Headlines

Apakah Individual Addresses akan Berdampak Pada Nilai Intrinsik Bitcoin dan Membuat Investor Ritel Khawatir?

Illust : Apakah Individual Addresses akan Berdampak Pada Nilai Intrinsik Bitcoin dan Membuat Investor Ritel Khawatir

Sebagai salah satu aset dengan kinerja terbaik di dunia, nilai Bitcoin menarik banyak perhatian dari investor. Sistem transparansinya, di mana setiap transaksi dicatat dalam buku besar public (public ledger), tidak membantu. Artinya, Anda dapat mengidentifikasi alamat yang memiliki aset digital dalam jumlah (whale addresses) besar dengan lebih mudah.

Dalam pasar bull, kekhawatiran tentang kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi telah bermunculan, namun sejauh ini masalah tersebut belum ditangani dengan tepat. Atikel ini akan berusaha untuk menelaah secara jauh apakah hanya addresses yang dapat memengaruhi struktur Bitcoin yang terdesentralisasi dan apakah investor yang lebih kecil harus merasa khawatir terkait hal ini.

Baca juga Square Meraup Pendapatan Bitcoin Senilai $1,8 Miliar di Kuartal Terakhir 2021

Mau tak mau, kepemilikan Bitcoin akan terus mengalami pertumbuhan. Saat ini, Coinmetrics memaparkan bahwa satu metrik on-chain yang menunjukkan bahwa 18.7 juta dari kemungkinan total 18.9 juta Bitcoin saat ini dipegang oleh 10% Bitcoin addresses teratas. Dari data ini, 17.3 juta dipegang oleh 1% Bitcoin addresses teratas.

Saat ini, akumulasi nilai Bitcoin juga tidak dapat disangkal. Terkait institusi dan dana telah mengumpulkan lebih dari 8.4 juta BTC saat ini, dengan Grayscale di urutan teratas dengan 647.000 BTC. Selain itu, terdapat pertukaran yang mampu menampung hampir 1.4 juta BTC, yang mendekati 7.7% dari total pasokan Bitcoin.

Selain itu, hampir 225 ribu BTC dijadikan sebagai token WBTC di dalam ekosistem Ethereum. Di samping itu, sidechains lain seperit Liquid yang merupakan sebuah lightning networks juga memiliki kapasitas kecil Bitcoin.

Saat ini, faktor yang harus dipertimbangkan adalah bahwa dari 18.9 juta BTC atau sekitar 30% dari pasokan telah hilang seiring dengan berjalannya waktu. Pada Agustus 2021, pasokan BTC yang hilang sekitar 7.26 juta, yang merupakan jumlah yang sangat besar. Koin yang hilang ini juga merupakan bagian dari 10% Bitcoin addresses teratas.

Pada dasarnya, adopsi dan penambangan BTC yang membelanjakan koin mereka untuk membayar biaya fiat akan melanggengkan siklus distribusi, memungkinkan pasokan tumbuh semakin setara. Selain itu, jumlah addresses yang memegang setidaknya 0,01 BTC meningkat pada tahun 2021, menunjukkan bahwa akumulasi Bitcoin yang signifikan akan menjadi tantangan dari waktu ke waktu. Maka dari itu, sangat tidak mungkin bahwa dinamika konsentrasi saat ini akan mengubah nilai intrinsik Bitcoin.

Sumber:

https://ambcrypto.com/does-this-impact-bitcoins-intrinsic-value-and-should-retail-investors-be-concerned/