Rilis Kegagalan LFG Mempertahankan Pasak Stablecoin USDT

Luna Foundation Guard (LFG), pelayan resmi cadangan Bitcoin Terra, merilis pernyataan pada awal minggu ini. Pernyataannya berkaitan dengan bagaimana ia mencairkan kripto senilai jutaan dolar dalam upayanya yang gagal untuk mempertahankan pasak stablecoin TerraUSD (USDT).

Dalam pernyataannya, LFG mencatat bahwa cadangan BTC-nya telah habis hampir seluruhnya. Aset yang tersisa, yang sebagoan besar terdiri dari token UST dan LUNA yang jatuh tampaknya akan digunakan untuk memberi kompensasi kepada para investor.

Dalam salah satu peristiwa paling berbahaya dalam memori kripto, ekosistem Terra senilai $40 miliar runtuh pada minggu lalu. Ini terjadi ketika stablecoin UST yang seharusnya bernilai $1 turun hingga di bawah 20 sen. Token LUNA, yang dirancang sebagai peredam kejut untuk mekanisme pengelompokan dolar ‘algoritmik’ UST, jatuh dari $80 menjadi di bawah $0.002.

Dalam sebuah unggahan Twitter, LFG mengatakan telah menjual sebagian besar BTC dalam cadangannya untuk UST karena ekosistem Terra mulai runtuh awal pekan lalu. LFG mengatakan telah mentranfrer lebih dari 50.000 BTC untuk berdagang dengan rekanan pada 8 mei. Hal ini karena harga UST awalnya mulai merosot.

- Advertisement -

Baca juga : Kasus Penipuan Kripto di Uganda Berkembang Pesat, Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

Dikatakan, dana tersebut digunakan untuk langsung mengeksekusi on-chain swap dan mentransfer $BTC ke rekann untuk memungkinkan mereka memasuki perdagangan dengan Foundation dalam ukuran besar dan dalam waktu singkat.

Pada 12 Mei, LFG mengatakan 30.000 BTC dari cadangannya dijual oleh Terraform Labs (TFL) dalam upaya terakhir untuk mempertahankan pasak. Namun, ini gagal untuk memulihkan pasak UST karena pedagang terus menjual token dan menggantinya dengan stablecoin lainnya. Ini mengatah ke eksodus modal dari UST dan dengan demikian menurunkan harga.

LFG mengkonfirmasi sisa cadangannya, yang pernah berjumlah lebih dari $3 miliar telah tenggelam hampir seluruhnya sebagai akibat dari upaya yang gagal untuk mempertahankan UST. LFG mengatakan dana ini akan digunakan untuk mengkompensasi sisa pengguna UST, holder terkecil terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kritik bahwa dana cadangan Terra yang seharusnya dimiliki oleh komounitas Terra yang terdesentralisasi, ditangani dengan kurangnya transparansi oleh para pemimpin dan investor terpusat Terra. Itu juga muncul setelah tokoh-tokoh terkemuka di ruang blockchain, termasuk pendiri Ethereum Vitalik Buterin. Buterin meminta Terra untuk memberi kompensasi kepada holder UST dan LUNA yang lebih kecil sebelum investor terbesarnya.

Sumber : www.coindesk.com

Luna Foundation Guard (LFG), pelayan resmi cadangan Bitcoin Terra, merilis pernyataan pada awal minggu ini. Pernyataannya berkaitan dengan bagaimana ia mencairkan kripto senilai jutaan dolar dalam upayanya yang gagal untuk mempertahankan pasak stablecoin TerraUSD (USDT).

Dalam pernyataannya, LFG mencatat bahwa cadangan BTC-nya telah habis hampir seluruhnya. Aset yang tersisa, yang sebagoan besar terdiri dari token UST dan LUNA yang jatuh tampaknya akan digunakan untuk memberi kompensasi kepada para investor.

Dalam salah satu peristiwa paling berbahaya dalam memori kripto, ekosistem Terra senilai $40 miliar runtuh pada minggu lalu. Ini terjadi ketika stablecoin UST yang seharusnya bernilai $1 turun hingga di bawah 20 sen. Token LUNA, yang dirancang sebagai peredam kejut untuk mekanisme pengelompokan dolar ‘algoritmik’ UST, jatuh dari $80 menjadi di bawah $0.002.

Dalam sebuah unggahan Twitter, LFG mengatakan telah menjual sebagian besar BTC dalam cadangannya untuk UST karena ekosistem Terra mulai runtuh awal pekan lalu. LFG mengatakan telah mentranfrer lebih dari 50.000 BTC untuk berdagang dengan rekanan pada 8 mei. Hal ini karena harga UST awalnya mulai merosot.

Baca juga : Kasus Penipuan Kripto di Uganda Berkembang Pesat, Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

Dikatakan, dana tersebut digunakan untuk langsung mengeksekusi on-chain swap dan mentransfer $BTC ke rekann untuk memungkinkan mereka memasuki perdagangan dengan Foundation dalam ukuran besar dan dalam waktu singkat.

Pada 12 Mei, LFG mengatakan 30.000 BTC dari cadangannya dijual oleh Terraform Labs (TFL) dalam upaya terakhir untuk mempertahankan pasak. Namun, ini gagal untuk memulihkan pasak UST karena pedagang terus menjual token dan menggantinya dengan stablecoin lainnya. Ini mengatah ke eksodus modal dari UST dan dengan demikian menurunkan harga.

LFG mengkonfirmasi sisa cadangannya, yang pernah berjumlah lebih dari $3 miliar telah tenggelam hampir seluruhnya sebagai akibat dari upaya yang gagal untuk mempertahankan UST. LFG mengatakan dana ini akan digunakan untuk mengkompensasi sisa pengguna UST, holder terkecil terlebih dahulu.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kritik bahwa dana cadangan Terra yang seharusnya dimiliki oleh komounitas Terra yang terdesentralisasi, ditangani dengan kurangnya transparansi oleh para pemimpin dan investor terpusat Terra. Itu juga muncul setelah tokoh-tokoh terkemuka di ruang blockchain, termasuk pendiri Ethereum Vitalik Buterin. Buterin meminta Terra untuk memberi kompensasi kepada holder UST dan LUNA yang lebih kecil sebelum investor terbesarnya.

Sumber : www.coindesk.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here