CoinMENA Memperkenalkan Sejumlah Layanan First-in-Region untuk Trader Kripto

CoinMENA, yang berbasis di Bahrain, telah menjadi bursa kripto berlisensi pertama yang memperkenalkan limit trading. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mengatur harga yang mereka inginkan untuk membeli atau menjual aset kripto. Kemudian, trading akan dieksekusi secara otomatis setelah harga itu tercapai.

Selain itu, CoinMENA menjadi platform kripto berlisensi pertama dan satu-satunya di Timur Tengah dan Afrika Utara yang memungkinkan pengguna untuk menarik stablecoin USDT (Tether) melalui jaringan TRON TRC20. USDT merupakan stablecoin yang dipatok ke dolar AS dan aset kripto terbesar ketiga dalam hal kapitalisasi pasar setelah Bitcoin dan Ethereum.

Sebelumnya, penarikan USDT dilakukan secara eksklusif di jaringan Ethereum ERC-20 dengan biaya gas yang relatif mahal. Untuk itu, TRON TRC20 memberi pengguna CoinMENA opsi yang jauh lebih murah untuk mengirim USDT mereka.

Perusahaan tersebut juga menambahkan delapan aset digital baru pada bulan lalu, memperluas jumlah total aset yang ada di platform tersebut menjadi 21 hanya dalam satu tahun setelah peluncurannya. Mereka juga diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak lagi aset yang ditambahkan di bulan berikutnya.

- Advertisement -

Baca juga Tren “Penjambretan Kripto” Mengancam Pemilik Aset Digital di London

Dalam sebuah pernyataan, Co-Founder CoinMENA Talal Tabbaa dan Dina Sam’an mengatakan bahwa mereka mengutamakan pengalaman pengguna dan terus bekerja untuk meningkatkannya. Sementara itu, limit trading dan menyediakan jaringan alternatif untuk menarik USDT telah menjadi fitur yang paling banyak diminta oleh penggunanya. Untuk itulah mereka merasa antusias karena dapat menawarkannya di platform CoinMena.

Selanjutnya, Tabbaa juga menambahkan bahwa CoinMENA akan terus menambahkan fitur trading baru dan menjalin kemitraan dengan stakeholder regional dan internasional untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna platform mereka.

Sam’an juga turut menjelaskan bahwa mereka berupaya untuk memberikan rangkaian produk yang komprehensif untuk komunitasnya karena mereka menganggap CoinMENA lebih dari sekadar bursa. Ia menambahkan bahwa fitur-fitur terbaru yang ditawarkan mewakili tonggak penting dalam perjalanan mereka untuk menjadi perusahaan layanan keuangan kripto yang paling disukai pengguna di kawasan MENA.

Sumber: Zawya

CoinMENA, yang berbasis di Bahrain, telah menjadi bursa kripto berlisensi pertama yang memperkenalkan limit trading. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mengatur harga yang mereka inginkan untuk membeli atau menjual aset kripto. Kemudian, trading akan dieksekusi secara otomatis setelah harga itu tercapai.

Selain itu, CoinMENA menjadi platform kripto berlisensi pertama dan satu-satunya di Timur Tengah dan Afrika Utara yang memungkinkan pengguna untuk menarik stablecoin USDT (Tether) melalui jaringan TRON TRC20. USDT merupakan stablecoin yang dipatok ke dolar AS dan aset kripto terbesar ketiga dalam hal kapitalisasi pasar setelah Bitcoin dan Ethereum.

Sebelumnya, penarikan USDT dilakukan secara eksklusif di jaringan Ethereum ERC-20 dengan biaya gas yang relatif mahal. Untuk itu, TRON TRC20 memberi pengguna CoinMENA opsi yang jauh lebih murah untuk mengirim USDT mereka.

Perusahaan tersebut juga menambahkan delapan aset digital baru pada bulan lalu, memperluas jumlah total aset yang ada di platform tersebut menjadi 21 hanya dalam satu tahun setelah peluncurannya. Mereka juga diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak lagi aset yang ditambahkan di bulan berikutnya.

Baca juga Tren “Penjambretan Kripto” Mengancam Pemilik Aset Digital di London

Dalam sebuah pernyataan, Co-Founder CoinMENA Talal Tabbaa dan Dina Sam’an mengatakan bahwa mereka mengutamakan pengalaman pengguna dan terus bekerja untuk meningkatkannya. Sementara itu, limit trading dan menyediakan jaringan alternatif untuk menarik USDT telah menjadi fitur yang paling banyak diminta oleh penggunanya. Untuk itulah mereka merasa antusias karena dapat menawarkannya di platform CoinMena.

Selanjutnya, Tabbaa juga menambahkan bahwa CoinMENA akan terus menambahkan fitur trading baru dan menjalin kemitraan dengan stakeholder regional dan internasional untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna platform mereka.

Sam’an juga turut menjelaskan bahwa mereka berupaya untuk memberikan rangkaian produk yang komprehensif untuk komunitasnya karena mereka menganggap CoinMENA lebih dari sekadar bursa. Ia menambahkan bahwa fitur-fitur terbaru yang ditawarkan mewakili tonggak penting dalam perjalanan mereka untuk menjadi perusahaan layanan keuangan kripto yang paling disukai pengguna di kawasan MENA.

Sumber: Zawya

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here