Investor Kripto Generasi Muda Lebih Memahami Risiko Investasi, Menurut Christian Angermayer

Listen Audio Button

Industri kripto telah membawa sejumlah generasi muda investor ke pasar. Namun menurut Christian Angermayer, investor dari kelompok ini lebih memilih melakukan investasi secara mandiri dan tanpa campur tangan regulator ketika mereka menghadapi masalah.

“Jika kita melihat sejarah produk keuangan, investor kripto generasi sebelumnya akan menghubungi regulator ketika mereka menghadapi masalah dan pada akhirnya mendapat tanggapan dari pihak tersebut. Inilah yang mendorong industri kripo memiliki kerangka peraturan yang berjalan saat ini,” jelas Angermayer, pendiri Apeiron Invesment Group.

Angermayer pula menyoroti ada beberapa perbedaan antara investor generasi sebelumya dan generasi muda, terutama kaitannya dengan perlindungan regulasi untuk investasi mereka.

- Advertisement -

“Investor kripto generasi muda tidak menginginkan perlindungan dari regulator. Saya melihat bahwa investor kelompok ini jauh lebih mandiri dan mereka memahami risikonya.”

Baca juga Grayscale, Manajer Aset Digital Terbesar di Dunia, Memasuki Pasar kripto Eropa

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa pendekatan yang lebih ragu-ragu terhadap peraturan ini sebagian berkaitan dengan ideologi dan ide-ide desentralisasi, ini merupakan inti dari penciptaan Bitcoin. Angermayer juga menyampaikan bahwa pola pikir baru dari kalangan investor muda adalah faktor yang paling penting.

“Pasar kripto telah menyaksikan pergeseran generasi, ini juga mendorong perubahan cara berpikir dan berinvestasi yang diambil oleh investor generasi muda,” kata Angermayer. Ia berpendapat bahwa generasi muda condong memilih investasi yang sesuai dengan ideologi mereka.

Pendiri Apeiron Invesment Group ini melihat ada perkembangan baik untuk pasar kripto, mengingat investor generasi muda lebih memahami risiko investasi mereka. Ia juga berharap bahwa kelompok tersebut dalam mendorong rasa tanggung jawab kepada regulator untuk menunjang pertumbuhan pasar.

Institusi Mulai Melirik Kripto

Tidak hanya peningkatan investasi dari generasi muda, tetapi institusi mulai menanamkan modal mereka ke pasar kripto. Kevin Kang, pendiri dana lindung nilai kripto BKCoin Capital, mengatakan bahwa kripto sebagai kelas aset telah berkembang pesat dalam empat tahun terakhir.

“Ketika BKCoin Capital diluncurkan pada 2018, pemodal tradisional tidak ingin menyentuh kelas aset ini. Oleh karena itu, klien kami didominasi oleh investor dari family office dan beberapa institusi yang paham risiko kripto,” kata Kang.

Sumber: Cryptonews

Listen Audio Button

Industri kripto telah membawa sejumlah generasi muda investor ke pasar. Namun menurut Christian Angermayer, investor dari kelompok ini lebih memilih melakukan investasi secara mandiri dan tanpa campur tangan regulator ketika mereka menghadapi masalah.

“Jika kita melihat sejarah produk keuangan, investor kripto generasi sebelumnya akan menghubungi regulator ketika mereka menghadapi masalah dan pada akhirnya mendapat tanggapan dari pihak tersebut. Inilah yang mendorong industri kripo memiliki kerangka peraturan yang berjalan saat ini,” jelas Angermayer, pendiri Apeiron Invesment Group.

Angermayer pula menyoroti ada beberapa perbedaan antara investor generasi sebelumya dan generasi muda, terutama kaitannya dengan perlindungan regulasi untuk investasi mereka.

“Investor kripto generasi muda tidak menginginkan perlindungan dari regulator. Saya melihat bahwa investor kelompok ini jauh lebih mandiri dan mereka memahami risikonya.”

Baca juga Grayscale, Manajer Aset Digital Terbesar di Dunia, Memasuki Pasar kripto Eropa

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa pendekatan yang lebih ragu-ragu terhadap peraturan ini sebagian berkaitan dengan ideologi dan ide-ide desentralisasi, ini merupakan inti dari penciptaan Bitcoin. Angermayer juga menyampaikan bahwa pola pikir baru dari kalangan investor muda adalah faktor yang paling penting.

“Pasar kripto telah menyaksikan pergeseran generasi, ini juga mendorong perubahan cara berpikir dan berinvestasi yang diambil oleh investor generasi muda,” kata Angermayer. Ia berpendapat bahwa generasi muda condong memilih investasi yang sesuai dengan ideologi mereka.

Pendiri Apeiron Invesment Group ini melihat ada perkembangan baik untuk pasar kripto, mengingat investor generasi muda lebih memahami risiko investasi mereka. Ia juga berharap bahwa kelompok tersebut dalam mendorong rasa tanggung jawab kepada regulator untuk menunjang pertumbuhan pasar.

Institusi Mulai Melirik Kripto

Tidak hanya peningkatan investasi dari generasi muda, tetapi institusi mulai menanamkan modal mereka ke pasar kripto. Kevin Kang, pendiri dana lindung nilai kripto BKCoin Capital, mengatakan bahwa kripto sebagai kelas aset telah berkembang pesat dalam empat tahun terakhir.

“Ketika BKCoin Capital diluncurkan pada 2018, pemodal tradisional tidak ingin menyentuh kelas aset ini. Oleh karena itu, klien kami didominasi oleh investor dari family office dan beberapa institusi yang paham risiko kripto,” kata Kang.

Sumber: Cryptonews

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here