Assembly Berhasil Mengumpulkan Modal $100 Juta untuk Pengembangan Beberapa Proyek Kripto

Assembly mengumumkan keberhasilan platform mereka dalam mengumpulkan modal sebesar $100 pada 10 Desember pekan lalu. Mengutip pengumuman Assembly, modal yang terkumpul dipimpin oleh LD Capital dan Huobi Ventures.

Assembly mengumumkan dukungan pendanaan ekosistem senilai $100 juta bekerja sama dengan beberapa perusahaan terkemuka seperti LD Capital, HashKey Capital, Huobi Ventures, UOB Venture Management, Signum Capital, HyperChain Capital, serta beberapa investor swasta di ekosistem crypto. Selain itu, Assembly sudah menerima dana konstribusi awal senilai $18 juta pada tahap sebelumnya.

Sebagai jaringan smart contract Layer-1 terdesentralisasi yang dibangun di dalam ekosistem Iota, Assembly menerangkan bahwa seluruh dana tersebut akan dialokasikan untuk mempercapat pengembangan protokol DeFi (decentralized finance), NFT (non-fungible token), dan permainan kripto play-to-earn yang akan dibangun di jaringan multi-chain bebas biaya. Sejalan dengan ketiga proyek tersebut, Assembly juga melaporkan akan meluncurkan mainnet platform.

Baca juga Penurunan Harga Bitcoin Menjadi Peluang Pengembangan bagi Beberapa Perusahaan Pemodal Ventura

- Advertisement -

Mainnet Assembly dijadwalkan akan meluncur pada awal 2022 dengan fokus komunitas skala besar. Tujuh puluh persen token asli $ASMB saat ini sedang dicadangkan untuk insentif pengembang, organisasi otonom terdesentralisasi yang diatur oleh komunitas, dan program hibah.

Pengumpulan modal dipimpin oleh LD Capital dan Huobi Ventures, Assembly menyampaikan bahwa dukungan pendanaan tersebut adalah mosi percaya terhadap kemampuan Assembly menjadi salah satu ekosistem kripto terbesar.

Jack Yi selaku pendiri LD Capital mengatakan bahwa pihak mereka tidak meragukan Assembly sebagai pillihan terbaik untuk pengembangan Web 3.0, selain pengembangan dApp dan layanan pengguna Web 3.0 dengan meningkatkan fleksibilitas, skalabilitas, dan interoperabilitas yang tinggi. Senada dengan Jack Yi, Sisten Chen selaku mitra usaha Huobi Ventures berkata, “Assembly merupakan inovasi untuk interoperabilitas blockchain pada infrastruktur Iota.”

Dominik Schiener, salah satu pendiri dan ketua Iota Foundation, memberi komentar mengenai tujuan alokasi dana yang terkumpul oleh Assembly. Schiener pula menerangkan bahwa landasan dasar Assembly adalah untuk memberi solusi pada masalah Ethereum Virtual Machine seperti kendala biaya yang tinggi, skalabilitas, dan interoperabilitas.

“Setiap smart contract dapat sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Selain itu, Assembly sudah sepenuhnya kompatibel dengan EVM dan memiliki dukungan untuk WASM (WebAssembly), ditambah Go, Rust, dan TypeScript sebagai bahasa smart contract opsional.”

Stelian Balta, pendiri HyperChain Capital dan seorang investor miliarder, berpendapat bahwa mayoritas di ruang kripto kini membutuhkan jaringan yang mudah digunakan dan skalabel pagi pengembang untuk membangun aplikasi di ekosistem kripto. Ia menerangkan bahwa Assembly mampu melaksanakan misi tersebut. “Assembly telah menjadi pionir dalam ekosistem kripto sejak 2015 dan kami yakin dengan pengalaman dan visi mereka untuk masa depan.”

Sumber:

Assembly mengumumkan keberhasilan platform mereka dalam mengumpulkan modal sebesar $100 pada 10 Desember pekan lalu. Mengutip pengumuman Assembly, modal yang terkumpul dipimpin oleh LD Capital dan Huobi Ventures.

Assembly mengumumkan dukungan pendanaan ekosistem senilai $100 juta bekerja sama dengan beberapa perusahaan terkemuka seperti LD Capital, HashKey Capital, Huobi Ventures, UOB Venture Management, Signum Capital, HyperChain Capital, serta beberapa investor swasta di ekosistem crypto. Selain itu, Assembly sudah menerima dana konstribusi awal senilai $18 juta pada tahap sebelumnya.

Sebagai jaringan smart contract Layer-1 terdesentralisasi yang dibangun di dalam ekosistem Iota, Assembly menerangkan bahwa seluruh dana tersebut akan dialokasikan untuk mempercapat pengembangan protokol DeFi (decentralized finance), NFT (non-fungible token), dan permainan kripto play-to-earn yang akan dibangun di jaringan multi-chain bebas biaya. Sejalan dengan ketiga proyek tersebut, Assembly juga melaporkan akan meluncurkan mainnet platform.

Baca juga Penurunan Harga Bitcoin Menjadi Peluang Pengembangan bagi Beberapa Perusahaan Pemodal Ventura

Mainnet Assembly dijadwalkan akan meluncur pada awal 2022 dengan fokus komunitas skala besar. Tujuh puluh persen token asli $ASMB saat ini sedang dicadangkan untuk insentif pengembang, organisasi otonom terdesentralisasi yang diatur oleh komunitas, dan program hibah.

Pengumpulan modal dipimpin oleh LD Capital dan Huobi Ventures, Assembly menyampaikan bahwa dukungan pendanaan tersebut adalah mosi percaya terhadap kemampuan Assembly menjadi salah satu ekosistem kripto terbesar.

Jack Yi selaku pendiri LD Capital mengatakan bahwa pihak mereka tidak meragukan Assembly sebagai pillihan terbaik untuk pengembangan Web 3.0, selain pengembangan dApp dan layanan pengguna Web 3.0 dengan meningkatkan fleksibilitas, skalabilitas, dan interoperabilitas yang tinggi. Senada dengan Jack Yi, Sisten Chen selaku mitra usaha Huobi Ventures berkata, “Assembly merupakan inovasi untuk interoperabilitas blockchain pada infrastruktur Iota.”

Dominik Schiener, salah satu pendiri dan ketua Iota Foundation, memberi komentar mengenai tujuan alokasi dana yang terkumpul oleh Assembly. Schiener pula menerangkan bahwa landasan dasar Assembly adalah untuk memberi solusi pada masalah Ethereum Virtual Machine seperti kendala biaya yang tinggi, skalabilitas, dan interoperabilitas.

“Setiap smart contract dapat sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Selain itu, Assembly sudah sepenuhnya kompatibel dengan EVM dan memiliki dukungan untuk WASM (WebAssembly), ditambah Go, Rust, dan TypeScript sebagai bahasa smart contract opsional.”

Stelian Balta, pendiri HyperChain Capital dan seorang investor miliarder, berpendapat bahwa mayoritas di ruang kripto kini membutuhkan jaringan yang mudah digunakan dan skalabel pagi pengembang untuk membangun aplikasi di ekosistem kripto. Ia menerangkan bahwa Assembly mampu melaksanakan misi tersebut. “Assembly telah menjadi pionir dalam ekosistem kripto sejak 2015 dan kami yakin dengan pengalaman dan visi mereka untuk masa depan.”

Sumber:

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here