Akankan Shiba Inu Berada di Atas Ethereum?

Akankan Shiba Inu berada di atas Ethereum? Shiba Inu, sebuah meme coin yang sempat dihapus oleh pasar terkait kinerjanya yang terus memburuk kini tengah menjadi pembicaraan. Hal itu terjadi karena adanya lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, Shiba Inu mampu menembus peringkat 10 besar cryptocurrency. Meskipun begitu, Dogecoin dan Shiba Inu sempat mengalami penurunan harga paling signifikan sebesar 17% dalam kurun waktu 24 jam.

Menurut unggahan seorang analis kripto pseudonim, The Moon yakin terkait kemunduran token Shiba Inu. Hal ini karena grafik menunjukkan token SHIB tengah menguji titik critical support. Ia memaparkan “SHIB terlalu tinggi sekarang. Tidak masuk akal untuk melihatnya naik lebih tinggi dari ini karena tidak mungkin kita melihat SHIB naik dan mengalahkan ETH, itu tidak masuk akal”.

Baca juga Restoran Prancis Paris Sekarang Menerima Shiba Inu sebagai Metode Pembayaran

Aspek penting yang ditunjukkan oleh analis ini adalah terkait dengan penembusan titik support yang dapat menyebabkan sell-off masif. Terkait hal itu, ia memaparkan bahwa “penjualan ini sebenarnya bisa menjadi dua kali lipat. Anda dapat mempercayai Shiba Inu dan menghasilkan uang” ungkapnya. Di sisi lain, ia juga memberikan peringatan bahwa “saya tidak akan percaya sampai kita bisa mematahkan titik support ini” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, metrik volume SHIB juga menunjukkan adanya tanda bearish. Hal tersebut biasanya merupakan tanda bahwa akan datang langkah yang cukup besar— entah naik, atau turunnya harga.

Melalui siaran langsungnya, volume SHIB terlihat menurun sebesar 26% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Saat ini, volume total Shiba Inu hanya sebesar $7.53 miliar.

Terkait dengan hal tersebut, penggemar kripto yang berbeda telah mengajukan sentimen bearish untuk token andalannya. Seperti Natalie Brunell, seorang pengguna twitter yang mengunggah dukungannya terhadap Bitcoin dan enggan berinvestasi secara gambling terhadap Shiba Inu.

Di sisi lain, beberapa pihak masih tidak terpengaruh oleh ‘pump or dump’ dari token ini. Michael Saylor selaku kepala MicroStrategy mengatakan dalam sebuah wawancara “saya tidak memiliki pendapat tentang satu koin anjing vs. koin anjing lainnya. Saya tetap di jalur saya”.

Sumber:

https://ambcrypto.com/is-there-just-no-way-shiba-inu-will-go-higher-and-flip-ethereum/

Akankan Shiba Inu berada di atas Ethereum? Shiba Inu, sebuah meme coin yang sempat dihapus oleh pasar terkait kinerjanya yang terus memburuk kini tengah menjadi pembicaraan. Hal itu terjadi karena adanya lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, Shiba Inu mampu menembus peringkat 10 besar cryptocurrency. Meskipun begitu, Dogecoin dan Shiba Inu sempat mengalami penurunan harga paling signifikan sebesar 17% dalam kurun waktu 24 jam.

Menurut unggahan seorang analis kripto pseudonim, The Moon yakin terkait kemunduran token Shiba Inu. Hal ini karena grafik menunjukkan token SHIB tengah menguji titik critical support. Ia memaparkan “SHIB terlalu tinggi sekarang. Tidak masuk akal untuk melihatnya naik lebih tinggi dari ini karena tidak mungkin kita melihat SHIB naik dan mengalahkan ETH, itu tidak masuk akal”.

Baca juga Restoran Prancis Paris Sekarang Menerima Shiba Inu sebagai Metode Pembayaran

Aspek penting yang ditunjukkan oleh analis ini adalah terkait dengan penembusan titik support yang dapat menyebabkan sell-off masif. Terkait hal itu, ia memaparkan bahwa “penjualan ini sebenarnya bisa menjadi dua kali lipat. Anda dapat mempercayai Shiba Inu dan menghasilkan uang” ungkapnya. Di sisi lain, ia juga memberikan peringatan bahwa “saya tidak akan percaya sampai kita bisa mematahkan titik support ini” tambahnya.

Sementara itu, metrik volume SHIB juga menunjukkan adanya tanda bearish. Hal tersebut biasanya merupakan tanda bahwa akan datang langkah yang cukup besar— entah naik, atau turunnya harga.

Melalui siaran langsungnya, volume SHIB terlihat menurun sebesar 26% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Saat ini, volume total Shiba Inu hanya sebesar $7.53 miliar.

Terkait dengan hal tersebut, penggemar kripto yang berbeda telah mengajukan sentimen bearish untuk token andalannya. Seperti Natalie Brunell, seorang pengguna twitter yang mengunggah dukungannya terhadap Bitcoin dan enggan berinvestasi secara gambling terhadap Shiba Inu.

Di sisi lain, beberapa pihak masih tidak terpengaruh oleh ‘pump or dump’ dari token ini. Michael Saylor selaku kepala MicroStrategy mengatakan dalam sebuah wawancara “saya tidak memiliki pendapat tentang satu koin anjing vs. koin anjing lainnya. Saya tetap di jalur saya”.

Sumber:

https://ambcrypto.com/is-there-just-no-way-shiba-inu-will-go-higher-and-flip-ethereum/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here