Investasi Risiko Tinggi Vs Investasi Risiko Rendah

Illust - Investasi Risiko Tinggi Vs Investasi Risiko Rendah
Sumber Asset: Two young businessmen are determined to work created by jcomp – www.freepik.com

Berinvestasi selalu menjadi hal yang menarik, karena dapat memberikan pengembalian yang lebih dari jumlah yang disetorkan di awal. Tapi tahukah Anda bahwa ada risiko di balik pengembalian yang diberikan? Sekarang Kita akan menggali lebih dalam mengenai Investasi risiko tinggi dan Investasi risiko rendah. Mari simak penjelasannya dibawah.

Seorang investor pemula atau berpengalaman yang berinvestasi di forex, saham, dan cryptocurrency mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah High Risk Investment dan Low Risk Investment, atau yang biasa kita dengar sebagai “high risk – high return and low risk – low return”.

Secara singkat, investasi berisiko tinggi dan investasi berisiko rendah, mengacu pada hasil dari kegiatan investasi yang berlangsung. Alhasil, Anda memiliki potensi untung yang besar namun dengan resiko yang tinggi. Sebaliknya, investasi rendah memiliki pengembalian dan risiko yang lebih rendah, dan keuntungan yang diperoleh tentu tidak sebesar investasi tinggi.

Investasi Risiko Tinggi

- Advertisement -

Baca Juga : Otoritas California Menyelidiki Platform yang Menawarkan Pinjaman Aset Crypto

Investasi yang tinggi menghasilkan prospek pengembalian yang lebih menarik. Namun, tidak ada jaminan pasti bahwa investasi yang tinggi ini akan memberikan jaminan yang sangat tinggi, karena risiko dan volatilitasnya juga tinggi, sesuai dengan namanya. Kemungkinan lain adalah bahwa pengembalian yang seharusnya tinggi akan kurang dari investasi awal, atau investor akan kehilangan uang dan tidak menerima apa-apa.

Jika Anda berniat untuk mulai berinvestasi dengan tingkat risiko ini, Anda harus waspada terhadap penipuan yang menjanjikan pengembalian tinggi sementara fundamentalnya tidak jelas. Namun, perlu diketahui jika ada scammer yang menghadirkan sistem yang lebih realistis agar tampil lebih meyakinkan.

Akibatnya, jenis investasi ini tidak cocok untuk semua orang. Investor yang melakukan investasi besar biasanya adalah seseorang berpengalaman yang memahami risiko yang akan mereka hadapi di masa depan, selain menerima potensi keuntungan yang besar jika berhasil. Dalam Investasi Tinggi, juga disarankan untuk tidak menempatkan lebih dari 10% dari total aset Anda, dan ingat untuk “Gunakan dana dingin atau bersiaplah untuk menerima keuntungan rendah atau kehilangan semua aset Anda.”

Jika Anda asing dengan dana dingin atau cold funds, yaitu dana yang sudah lama tidak digunakan dan tidak berasal dari dana operasional, keadaan darurat, makanan, atau dana untuk tagihan, cicilan, tabungan, dan sebagainya. Jadi, meski terjadi hal yang tidak diinginkan, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Investasi Risiko Rendah

Sekarang kita akan masuk ke topik investasi rendah, juga dikenal sebagai “risiko rendah, pengembalian rendah.” Meskipun keuntungan dari investasi ini tidak setinggi Investasi tinggi, tapi risiko bagi investor juga rendah. Investasi jenis ini dianggap memiliki peluang kecil untuk kehilangan aset yang diinvestasikan. 

Umumnya jenis investasi ini cocok jika Anda adalah investor pemula atau tidak menyukai jenis investasi yang nilainya fluktuatif secara drastis, seperti Investasi dengsn risiko tinggi atau high Investment.

Kesimpulan

Setelah membahas High Investment dan Low Investment, sekarang Anda sudah lebih paham perbedaannya, kan? Semua hasil berbanding lurus dengan investasi tinggi maupun rendah. Anda harus waspada saat memutuskan jenis investasi apa yang ingin Anda lakukan, dan Anda juga harus mewaspadai segala risiko yang ada. Jangan lupa Lakukan Riset Anda untuk menjaga risiko seminimal mungkin.

Illust - Investasi Risiko Tinggi Vs Investasi Risiko Rendah
Sumber Asset: Two young businessmen are determined to work created by jcomp – www.freepik.com

Berinvestasi selalu menjadi hal yang menarik, karena dapat memberikan pengembalian yang lebih dari jumlah yang disetorkan di awal. Tapi tahukah Anda bahwa ada risiko di balik pengembalian yang diberikan? Sekarang Kita akan menggali lebih dalam mengenai Investasi risiko tinggi dan Investasi risiko rendah. Mari simak penjelasannya dibawah.

Seorang investor pemula atau berpengalaman yang berinvestasi di forex, saham, dan cryptocurrency mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah High Risk Investment dan Low Risk Investment, atau yang biasa kita dengar sebagai “high risk – high return and low risk – low return”.

Secara singkat, investasi berisiko tinggi dan investasi berisiko rendah, mengacu pada hasil dari kegiatan investasi yang berlangsung. Alhasil, Anda memiliki potensi untung yang besar namun dengan resiko yang tinggi. Sebaliknya, investasi rendah memiliki pengembalian dan risiko yang lebih rendah, dan keuntungan yang diperoleh tentu tidak sebesar investasi tinggi.

Investasi Risiko Tinggi

Baca Juga : Otoritas California Menyelidiki Platform yang Menawarkan Pinjaman Aset Crypto

Investasi yang tinggi menghasilkan prospek pengembalian yang lebih menarik. Namun, tidak ada jaminan pasti bahwa investasi yang tinggi ini akan memberikan jaminan yang sangat tinggi, karena risiko dan volatilitasnya juga tinggi, sesuai dengan namanya. Kemungkinan lain adalah bahwa pengembalian yang seharusnya tinggi akan kurang dari investasi awal, atau investor akan kehilangan uang dan tidak menerima apa-apa.

Jika Anda berniat untuk mulai berinvestasi dengan tingkat risiko ini, Anda harus waspada terhadap penipuan yang menjanjikan pengembalian tinggi sementara fundamentalnya tidak jelas. Namun, perlu diketahui jika ada scammer yang menghadirkan sistem yang lebih realistis agar tampil lebih meyakinkan.

Akibatnya, jenis investasi ini tidak cocok untuk semua orang. Investor yang melakukan investasi besar biasanya adalah seseorang berpengalaman yang memahami risiko yang akan mereka hadapi di masa depan, selain menerima potensi keuntungan yang besar jika berhasil. Dalam Investasi Tinggi, juga disarankan untuk tidak menempatkan lebih dari 10% dari total aset Anda, dan ingat untuk “Gunakan dana dingin atau bersiaplah untuk menerima keuntungan rendah atau kehilangan semua aset Anda.”

Jika Anda asing dengan dana dingin atau cold funds, yaitu dana yang sudah lama tidak digunakan dan tidak berasal dari dana operasional, keadaan darurat, makanan, atau dana untuk tagihan, cicilan, tabungan, dan sebagainya. Jadi, meski terjadi hal yang tidak diinginkan, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Investasi Risiko Rendah

Sekarang kita akan masuk ke topik investasi rendah, juga dikenal sebagai “risiko rendah, pengembalian rendah.” Meskipun keuntungan dari investasi ini tidak setinggi Investasi tinggi, tapi risiko bagi investor juga rendah. Investasi jenis ini dianggap memiliki peluang kecil untuk kehilangan aset yang diinvestasikan. 

Umumnya jenis investasi ini cocok jika Anda adalah investor pemula atau tidak menyukai jenis investasi yang nilainya fluktuatif secara drastis, seperti Investasi dengsn risiko tinggi atau high Investment.

Kesimpulan

Setelah membahas High Investment dan Low Investment, sekarang Anda sudah lebih paham perbedaannya, kan? Semua hasil berbanding lurus dengan investasi tinggi maupun rendah. Anda harus waspada saat memutuskan jenis investasi apa yang ingin Anda lakukan, dan Anda juga harus mewaspadai segala risiko yang ada. Jangan lupa Lakukan Riset Anda untuk menjaga risiko seminimal mungkin.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here