Pendapat Para Ahli Terkait Penurunan Aset Cryptocurrency Baru-baru Ini

Berdasarkan pergerakan harga terbaru, Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan nilai yang cukup signifikan. Terkait hal itu, seorang ahli memberikan peringatan bahwa Bitcoin dapat mengalami penurunan lebih jauh dari penurunannya saat ini. Wendy O, ahli kripto mengungkapkan bahwa ini merupakan awal yang buruk untuk cryptocurrency. Melalui video di TikTok, ia mengatakan bahwa momen ini sebagian besar didorong oleh ketidakpastian ekonomi makro yang tengah berlangsung.

Pasar kripto semakin selaras dengan pasar saham pada umumnya yang memasuki zona merah. Pada awal minggu ini, saham mengalami penurunan tajam karena aksi jual pasar terus berlanjut. Ini terjadi setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga terbesar selama dua puluh tahun pada pekan lalu.

Kepala strategi dan penelitian alternatif Ledn, Armando Aguilar mengungkapkan bahwa secara keseluruhan pasar telah memperlihatkan korelasi tinggi antara cryptocurrency dan pasar ekuitas umum. Menurutnya, S&P 500 dan Nasdaq memiliki korelasi terbesar dengan Bitcoin.

Baca juga : LUNA dan UST Mengalami Penurunan Drastis

- Advertisement -

Selama berminggu-minggu, pasar kripto juga berada di bawah tekanan karena investor terus berkutat pada inflasi yang meningkat. Begitu juga dengan pusaran peristiwa ekonomi yang terus berlanjut yang berasal dari invasi Rusia ke Ukraina, serta kebijakan moneter AS yang lebih ketat dari The Fed.

Tentang Cryptocurrency yang Harus Diketahui

Harga cryptocurrency sangat fluktuatif. Ini berarti bahwa aset kemungkinan besar akan jatuh dan juga meningkat. Para ahli yakin bahwa itu merupakan sesuatu yang harus terus dihadapi oleh investor kripto.

Para ahli juga yakin bahwa selama investor menginvestasikan jumlah yang sesuai dan siap dengan kerugian serta memiliki strategi investasi jangka panjang, tidak ada alasan untuk khawatir dengan penurunan Bitcoin dan Ethereum yang terjadi.

Sebagian besar pakar keuangan untuk merekomendasikan melakukan investasi kurang dari 5% dari total portofolio investor di kripto. Investor juga harus memastikan untuk memprioritaskan aspek lain dari keuangan pribadi sebelum melakukan investasi. Di antaranya adalah menabung dana darurat, menyimpan uang di rekening pensiun, atau melunasi hutang dengan bunga tinggi.

Kondisi yang menunjukkan pasar kripto bergerak layaknya pasar saham saat ini, merupakan hal yang wajar. Peningkatan adopsi institusional kripto telah membuat pasarnya lebih terkait dengan pasar saham. Dalam jangka pendek, faktor ekonomi makro telah menciptakan kericuhan dan volatilitas ekstra di pasar kripto dan saham.

Sumber : time.com

Berdasarkan pergerakan harga terbaru, Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan nilai yang cukup signifikan. Terkait hal itu, seorang ahli memberikan peringatan bahwa Bitcoin dapat mengalami penurunan lebih jauh dari penurunannya saat ini. Wendy O, ahli kripto mengungkapkan bahwa ini merupakan awal yang buruk untuk cryptocurrency. Melalui video di TikTok, ia mengatakan bahwa momen ini sebagian besar didorong oleh ketidakpastian ekonomi makro yang tengah berlangsung.

Pasar kripto semakin selaras dengan pasar saham pada umumnya yang memasuki zona merah. Pada awal minggu ini, saham mengalami penurunan tajam karena aksi jual pasar terus berlanjut. Ini terjadi setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga terbesar selama dua puluh tahun pada pekan lalu.

Kepala strategi dan penelitian alternatif Ledn, Armando Aguilar mengungkapkan bahwa secara keseluruhan pasar telah memperlihatkan korelasi tinggi antara cryptocurrency dan pasar ekuitas umum. Menurutnya, S&P 500 dan Nasdaq memiliki korelasi terbesar dengan Bitcoin.

Baca juga : LUNA dan UST Mengalami Penurunan Drastis

Selama berminggu-minggu, pasar kripto juga berada di bawah tekanan karena investor terus berkutat pada inflasi yang meningkat. Begitu juga dengan pusaran peristiwa ekonomi yang terus berlanjut yang berasal dari invasi Rusia ke Ukraina, serta kebijakan moneter AS yang lebih ketat dari The Fed.

Tentang Cryptocurrency yang Harus Diketahui

Harga cryptocurrency sangat fluktuatif. Ini berarti bahwa aset kemungkinan besar akan jatuh dan juga meningkat. Para ahli yakin bahwa itu merupakan sesuatu yang harus terus dihadapi oleh investor kripto.

Para ahli juga yakin bahwa selama investor menginvestasikan jumlah yang sesuai dan siap dengan kerugian serta memiliki strategi investasi jangka panjang, tidak ada alasan untuk khawatir dengan penurunan Bitcoin dan Ethereum yang terjadi.

Sebagian besar pakar keuangan untuk merekomendasikan melakukan investasi kurang dari 5% dari total portofolio investor di kripto. Investor juga harus memastikan untuk memprioritaskan aspek lain dari keuangan pribadi sebelum melakukan investasi. Di antaranya adalah menabung dana darurat, menyimpan uang di rekening pensiun, atau melunasi hutang dengan bunga tinggi.

Kondisi yang menunjukkan pasar kripto bergerak layaknya pasar saham saat ini, merupakan hal yang wajar. Peningkatan adopsi institusional kripto telah membuat pasarnya lebih terkait dengan pasar saham. Dalam jangka pendek, faktor ekonomi makro telah menciptakan kericuhan dan volatilitas ekstra di pasar kripto dan saham.

Sumber : time.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here