Binance Meluncurkan Kartu Debit Kripto untuk Memberi Pengungsi Ukraina Akses Keuangan

Listen Audio Button

Di tengah banyaknya pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina, organisasi amal dan bisnis pun mulai menemukan cara baru untuk menyalurkan dukungan mereka. Bursa aset kripto dan penyedia infrastruktur blockchain seperti Binance pun turut bergabung dengan upaya tersebut pada hari Selasa (26/04/2022) lalu.

Bursa tersebut mengumumkan Binance Refugee Crypto Card sebagai bentuk upaya membantu para pengungsi Ukraina. Kartu debit Binance bermerek Visa tersebut memungkinkan warga Ukraina untuk melakukan atau menerima pembayaran kripto dan menyelesaikan pembelian di merchant pada European Economic Area (EEA).

Kartu debit tersebut diterbitkan dalam koordinasi dengan Binance Charity, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk menindaklanjuti filantropi blockchain. Binance Charity bekerja sama dengan beberapa organisasi nirlaba lain, termasuk Rotary International dan Palianytsia untuk memberikan bantuan tunai berbasis kripto melalui Refugee Crypto Card.

- Advertisement -

Baca juga Binance Menyanggah Rumor Bahwa Mereka Tidak Memberikan Data Klien ke Regulator Rusia

Untuk mendapatkan kartu yang tidak memiliki biaya tahunan tersebut, pengungsi Ukraina memerlukan akun Binance. Mereka bisa menggunakan akun yang sudah ada sebelumnya atau harus mendaftarkan akun baru menggunakan alamat rumah mereka di Ukraina. Pengungsi yang mengajukan kartu juga akan diminta untuk menyelesaikan verifikasi know-your-customer.

Pengungsi yang menerima kartu debit tersebut dan telah diverifikasi oleh organisasi nirlaba lokal, akan menerima bantuan keuangan dalam bentuk 75 dolar Binance, yaitu stablecoin dengan nilai setara $75. Mereka akan mendapatkannya pada setiap bulan selama tiga bulan. Badan pengungsi PBB, Binance Charity mengatakan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan tingkat donasi yang direkomendasikan oleh UNHCR. Aset kripto Binance yang disetorkan ke akun pemegang kartu juga akan secara otomatis dikonversi ke mata uang lokal.

Perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalokasikan $10 juta melalui Binance Charity untuk mendukung anak-anak dan keluarga terlantar di Ukraina dan negara-negara tetangganya. Mereka juga bekerja dengan organisasi di dalam negeri untuk mendukung warga sipil yang belum bisa mengungsi dari negara tersebut. Selain itu, Binance Charity juga membuat situs crowdfunding kripto berjudul “Dana Bantuan Darurat untuk Ukraina” untuk menerima sumbangan kripto guna mendukung Ukraina.

Sumber: Digitaltransactions

Listen Audio Button

Di tengah banyaknya pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina, organisasi amal dan bisnis pun mulai menemukan cara baru untuk menyalurkan dukungan mereka. Bursa aset kripto dan penyedia infrastruktur blockchain seperti Binance pun turut bergabung dengan upaya tersebut pada hari Selasa (26/04/2022) lalu.

Bursa tersebut mengumumkan Binance Refugee Crypto Card sebagai bentuk upaya membantu para pengungsi Ukraina. Kartu debit Binance bermerek Visa tersebut memungkinkan warga Ukraina untuk melakukan atau menerima pembayaran kripto dan menyelesaikan pembelian di merchant pada European Economic Area (EEA).

Kartu debit tersebut diterbitkan dalam koordinasi dengan Binance Charity, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk menindaklanjuti filantropi blockchain. Binance Charity bekerja sama dengan beberapa organisasi nirlaba lain, termasuk Rotary International dan Palianytsia untuk memberikan bantuan tunai berbasis kripto melalui Refugee Crypto Card.

Baca juga Binance Menyanggah Rumor Bahwa Mereka Tidak Memberikan Data Klien ke Regulator Rusia

Untuk mendapatkan kartu yang tidak memiliki biaya tahunan tersebut, pengungsi Ukraina memerlukan akun Binance. Mereka bisa menggunakan akun yang sudah ada sebelumnya atau harus mendaftarkan akun baru menggunakan alamat rumah mereka di Ukraina. Pengungsi yang mengajukan kartu juga akan diminta untuk menyelesaikan verifikasi know-your-customer.

Pengungsi yang menerima kartu debit tersebut dan telah diverifikasi oleh organisasi nirlaba lokal, akan menerima bantuan keuangan dalam bentuk 75 dolar Binance, yaitu stablecoin dengan nilai setara $75. Mereka akan mendapatkannya pada setiap bulan selama tiga bulan. Badan pengungsi PBB, Binance Charity mengatakan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan tingkat donasi yang direkomendasikan oleh UNHCR. Aset kripto Binance yang disetorkan ke akun pemegang kartu juga akan secara otomatis dikonversi ke mata uang lokal.

Perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalokasikan $10 juta melalui Binance Charity untuk mendukung anak-anak dan keluarga terlantar di Ukraina dan negara-negara tetangganya. Mereka juga bekerja dengan organisasi di dalam negeri untuk mendukung warga sipil yang belum bisa mengungsi dari negara tersebut. Selain itu, Binance Charity juga membuat situs crowdfunding kripto berjudul “Dana Bantuan Darurat untuk Ukraina” untuk menerima sumbangan kripto guna mendukung Ukraina.

Sumber: Digitaltransactions

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here