Analisis Alasan Mengapa Bitcoin ‘Tetap Bullish’ Meskipun Harga Turun

Berdasarkan laporan dari sebuah penelitian baru, Bitcoin (BTC) dapat kembali ke harga $50.000 dan tidak melanggar ‘bullish thesis’ secara keseluruhan setelah melewati level all-time-high.

Dalam pembaharuan pasar terbaru yang dilakukan pada 22 Oktober 2021, platform perdagangan kripto Decentrader memberikan pendapat bahwa pasca mencapai titik harga $67.000, tidak terdapat alasan untuk bearish pada Bitcoin.

Baca juga Meskipun Harga Bitcoin Turun Menjadi $60.000, Altcoin Meroket

Setelah Bitcoin mencapai titik all-time-high selama enam bulan, kekhawatiran mulai meningkat ketika terjadi koreksi yang menghapus 10% dari kenaikannya dalam satu hari.

- Advertisement -

Setelah mengalami dua penurunan di bawah $60.000, analis tetap optimis selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan ke depan. Termasuk Filbfilb Decentrader.

Analis Filbfilb Decentrader memaparkan bahwa “kami telah melacak pola fraktal Bitcoin selama beberapa minggu, jika terus berlanjut akan menyiratkan adanya playout. Perhentian besar berikutnya yang lebih tinggi untuk Bitcoin adalah $72k apabila momentum tersebut dapat dipertahankan.

Setelahnya, 1.618 ekstensi atau sekitar $88k akan terbukti menjadi target minat yang berkaitan dengan gagasan bahwa $100k akan melihat beberapa sektor dijalankan oleh traders”.

Ia merujuk pada pendinginan tingkat pendanaan, peningkatan eksposur dari ETF Bitcoin dan dukungan pembeli yang kuat karena segala kondisi kondusif untuk terjadinya peningkatan lebih lanjut.

Di akhir pekan, terdapat pergerakan naik atau turun yang cukup mengejutkan. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan kenaikan yang akan bertemu dengan resistensi pada angka $65.000.

FIlbfilb juga mengungkapkan bahwa ia siap akan potensi penurunan harga BTC. “Jika ada pembalikan dan terobosan yang signifikan dalam struktur, $50k akan menjadi area of interest yang signifikan bagi kami” paparnya.

Meskipun tidak ada bukti yang signifikan terkait hal tersebut, mereka siap dengan adanya peluang yang akan muncul dengan sendirinya. Bahkan apabila harga menuju ke level ini lagi, hal itu tidak mematahkan bullish thesis secara keseluruhan.

Seperti temuan terbaru lainnya, level Fibonacci terus memainkan peran kunci dalam menilai kemungkinan titik harga di masa depan dalam fase naik turunnya pasar.

Secara historis, Bitcoin memiliki puncak siklus makro yang berakar pada urutan Fib— membuka pintu untuk mencapai $300.000.

Demikian pula pasar bearish berikutnya, dari level tertinggi tersebut akan turun di sekitar level saat ini dengan risiko skenario terburuk di bawah $50.000.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/bitcoin-still-bullish-even-if-btc-price-drops-to-50k-analysis

Berdasarkan laporan dari sebuah penelitian baru, Bitcoin (BTC) dapat kembali ke harga $50.000 dan tidak melanggar ‘bullish thesis’ secara keseluruhan setelah melewati level all-time-high.

Dalam pembaharuan pasar terbaru yang dilakukan pada 22 Oktober 2021, platform perdagangan kripto Decentrader memberikan pendapat bahwa pasca mencapai titik harga $67.000, tidak terdapat alasan untuk bearish pada Bitcoin.

Baca juga Meskipun Harga Bitcoin Turun Menjadi $60.000, Altcoin Meroket

Setelah Bitcoin mencapai titik all-time-high selama enam bulan, kekhawatiran mulai meningkat ketika terjadi koreksi yang menghapus 10% dari kenaikannya dalam satu hari.

Setelah mengalami dua penurunan di bawah $60.000, analis tetap optimis selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan ke depan. Termasuk Filbfilb Decentrader.

Analis Filbfilb Decentrader memaparkan bahwa “kami telah melacak pola fraktal Bitcoin selama beberapa minggu, jika terus berlanjut akan menyiratkan adanya playout. Perhentian besar berikutnya yang lebih tinggi untuk Bitcoin adalah $72k apabila momentum tersebut dapat dipertahankan.

Setelahnya, 1.618 ekstensi atau sekitar $88k akan terbukti menjadi target minat yang berkaitan dengan gagasan bahwa $100k akan melihat beberapa sektor dijalankan oleh traders”.

Ia merujuk pada pendinginan tingkat pendanaan, peningkatan eksposur dari ETF Bitcoin dan dukungan pembeli yang kuat karena segala kondisi kondusif untuk terjadinya peningkatan lebih lanjut.

Di akhir pekan, terdapat pergerakan naik atau turun yang cukup mengejutkan. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan kenaikan yang akan bertemu dengan resistensi pada angka $65.000.

FIlbfilb juga mengungkapkan bahwa ia siap akan potensi penurunan harga BTC. “Jika ada pembalikan dan terobosan yang signifikan dalam struktur, $50k akan menjadi area of interest yang signifikan bagi kami” paparnya.

Meskipun tidak ada bukti yang signifikan terkait hal tersebut, mereka siap dengan adanya peluang yang akan muncul dengan sendirinya. Bahkan apabila harga menuju ke level ini lagi, hal itu tidak mematahkan bullish thesis secara keseluruhan.

Seperti temuan terbaru lainnya, level Fibonacci terus memainkan peran kunci dalam menilai kemungkinan titik harga di masa depan dalam fase naik turunnya pasar.

Secara historis, Bitcoin memiliki puncak siklus makro yang berakar pada urutan Fib— membuka pintu untuk mencapai $300.000.

Demikian pula pasar bearish berikutnya, dari level tertinggi tersebut akan turun di sekitar level saat ini dengan risiko skenario terburuk di bawah $50.000.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/bitcoin-still-bullish-even-if-btc-price-drops-to-50k-analysis

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here