ARK Investment merilis Laporan Bulanan Bitcoin.

ARK Investment telah menyampaikan bahwa akan melakukan update laporan bulanan terkaait kinerja aset digital terkemuka. Ia telah merilis edisi pertama pada bulan Mei 2022. Yassine Elmandjra, Top Crypto Bull, menyoroti beberapa beberapa inti dari laporan pertama ini. 

BTC turun 17,2% di akhir bulan

Penurunan terjadi sembilan kali dalam laporan tiap mingguan. Ini adalah yang pertama kalinya terjadi di aset digital. Ini seolah mengisyaratkan kemungkinan pada kondisi overslod. Menurut laporan ARK, jatuhnya Terra merupakan kontributor utama penurunan. 

Faktor lain yang menjadi faktor penurunan tersebut aadalah pengumuman Fed tentang kenaikan suku bunga. BTC tetap pada 67% di harga puncaknya pada bulan November 2021. Namun, laporan tersebut mencatat bahwa 76% adalah rata-rata dari penarikan peaak-to-trough dari bear markets.

- Advertisement -

Baca Juga : Jepang Mengeluarkan RUU yang Berfokus pada Stablecoin setelah Peristiwa Runtuhnya LUNA

Korelasi BTC dengan S&P 500 

Korelasi BTC dan S&P 500 adalah sebesar 80% pada bulan lalu. Ini adalah jumlah tertinggi dari korelasinya yang menunjukkan bahwa pelaku pasar menganggap BTC adalah aset Berisiko. Namun, korelasi besar ini dinyatakan sebagai isyarat inefisiensi pasar yang besar. Menurut analis ARK Investment, fundamental BTC menunjukkan bahwa korelasinya seharunya tidak sebesar itu.

BTC belum menembus tren

Aset digital terkemuka memang masih diperdagangan secara besar-besaran diatas semua garis tren. Pada dasarnya harganya masih tidak menembus pada basis biaya on-chain $24 atau 200-WMA dari $22K. Namun, jarang untuk menutup di bawah 200-WMA. Harga BTC telah ditutup di bawah garis basis biaya on-chain di bear market sebelumnya. 

Terra menghilangkan 3% dari total kapitalisasi pasar crypto

Menurut ARK Investment, Keruntuhan Terra adalah kegagalan blockchain layer-1 terbesar dalam sejarah crypto. Peristiwa itu menyebabkan hilangnya $60 miliar di kapitalisasi pasar UST stablecoin dan LUNA  token. Kecelakaan jaringan Terra ini mengakibatkan penurunan sebesar 2.7% dalam total kapitalisasi pasar crypto.

Arus masuk ke bursa mencapai titik tertinggi

Menurut laporan ARK Investment, arus masuk BTC yang besar biasanya terjadi pada periode volatilitas tinggi. Volatilitas ini dapat terjadi selama bull market atau bear market. Alasan lain yang menyebabkan arus masuk BTC harian besar adalah penjualan yang hampir mencapai 80.000 BTC oeh LUNA Foundation Guard (LFG). Penjualan BTC LFG adalah bagian dari strateginya untuk mencegah runtuhnya stablecoin UST-nya.

Sumber : crypto-news-flash.com

ARK Investment telah menyampaikan bahwa akan melakukan update laporan bulanan terkaait kinerja aset digital terkemuka. Ia telah merilis edisi pertama pada bulan Mei 2022. Yassine Elmandjra, Top Crypto Bull, menyoroti beberapa beberapa inti dari laporan pertama ini. 

BTC turun 17,2% di akhir bulan

Penurunan terjadi sembilan kali dalam laporan tiap mingguan. Ini adalah yang pertama kalinya terjadi di aset digital. Ini seolah mengisyaratkan kemungkinan pada kondisi overslod. Menurut laporan ARK, jatuhnya Terra merupakan kontributor utama penurunan. 

Faktor lain yang menjadi faktor penurunan tersebut aadalah pengumuman Fed tentang kenaikan suku bunga. BTC tetap pada 67% di harga puncaknya pada bulan November 2021. Namun, laporan tersebut mencatat bahwa 76% adalah rata-rata dari penarikan peaak-to-trough dari bear markets.

Baca Juga : Jepang Mengeluarkan RUU yang Berfokus pada Stablecoin setelah Peristiwa Runtuhnya LUNA

Korelasi BTC dengan S&P 500 

Korelasi BTC dan S&P 500 adalah sebesar 80% pada bulan lalu. Ini adalah jumlah tertinggi dari korelasinya yang menunjukkan bahwa pelaku pasar menganggap BTC adalah aset Berisiko. Namun, korelasi besar ini dinyatakan sebagai isyarat inefisiensi pasar yang besar. Menurut analis ARK Investment, fundamental BTC menunjukkan bahwa korelasinya seharunya tidak sebesar itu.

BTC belum menembus tren

Aset digital terkemuka memang masih diperdagangan secara besar-besaran diatas semua garis tren. Pada dasarnya harganya masih tidak menembus pada basis biaya on-chain $24 atau 200-WMA dari $22K. Namun, jarang untuk menutup di bawah 200-WMA. Harga BTC telah ditutup di bawah garis basis biaya on-chain di bear market sebelumnya. 

Terra menghilangkan 3% dari total kapitalisasi pasar crypto

Menurut ARK Investment, Keruntuhan Terra adalah kegagalan blockchain layer-1 terbesar dalam sejarah crypto. Peristiwa itu menyebabkan hilangnya $60 miliar di kapitalisasi pasar UST stablecoin dan LUNA  token. Kecelakaan jaringan Terra ini mengakibatkan penurunan sebesar 2.7% dalam total kapitalisasi pasar crypto.

Arus masuk ke bursa mencapai titik tertinggi

Menurut laporan ARK Investment, arus masuk BTC yang besar biasanya terjadi pada periode volatilitas tinggi. Volatilitas ini dapat terjadi selama bull market atau bear market. Alasan lain yang menyebabkan arus masuk BTC harian besar adalah penjualan yang hampir mencapai 80.000 BTC oeh LUNA Foundation Guard (LFG). Penjualan BTC LFG adalah bagian dari strateginya untuk mencegah runtuhnya stablecoin UST-nya.

Sumber : crypto-news-flash.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here