9 Fakta Menarik Shiba Inu (SHIB), Token Spekulatif Pesaing DOGE

Illust - 9 Fakta Menarik Shiba Inu (SHIB), Token Spekulatif Pesaing DOGE
Sumber Asset: Cute shiba inu dog with gold coin cartoon created by catalyststuff – www.freepik.com

Selain Dogecoin, Shiba Inu (SHIB) adalah cryptocurrency lainnya yang disebut sebagai memecoin. Shiba Inu dibuat pada Agustus 2020 dengan total pasokan awal 1 kuadriliun token. Founder Shiba adalah anonim bernama Ryoshi.

Shiba Inu (SHIB) mencapai puncaknya pada tahun 2021 senilai $0,00008845, harganya naik hingga lebih dari 74.000.000% pada Oktober 2021. Kemudian mengalami penurunan besar hingga 75%.

Shiba Inu (SHIB) dianggap sebagai cryptocurrency yang spekulatif. Selain itu, berikut adalah 10 fakta menarik lainnya tentang Shiba Inu (SHIB).

1. SHIB adalah Token, Bukan Koin

- Advertisement -

Baca Juga : Core, Sistem Operasi Web3 All In One untuk Avalanche

Koin berbeda dengan token. Koin merupakan cryptocurrency yang berjalan di blockchainnya sendiri, sedangkan token menggunakan blockchain lain. Dan SHIB masuk ke dalam kategori token kripto, bukan koin. Shiba tidak memiliki blockchainnya sendiri. Sebaliknya, SHIB adalah token yang dibangun di atas blockchain Ethereum. 

2. Pesaing Dogecoin (DOGE)

Situs resmi Shiba Inu mencantumkan SHIB sebagai “Dogecoin Killer” sejak lama.  Shia Inu, bersama dengan Floki Inu, Doge Dash, dan Dogelon Mars, menggunakan branding bertema anjing yang sama dengan Dogecoin, tetapi Shib adalah satu-satunya yang bertahan menantang Dogecoin sejauh ini.

Sejak awal, Shiba Inu telah mengalahkan pesaingnya, Dogecoin.  Karena Dogecoin mirip dengan Bitcoin, Dogecoin masih terbatas dalam fitur on-chain seperti smart contract. Sedangkan SHIB adalah token berbasis Ethereum dengan kemampuan smart contract, yang menjadikannya pesaing terkuat Dogecoin.

3. Pendiri Anonim

Hingga saat ini belum ada yang mengetahui dengan pasti identitas Satoshi Nakamoto. Dunia hanya mengenalnya sebagai pencipta Bitcoin. Seperti Bitcoin, Shiba Inu dibuat secara anonim dengan nama samaran Ryoshi. Demikian pula, dunia tidak tahu otak di balik ekosistem ini.  Ryoshi bisa saja hanya seorang individu atau bahkan kelompok. Meskipun pendiri Shiba tidak diketahui dengan pasti identitasnya, tapi ekosistem mereka sangat kuat.

4. Ekosistem Multi-Token

Illust - Ekosistem Multi-Token
Sumber Asset: Shiba inu shib in uptrend and price is rising created by torpedia – www.freepik.com

Ekosistem Shiba Inu terdiri dari tiga token, yaitu Shiba Inu (SHIB), Leash (LEASH), dan Bone (BONE). Token SHIB adalah komponen yang paling menonjol dari ekosistem Shiba Inu.

  • SHIB – Ini adalah mata uang dasar Shiba Inu yang dapat diperdagangkan dan digunakan sebagai alat tukar.
  • LEASH – Token ini terbatas sebanyak 107.646 unit. LEASH adalah token Shiba Inu dengan pasokan paling terbatas. LEASH digunakan sebagai hadiah staking untuk memvalidasi transaksi cryptocurrency.
  • BONE – Token ini memiliki 250 juta unit, dan digunakan untuk memungkinkan Shiba Inu holders untuk memberikan suara pada berbagai proposal.

5. Mendukung Layanan DeFi

Shiba Inu mendukung smart contract, sehingga memungkinkan pengguna untuk lending dan staking, untuk mendapatkan penghasilan pasif dalam bentuk biaya berulang (recurring fees).

Shiba Inu memiliki DEX-nya sendiri yang bernama ShibaSwap, platform terdesentralisasi untuk memperdagangkan koin. Selain itu, Shiba juga  memiliki Shiboshis, sejenis Non-Fungible Token (NFT) .

6. Didorong oleh Elon Musk

Illust - Didorong oleh Elon Musk
Sumber Asset: Graph on world map stock market created by mamewmy – www.freepik.com

Jika cryptocurrency mendapat dukungan dari Elon Musk, maka itu seperti mendapatkan centang biru bersertifikat.  Elon Musk dan tweet-nya memiliki potensi besar untuk menaikkan atau menghancurkan cryptocurrency.  Shiba Inu untungnya ada di tweet positif Elon Musk. Tweet Elon Musk tentang Shiba Inu memberikan dorongan besar pertama untuk token SHIB, hingga naik hampir 300%.

7. Ekosistem yang Digerakkan oleh Utilitas

Terlepas dari kepercayaan populer bahwa koin meme seperti SHIB semata-mata didorong oleh sensasi dan sentimen, ekosistem sebenarnya mendukung sejumlah utilitas yang berguna, termasuk NFT dan platform Defi di ShibaSwap.  Misi ShibaSwap adalah menyediakan lingkungan yang aman untuk perdagangan cryptocurrency dan tetap terdesentralisasi.

Shiba Inu saat ini sedang mengerjakan protokol Layer-2 atau Shibarium untuk menambahkan utilitas lain dan menurunkan biaya transaksi yang ada.

8. Fluktuatif

Berinvestasi cryptocurrency berisiko karena sifat pasar yang volatile  dan juga kurangnya regulasi.  Dan altcoin atau koin meme menghadirkan tantangan tambahan.  Bahkan bursa yang memuat koin meme sangat berhati-hati.  Ini membawa fakta bahwa terlepas dari total pasokan hampir 550 triliun, dan kapitalisasi pasar jauh di atas $19 miliar, Shiba Inu tetap menjadi aset kripto spekulatif, meskipun dengan garis keturunan deflasi.

Oleh karena itu, DYOR sebelum melakukan trading atau berinvestasi pada aset berisiko tinggi ini.

9. Koneksi Vitalik Buterin

Ada satu momen menarik antara Shiba Inu dan Vitalik Buterin.  Pencipta Shiba Inu, Ryoshi, mengirim 50% Token Shiba ke salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Tidak ada yang tahu pasti apakah Ryoshi mengirim Shiba untuk diamankan atau sebagai strategi pemasaran. Buterin menyumbangkan nilai kumulatif lebih dari 50 triliun koin Shiba Inu ke dana bantuan COVID-19 di India. Tak lama setelah itu, Buterin mem-burning SHIB atau secara permanen dihapus dari peredaran 90% dari persediaan yang tersisa dengan mengirimkannya ke wallet yang tidak dapat diakses.

Illust - 9 Fakta Menarik Shiba Inu (SHIB), Token Spekulatif Pesaing DOGE
Sumber Asset: Cute shiba inu dog with gold coin cartoon created by catalyststuff – www.freepik.com

Selain Dogecoin, Shiba Inu (SHIB) adalah cryptocurrency lainnya yang disebut sebagai memecoin. Shiba Inu dibuat pada Agustus 2020 dengan total pasokan awal 1 kuadriliun token. Founder Shiba adalah anonim bernama Ryoshi.

Shiba Inu (SHIB) mencapai puncaknya pada tahun 2021 senilai $0,00008845, harganya naik hingga lebih dari 74.000.000% pada Oktober 2021. Kemudian mengalami penurunan besar hingga 75%.

Shiba Inu (SHIB) dianggap sebagai cryptocurrency yang spekulatif. Selain itu, berikut adalah 10 fakta menarik lainnya tentang Shiba Inu (SHIB).

1. SHIB adalah Token, Bukan Koin

Baca Juga : Core, Sistem Operasi Web3 All In One untuk Avalanche

Koin berbeda dengan token. Koin merupakan cryptocurrency yang berjalan di blockchainnya sendiri, sedangkan token menggunakan blockchain lain. Dan SHIB masuk ke dalam kategori token kripto, bukan koin. Shiba tidak memiliki blockchainnya sendiri. Sebaliknya, SHIB adalah token yang dibangun di atas blockchain Ethereum. 

2. Pesaing Dogecoin (DOGE)

Situs resmi Shiba Inu mencantumkan SHIB sebagai “Dogecoin Killer” sejak lama.  Shia Inu, bersama dengan Floki Inu, Doge Dash, dan Dogelon Mars, menggunakan branding bertema anjing yang sama dengan Dogecoin, tetapi Shib adalah satu-satunya yang bertahan menantang Dogecoin sejauh ini.

Sejak awal, Shiba Inu telah mengalahkan pesaingnya, Dogecoin.  Karena Dogecoin mirip dengan Bitcoin, Dogecoin masih terbatas dalam fitur on-chain seperti smart contract. Sedangkan SHIB adalah token berbasis Ethereum dengan kemampuan smart contract, yang menjadikannya pesaing terkuat Dogecoin.

3. Pendiri Anonim

Hingga saat ini belum ada yang mengetahui dengan pasti identitas Satoshi Nakamoto. Dunia hanya mengenalnya sebagai pencipta Bitcoin. Seperti Bitcoin, Shiba Inu dibuat secara anonim dengan nama samaran Ryoshi. Demikian pula, dunia tidak tahu otak di balik ekosistem ini.  Ryoshi bisa saja hanya seorang individu atau bahkan kelompok. Meskipun pendiri Shiba tidak diketahui dengan pasti identitasnya, tapi ekosistem mereka sangat kuat.

4. Ekosistem Multi-Token

Illust - Ekosistem Multi-Token
Sumber Asset: Shiba inu shib in uptrend and price is rising created by torpedia – www.freepik.com

Ekosistem Shiba Inu terdiri dari tiga token, yaitu Shiba Inu (SHIB), Leash (LEASH), dan Bone (BONE). Token SHIB adalah komponen yang paling menonjol dari ekosistem Shiba Inu.

  • SHIB – Ini adalah mata uang dasar Shiba Inu yang dapat diperdagangkan dan digunakan sebagai alat tukar.
  • LEASH – Token ini terbatas sebanyak 107.646 unit. LEASH adalah token Shiba Inu dengan pasokan paling terbatas. LEASH digunakan sebagai hadiah staking untuk memvalidasi transaksi cryptocurrency.
  • BONE – Token ini memiliki 250 juta unit, dan digunakan untuk memungkinkan Shiba Inu holders untuk memberikan suara pada berbagai proposal.

5. Mendukung Layanan DeFi

Shiba Inu mendukung smart contract, sehingga memungkinkan pengguna untuk lending dan staking, untuk mendapatkan penghasilan pasif dalam bentuk biaya berulang (recurring fees).

Shiba Inu memiliki DEX-nya sendiri yang bernama ShibaSwap, platform terdesentralisasi untuk memperdagangkan koin. Selain itu, Shiba juga  memiliki Shiboshis, sejenis Non-Fungible Token (NFT) .

6. Didorong oleh Elon Musk

Illust - Didorong oleh Elon Musk
Sumber Asset: Graph on world map stock market created by mamewmy – www.freepik.com

Jika cryptocurrency mendapat dukungan dari Elon Musk, maka itu seperti mendapatkan centang biru bersertifikat.  Elon Musk dan tweet-nya memiliki potensi besar untuk menaikkan atau menghancurkan cryptocurrency.  Shiba Inu untungnya ada di tweet positif Elon Musk. Tweet Elon Musk tentang Shiba Inu memberikan dorongan besar pertama untuk token SHIB, hingga naik hampir 300%.

7. Ekosistem yang Digerakkan oleh Utilitas

Terlepas dari kepercayaan populer bahwa koin meme seperti SHIB semata-mata didorong oleh sensasi dan sentimen, ekosistem sebenarnya mendukung sejumlah utilitas yang berguna, termasuk NFT dan platform Defi di ShibaSwap.  Misi ShibaSwap adalah menyediakan lingkungan yang aman untuk perdagangan cryptocurrency dan tetap terdesentralisasi.

Shiba Inu saat ini sedang mengerjakan protokol Layer-2 atau Shibarium untuk menambahkan utilitas lain dan menurunkan biaya transaksi yang ada.

8. Fluktuatif

Berinvestasi cryptocurrency berisiko karena sifat pasar yang volatile  dan juga kurangnya regulasi.  Dan altcoin atau koin meme menghadirkan tantangan tambahan.  Bahkan bursa yang memuat koin meme sangat berhati-hati.  Ini membawa fakta bahwa terlepas dari total pasokan hampir 550 triliun, dan kapitalisasi pasar jauh di atas $19 miliar, Shiba Inu tetap menjadi aset kripto spekulatif, meskipun dengan garis keturunan deflasi.

Oleh karena itu, DYOR sebelum melakukan trading atau berinvestasi pada aset berisiko tinggi ini.

9. Koneksi Vitalik Buterin

Ada satu momen menarik antara Shiba Inu dan Vitalik Buterin.  Pencipta Shiba Inu, Ryoshi, mengirim 50% Token Shiba ke salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Tidak ada yang tahu pasti apakah Ryoshi mengirim Shiba untuk diamankan atau sebagai strategi pemasaran. Buterin menyumbangkan nilai kumulatif lebih dari 50 triliun koin Shiba Inu ke dana bantuan COVID-19 di India. Tak lama setelah itu, Buterin mem-burning SHIB atau secara permanen dihapus dari peredaran 90% dari persediaan yang tersisa dengan mengirimkannya ke wallet yang tidak dapat diakses.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here