Ahrvo Network Meluncurkan NFT ID™ untuk Mendukung Identitas Multi-chain dan Pembayaran Jaringannya

Kemarin (10/6/22), Ahrvo Labs Inc. yang merupakan perusahaan di balik Ahrvo Network, dikabarkan telah mengumumkan peluncuran NFT ID™ miliknya. NFT ID™ tersebut adalah inti dari Identitas Portabel, Dokumen, Transaksi, dan Protokol Manajemen Data Jaringan Ahrvo.

Jaringan Ahrvo sendiri adalah jaringan yang memungkinkan individu, bisnis, dan pemerintah untuk mem-porting data manajemen siklus aktivitas klien dan on-chain di cloud terdesentralisasi. Selain itu, hal tersebut juga dilakukan dengan cara yang sesuai dengan GDPR. Ahrvo Network memungkinkan identitas Know Your Customer (KYC) dan Know Your Business (KYB) yang terverifikasi untuk dicetak secara on-chain guna melakukan onboarding di ratusan blockchain yang dapat dioperasikan dengan NFT ID™.

Secara global, kurangnya kepatuhan KYC/AML telah menjadi fokus utama bagi para regulator. Industri aset kripto pun pada awalnya tidak menyukai KYC/AML, terutama karena mereka harus memberikan informasi pribadi saat masuk ke decentralized application (DApps) dan protokol DeFi lainnya. Namun, ketika adopsinya mulai banyak dilakukan, kebutuhan akan solusi kepatuhan yang ramah kripto dan dapat menjembatani kesenjangan antara kepatuhan dan privasi pun menjadi hal yang dibutuhkan. 

Jaringan Ahrvo sebenarnya memiliki token utilitasnya sendiri, yaitu Ahrvo Coin atau RVO. Koin tersebut sudah ada di Ethereum sejak bulan Januari 2019, namun tetap tidak diluncurkan selama pengembangan jaringannya dilakukan. Dan saat ini, token tersebut akan digunakan untuk memberi rewards kepada pemegang NFT ID™, setiap kali identitas mereka digunakan. Ahrvo Coin juga berfungsi sebagai tata kelola, akses, diskon, dan mekanisme pembayaran untuk stakeholder jaringan Ahrvo.

- Advertisement -

Baca Juga : Starbucks Berencana Meluncurkan Koleksi NFT Pertamanya

Di samping itu, pada akhir tahun ini, decentralized autonomous organization (DAO) Ahrvo yang akan mengelola registri identitas protokol tersebut juga akan diluncurkan. Selain itu, Identity Oracle Ahrvo, yang memungkinkan adanya sinkronisasi waktu nyata dengan menarik data NFT ID™ dari kontrak pintar di seluruh blockchain tempat NFT ID diterapkan, akan memungkinkan validasi off-chain dari informasi yang bersifat on-chain. Ahrvo Network juga akan memanfaatkan teknologi seperti InterPlanetary File System (IPFS) untuk digunakan sebagai penyimpanan data terdesentralisasi yang terkait dengan NFT ID.

Sumber : tech.einnews.com 

Kemarin (10/6/22), Ahrvo Labs Inc. yang merupakan perusahaan di balik Ahrvo Network, dikabarkan telah mengumumkan peluncuran NFT ID™ miliknya. NFT ID™ tersebut adalah inti dari Identitas Portabel, Dokumen, Transaksi, dan Protokol Manajemen Data Jaringan Ahrvo.

Jaringan Ahrvo sendiri adalah jaringan yang memungkinkan individu, bisnis, dan pemerintah untuk mem-porting data manajemen siklus aktivitas klien dan on-chain di cloud terdesentralisasi. Selain itu, hal tersebut juga dilakukan dengan cara yang sesuai dengan GDPR. Ahrvo Network memungkinkan identitas Know Your Customer (KYC) dan Know Your Business (KYB) yang terverifikasi untuk dicetak secara on-chain guna melakukan onboarding di ratusan blockchain yang dapat dioperasikan dengan NFT ID™.

Secara global, kurangnya kepatuhan KYC/AML telah menjadi fokus utama bagi para regulator. Industri aset kripto pun pada awalnya tidak menyukai KYC/AML, terutama karena mereka harus memberikan informasi pribadi saat masuk ke decentralized application (DApps) dan protokol DeFi lainnya. Namun, ketika adopsinya mulai banyak dilakukan, kebutuhan akan solusi kepatuhan yang ramah kripto dan dapat menjembatani kesenjangan antara kepatuhan dan privasi pun menjadi hal yang dibutuhkan. 

Jaringan Ahrvo sebenarnya memiliki token utilitasnya sendiri, yaitu Ahrvo Coin atau RVO. Koin tersebut sudah ada di Ethereum sejak bulan Januari 2019, namun tetap tidak diluncurkan selama pengembangan jaringannya dilakukan. Dan saat ini, token tersebut akan digunakan untuk memberi rewards kepada pemegang NFT ID™, setiap kali identitas mereka digunakan. Ahrvo Coin juga berfungsi sebagai tata kelola, akses, diskon, dan mekanisme pembayaran untuk stakeholder jaringan Ahrvo.

Baca Juga : Starbucks Berencana Meluncurkan Koleksi NFT Pertamanya

Di samping itu, pada akhir tahun ini, decentralized autonomous organization (DAO) Ahrvo yang akan mengelola registri identitas protokol tersebut juga akan diluncurkan. Selain itu, Identity Oracle Ahrvo, yang memungkinkan adanya sinkronisasi waktu nyata dengan menarik data NFT ID™ dari kontrak pintar di seluruh blockchain tempat NFT ID diterapkan, akan memungkinkan validasi off-chain dari informasi yang bersifat on-chain. Ahrvo Network juga akan memanfaatkan teknologi seperti InterPlanetary File System (IPFS) untuk digunakan sebagai penyimpanan data terdesentralisasi yang terkait dengan NFT ID.

Sumber : tech.einnews.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here