible token (NFT) dalam acaranya.

World Art Dubai yang merupakan pameran seni terbesar di Uni Emirat Arab, berlangsung dari 16–19 Maret lalu. Dalam acara tersebut, mereka menjadi tuan rumah platform pameran NFT perdananya pada tahun ini. Sepanjang pameran tersebut, mereka menyaksikan rekor kehadiran dan penjualan di seluruh acara tersebut.

Hingga acara tersebut selesai, tercatat bahwa terdapat 30.000 pengunjung yang menghadiri Art Dubai 2022. Sejumlah turis terbang ke UEA untuk melihat lebih dari 120 presentasi artistik di 104 galeri dan platform lain yang mewakili 44 negara.

Sebagian besar NFT biasanya dibeli dan dijual di marketplace NFT online seperti Opensea atau dalam beberapa kesempatan juga dijual di rumah lelang fisik seperti Sotheby’s atau Christie’s. Pameran NFT dunia nyata dalam bentuk galeri yang dapat dikunjungi publik secara langsung pun memang relatif jarang. Dan saat ini, banyaknya permintaan membuatnya semakin populer.

- Advertisement -

Baca juga Monkey Legends: Koleksi NFT yang Terinspirasi dari Figur Sun Wukong

Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita Arab yang berbasis di Dubai, Al Arabiya, Pablo del Val, direktur artistik di Art Dubai menyebutkan bahwa tanggapan dari penonton dan kolektor terhadap edisi debut Art Dubai Digital benar-benar luar biasa.

Art Dubai bangga menjadi pameran dengan inovasi dan pemikiran yang membawa banyak sekali ide kreatif, serta energi besar untuk pameran edisi 2022 di seluruh program tersebut. Ia pun meyakini bahwa acara ini adalah salah satu edisi Art Dubai yang paling sukses. Hal itu bisa dilihat dari segi pengunjung maupun hasil penjualan yang dilaporkan. Tidak dipungkiri jika hal tersebut memang mencerminkan posisi Dubai sebagai media pertumbuhan global.

Bursa kripto Bybit juga terlibat dalam menyiapkan marketplace NFT fisik untuk Art Dubai dan membantunya mencapai kesuksesan. Kepala komunikasi di Bybit, Igneus Terrenus juga mengatakan kepada Al Arabiya bahwa teknologi seni digital ini memberikan suara kepada para seniman baru dan pelaku pasar. Para pemula di pameran seni internasional pun dapat memanfaatkan pengalam baru tersebut.

Sumber: Business2community

Pameran Seni Dubai tahunan ke-15 pada tahun 2022 turut melibatkan debut ‘Art Dubai Digital,’ sebuah marketplace dunia nyata (real-life) untuk seni digital dan non-fungible token (NFT) dalam acaranya.

World Art Dubai yang merupakan pameran seni terbesar di Uni Emirat Arab, berlangsung dari 16–19 Maret lalu. Dalam acara tersebut, mereka menjadi tuan rumah platform pameran NFT perdananya pada tahun ini. Sepanjang pameran tersebut, mereka menyaksikan rekor kehadiran dan penjualan di seluruh acara tersebut.

Hingga acara tersebut selesai, tercatat bahwa terdapat 30.000 pengunjung yang menghadiri Art Dubai 2022. Sejumlah turis terbang ke UEA untuk melihat lebih dari 120 presentasi artistik di 104 galeri dan platform lain yang mewakili 44 negara.

Sebagian besar NFT biasanya dibeli dan dijual di marketplace NFT online seperti Opensea atau dalam beberapa kesempatan juga dijual di rumah lelang fisik seperti Sotheby’s atau Christie’s. Pameran NFT dunia nyata dalam bentuk galeri yang dapat dikunjungi publik secara langsung pun memang relatif jarang. Dan saat ini, banyaknya permintaan membuatnya semakin populer.

Baca juga Monkey Legends: Koleksi NFT yang Terinspirasi dari Figur Sun Wukong

Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita Arab yang berbasis di Dubai, Al Arabiya, Pablo del Val, direktur artistik di Art Dubai menyebutkan bahwa tanggapan dari penonton dan kolektor terhadap edisi debut Art Dubai Digital benar-benar luar biasa.

Art Dubai bangga menjadi pameran dengan inovasi dan pemikiran yang membawa banyak sekali ide kreatif, serta energi besar untuk pameran edisi 2022 di seluruh program tersebut. Ia pun meyakini bahwa acara ini adalah salah satu edisi Art Dubai yang paling sukses. Hal itu bisa dilihat dari segi pengunjung maupun hasil penjualan yang dilaporkan. Tidak dipungkiri jika hal tersebut memang mencerminkan posisi Dubai sebagai media pertumbuhan global.

Bursa kripto Bybit juga terlibat dalam menyiapkan marketplace NFT fisik untuk Art Dubai dan membantunya mencapai kesuksesan. Kepala komunikasi di Bybit, Igneus Terrenus juga mengatakan kepada Al Arabiya bahwa teknologi seni digital ini memberikan suara kepada para seniman baru dan pelaku pasar. Para pemula di pameran seni internasional pun dapat memanfaatkan pengalam baru tersebut.

Sumber: Business2community

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here