Apakah Para Penambang Bitcoin Telah Memaksa Kita Berhemat Energi?

Dengan jaringan daya pelistrikan yang mencapai kapasitas 3.000 BTC, influencer crypto telah saling berdiskusi satu sama lain tentang standar hipotesis Bitcoin dan seperti apa melakukan transisi ke dunia seperti itu.

Selama episode podcast “What Bitcoin Did” di Nashville, Tennessee, pembawa acara Peter McCormack berbicara kepada Preston Pysh dan Marty Bent tentang hal tersebut.

Baca juga Bitcoin akan Mendanai Pembangunan Rumah Sakit Dokter Hewan di El Salvador

Dari Uang Tunai Menuju Bitcoin

- Advertisement -

McCormack dan pakar cryptocurrency, Marty Bent dengan cepat membahas masalah negara bagian di Amerika. Texas biasanya dianggap sebagai tujuan crypto Amerika. Namun, Bent mengklaim bahwa Pennsylvania, West Virginia, dan New York juga akan berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Dia menyarankan hal ini karena campuran politik dan kebutuhan produsen energi untuk memanfaatkan sumber daya mereka dengan lebih baik. Kemudian, pengusaha dan penulis, Preston Pysh menambahkan, “Ketika kejadian tersebut [standar Bitcoin] dimainkan, Anda akan melihat orang-orang ikut campur secara besar-besaran dari negara bagian satu ke negara bagian lainnya, dari mereka yang telah menunjukkan budaya tanggung jawab melawan mereka yang tidak bertanggung jawab mengenai cara mereka menghabiskan uangnya.”

Meihat Ke Masa Depan

Pysh mengatakan bahwa yang akan terdampak dari paling besar dari hal ini adalah dolar. Untuk itu, ia mengklaim bahwa orang-orang yang memiliki “kemewahan” seperti itu akan mengalami “perjuangan berat” untuk beralih ke peradaban global.

Menarik jauh Bitcoin ke tahun 2050 mendatang, Bent mengatakan dia melihat produsen energi sebagai “penambang terbesar di dunia.” Lebih lanjut dia menyampaikan pendapatnya bahwa industri energi dan industri pertambangan crypto akan bergabung.

Namun, dia tidak khawatir tentang sentralisasi hashrate. Bent merasa karena penambang ASIC berubah menjadi komoditas, baik permintaan maupun pasokan penambang tersebut akan meningkat. Terlebih lagi, dia memvisualisasikan dunia di mana negara bagian besar dan kecil dapat mengambil bagian dalam penambangan berbasis energi.

Pysh menimpali untuk menunjukkan bahwa satu negara yang telah mencoba untuk menutup Bitcoin, tetapi hashrate telah bermigrasi ke seluruh dunia. Dia menggunakan ini untuk menunjukkan bagaimana keadaan yang tidak terkendali telah menguji penambang Bitcoin.

Terakhir bent mengklaim “Saya pikir industri pertambangan Bitcoin akan memberi insentif kepada kita untuk mengantarkan kebangkitan energi baru – kita akan menjadi yang paling hemat energi sebagai spesies karena penambangan Bitcoin benar-benar memaksanya.”

Sumber: https://ambcrypto.com/does-bitcoin-mining-just-literally-force-us-to-be-energy-efficient/

Dengan jaringan daya pelistrikan yang mencapai kapasitas 3.000 BTC, influencer crypto telah saling berdiskusi satu sama lain tentang standar hipotesis Bitcoin dan seperti apa melakukan transisi ke dunia seperti itu.

Selama episode podcast “What Bitcoin Did” di Nashville, Tennessee, pembawa acara Peter McCormack berbicara kepada Preston Pysh dan Marty Bent tentang hal tersebut.

Baca juga Bitcoin akan Mendanai Pembangunan Rumah Sakit Dokter Hewan di El Salvador

Dari Uang Tunai Menuju Bitcoin

McCormack dan pakar cryptocurrency, Marty Bent dengan cepat membahas masalah negara bagian di Amerika. Texas biasanya dianggap sebagai tujuan crypto Amerika. Namun, Bent mengklaim bahwa Pennsylvania, West Virginia, dan New York juga akan berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Dia menyarankan hal ini karena campuran politik dan kebutuhan produsen energi untuk memanfaatkan sumber daya mereka dengan lebih baik. Kemudian, pengusaha dan penulis, Preston Pysh menambahkan, “Ketika kejadian tersebut [standar Bitcoin] dimainkan, Anda akan melihat orang-orang ikut campur secara besar-besaran dari negara bagian satu ke negara bagian lainnya, dari mereka yang telah menunjukkan budaya tanggung jawab melawan mereka yang tidak bertanggung jawab mengenai cara mereka menghabiskan uangnya.”

Meihat Ke Masa Depan

Pysh mengatakan bahwa yang akan terdampak dari paling besar dari hal ini adalah dolar. Untuk itu, ia mengklaim bahwa orang-orang yang memiliki “kemewahan” seperti itu akan mengalami “perjuangan berat” untuk beralih ke peradaban global.

Menarik jauh Bitcoin ke tahun 2050 mendatang, Bent mengatakan dia melihat produsen energi sebagai “penambang terbesar di dunia.” Lebih lanjut dia menyampaikan pendapatnya bahwa industri energi dan industri pertambangan crypto akan bergabung.

Namun, dia tidak khawatir tentang sentralisasi hashrate. Bent merasa karena penambang ASIC berubah menjadi komoditas, baik permintaan maupun pasokan penambang tersebut akan meningkat. Terlebih lagi, dia memvisualisasikan dunia di mana negara bagian besar dan kecil dapat mengambil bagian dalam penambangan berbasis energi.

Pysh menimpali untuk menunjukkan bahwa satu negara yang telah mencoba untuk menutup Bitcoin, tetapi hashrate telah bermigrasi ke seluruh dunia. Dia menggunakan ini untuk menunjukkan bagaimana keadaan yang tidak terkendali telah menguji penambang Bitcoin.

Terakhir bent mengklaim “Saya pikir industri pertambangan Bitcoin akan memberi insentif kepada kita untuk mengantarkan kebangkitan energi baru – kita akan menjadi yang paling hemat energi sebagai spesies karena penambangan Bitcoin benar-benar memaksanya.”

Sumber: https://ambcrypto.com/does-bitcoin-mining-just-literally-force-us-to-be-energy-efficient/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here