Binance Lakukan Delisting Token Setelah SEC Menyebutnya Sebagai Sekuritas

Illust - Binance Lakukan Delisting Token Setelah SEC Menyebutnya Sebagai Sekuritas
Sumber Asset: Manager prioritizing tasks in to do list created by pch.vector – www.freepik.com

Binance.US menutup layanan trading AMP setelah Securities and Exchange Commission (SEC) secara resmi mengidentifikasikannya dalam pengajuan yang baru-baru ini dilakukan. Bursa kripto terkemuka itu mengumumkannya dalam sebuah unggahan blog pada hari ini (2/8/22). Pada pengumuman itu, mereka menyebutkan bahwa Binance akan melakukan delisting token AMP Flexa pada 15 Agustus dari platform AS mereka. Hal ini berkaitan dengan kasus AMP dalam kasus penipuan yang melibatkan mantan karyawan Coinbase.

Binance menyatakan bahwa sebelumnya, AMP telah melewati proses penilaian risiko yang digunakan bursa tersebut sebelum melakukan listing token. Namun, pengajuan dari SEC baru-baru ini mendesaknya untuk menghapus token tersebut sebagai langkah pencegahan. Setelah itu, Binance juga mengatakan bahwa mereka akan menunggu kejelasan regulasi yang lebih lanjut sebelum kembali melakukan listing token AMP.

Menariknya, bursa kripto tersebut mengisyaratkan bahwa AMP hanya akan dihapus dari platform Binance.US. Dengan kata lain, pelanggan Binance dari wilayah lainnya kemungkinan masih bisa mengakses layanan trading AMP. Sementara itu, deposit AMP akan ditutup pada 15 Agustus pukul 21:00 ET, dan pasangan trading AMP/USD akan dihapus dua jam kemudian.

SEC menyebut AMP dan delapan token lainnya sebagai sekuritas dalam pengajuan pada 21 Juli. Pernyataan tersebut mereka kemukakan sebelum pada akhirnya mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki Coinbase atas dugaan melakukan listing sekuritas lima hari kemudian. Ketua SEC, Gary Gensler, menyatakan pada minggu lalu bahwa ia tidak melihat adanya perbedaan yang berarti antara bursa kripto dan bursa sekuritas. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa keduanya harus diregulasikan dengan cara yang sama.

- Advertisement -

Baca Juga : FTX Memperoleh Lisensi Penuh untuk Mengoperasikan Bursa Kripto di Dubai

Binance sendiri adalah salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Dan meskipun turut terkena dampak dari penurunan pasar yang terjadi baru-baru ini, platform tersebut saat ini sudah memproses lebih dari $17 miliar dana dalam volume trading hariannya. Sementara itu, pada cabangnya yang ada di Amerika Serikat, Binance.US, mereka memiliki volume trading harian lebih dari $400 juta.

Sumber : cryptobriefing.com 

Illust - Binance Lakukan Delisting Token Setelah SEC Menyebutnya Sebagai Sekuritas
Sumber Asset: Manager prioritizing tasks in to do list created by pch.vector – www.freepik.com

Binance.US menutup layanan trading AMP setelah Securities and Exchange Commission (SEC) secara resmi mengidentifikasikannya dalam pengajuan yang baru-baru ini dilakukan. Bursa kripto terkemuka itu mengumumkannya dalam sebuah unggahan blog pada hari ini (2/8/22). Pada pengumuman itu, mereka menyebutkan bahwa Binance akan melakukan delisting token AMP Flexa pada 15 Agustus dari platform AS mereka. Hal ini berkaitan dengan kasus AMP dalam kasus penipuan yang melibatkan mantan karyawan Coinbase.

Binance menyatakan bahwa sebelumnya, AMP telah melewati proses penilaian risiko yang digunakan bursa tersebut sebelum melakukan listing token. Namun, pengajuan dari SEC baru-baru ini mendesaknya untuk menghapus token tersebut sebagai langkah pencegahan. Setelah itu, Binance juga mengatakan bahwa mereka akan menunggu kejelasan regulasi yang lebih lanjut sebelum kembali melakukan listing token AMP.

Menariknya, bursa kripto tersebut mengisyaratkan bahwa AMP hanya akan dihapus dari platform Binance.US. Dengan kata lain, pelanggan Binance dari wilayah lainnya kemungkinan masih bisa mengakses layanan trading AMP. Sementara itu, deposit AMP akan ditutup pada 15 Agustus pukul 21:00 ET, dan pasangan trading AMP/USD akan dihapus dua jam kemudian.

SEC menyebut AMP dan delapan token lainnya sebagai sekuritas dalam pengajuan pada 21 Juli. Pernyataan tersebut mereka kemukakan sebelum pada akhirnya mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki Coinbase atas dugaan melakukan listing sekuritas lima hari kemudian. Ketua SEC, Gary Gensler, menyatakan pada minggu lalu bahwa ia tidak melihat adanya perbedaan yang berarti antara bursa kripto dan bursa sekuritas. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa keduanya harus diregulasikan dengan cara yang sama.

Baca Juga : FTX Memperoleh Lisensi Penuh untuk Mengoperasikan Bursa Kripto di Dubai

Binance sendiri adalah salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Dan meskipun turut terkena dampak dari penurunan pasar yang terjadi baru-baru ini, platform tersebut saat ini sudah memproses lebih dari $17 miliar dana dalam volume trading hariannya. Sementara itu, pada cabangnya yang ada di Amerika Serikat, Binance.US, mereka memiliki volume trading harian lebih dari $400 juta.

Sumber : cryptobriefing.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here