Anak Perusahaan Upbit Ini Berhasil Mengumpulkan Pendanaan Sebesar $60 Juta

Dunamu, operator Upbit, berencana untuk mengembangkan bisnis NFT bersama dengan HYBE, sebuah perusahaan hiburan di Korea Selatan.

Dunamu yang merupakan salah satu operator Upbit, adalah pertukaran cryptocurrency utama di Korea Selatan. Platform tersebut berkembang dengan riset yang mereka lakukan mengenai blockchain. Riset tersebut dilaksanakan setelah berhasil menyelenggarakan pendanaan baru untuk arm blockchain miliknya yaitu Lambda256.

Anak perusahaan Upbit, Lambda256, berhasil mengumpulkan sebanyak 70 miliar won Korea (setara dengan $60 juta) dalam pendanaan Seri B. Pendanaan tersebut juga memvaluasi perusahaan lebih dari $300 juta, menurut data yang dirilis pada 15 Desember. Perusahaan ini berfokus pada chain tingkat perusahaan untuk organisasi, dengan menggunakan protokol blockchain Luniverse miliknya sendiri.

Baca juga Microsoft Pimpin Pendanaan Seri B untuk Startup Palm NFT Studio

- Advertisement -

Perusahaan modal ventura utama serta investor swasta juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan tersebut. Beberapa di antaranya yaitu termasuk Hanhwa Systems, Yanolja, Daelim, DSC Investments, Shinhan Venture Capital, KB Investments, dan SBI Investments. Dunamu juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan tersebut.

Daelim dan SBI Investments, misalnya, adalah klien atau mitra Lambda256 untuk sejumlah upaya solutif bagi perusahaan. Beberapa benefit yang didapatkan termasuk sistem manajemen identitas terdesentralisasi berbasis blockchain, non-fungible token (NFT) Luniverse, dan chain konsorsium blockchain Luniverse.

Lambda256 akan menggunakan pendanaan baru untuk mengembangkan penawaran Blockchain sebagai layanannya. “Dengan dana yang telah terkumpul itu, kami sedang dalam proses pengerjaan untuk memperluas kumpulan SDM demi mempercepat kinerja roadmap perusahaan blockchain kami. Kami juga akan memperluas jangkauan perusahaan kami ke ekosistem global,” kata CEO Lambda256 Jay Jaehyun Park.

Menurut CoinGecko, Lambda256 adalah anak perusahaan dari Upbit, salah satu bursa kripto terbesar di Korea Selatan, dengan total volume perdagangan harian sebesar $4 miliar.

Upbit NFT, platform pasar NFT pertukaran crypto, diluncurkan pada November 2021 lalu. Platform tersebut menggunakan teknologi NFT yang dipatenkan Lambda256. CEO Dunamu Lee Sirg-oo juga menyatakan rencana pengembangan di seluruh dunia awal pekan ini. Kemudian, dia juga menyinggung mengenai kemitraan NFT perusahaan dengan perusahaan hiburan di Korea Selatan HYBE.

Sumber:  https://cointelegraph.com/news/upbit-crypto-exchange-s-blockchain-sister-firm-raise

Dunamu, operator Upbit, berencana untuk mengembangkan bisnis NFT bersama dengan HYBE, sebuah perusahaan hiburan di Korea Selatan.

Dunamu yang merupakan salah satu operator Upbit, adalah pertukaran cryptocurrency utama di Korea Selatan. Platform tersebut berkembang dengan riset yang mereka lakukan mengenai blockchain. Riset tersebut dilaksanakan setelah berhasil menyelenggarakan pendanaan baru untuk arm blockchain miliknya yaitu Lambda256.

Anak perusahaan Upbit, Lambda256, berhasil mengumpulkan sebanyak 70 miliar won Korea (setara dengan $60 juta) dalam pendanaan Seri B. Pendanaan tersebut juga memvaluasi perusahaan lebih dari $300 juta, menurut data yang dirilis pada 15 Desember. Perusahaan ini berfokus pada chain tingkat perusahaan untuk organisasi, dengan menggunakan protokol blockchain Luniverse miliknya sendiri.

Baca juga Microsoft Pimpin Pendanaan Seri B untuk Startup Palm NFT Studio

Perusahaan modal ventura utama serta investor swasta juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan tersebut. Beberapa di antaranya yaitu termasuk Hanhwa Systems, Yanolja, Daelim, DSC Investments, Shinhan Venture Capital, KB Investments, dan SBI Investments. Dunamu juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan tersebut.

Daelim dan SBI Investments, misalnya, adalah klien atau mitra Lambda256 untuk sejumlah upaya solutif bagi perusahaan. Beberapa benefit yang didapatkan termasuk sistem manajemen identitas terdesentralisasi berbasis blockchain, non-fungible token (NFT) Luniverse, dan chain konsorsium blockchain Luniverse.

Lambda256 akan menggunakan pendanaan baru untuk mengembangkan penawaran Blockchain sebagai layanannya. “Dengan dana yang telah terkumpul itu, kami sedang dalam proses pengerjaan untuk memperluas kumpulan SDM demi mempercepat kinerja roadmap perusahaan blockchain kami. Kami juga akan memperluas jangkauan perusahaan kami ke ekosistem global,” kata CEO Lambda256 Jay Jaehyun Park.

Menurut CoinGecko, Lambda256 adalah anak perusahaan dari Upbit, salah satu bursa kripto terbesar di Korea Selatan, dengan total volume perdagangan harian sebesar $4 miliar.

Upbit NFT, platform pasar NFT pertukaran crypto, diluncurkan pada November 2021 lalu. Platform tersebut menggunakan teknologi NFT yang dipatenkan Lambda256. CEO Dunamu Lee Sirg-oo juga menyatakan rencana pengembangan di seluruh dunia awal pekan ini. Kemudian, dia juga menyinggung mengenai kemitraan NFT perusahaan dengan perusahaan hiburan di Korea Selatan HYBE.

Sumber:  https://cointelegraph.com/news/upbit-crypto-exchange-s-blockchain-sister-firm-raise

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here