Aurora NEAR Memperluas Jaringan Ethereum Layer Dua

Peningkatan ekosistem layer dua sedang terjadi. Saat ini, terdapat dana sejumlah $12 juta untuk memperluas operasinya. Proyek yang dibangun di blockchain NEAR, Aurora memungkinkan dengan kontrak Ethereum Virtual Machine (EVM) berjalan. Proyek besar ini dipimpin oleh Pantera Capital dan Electric Capital dan melibatkan lebih dari 100 investor berdasarkan ‘ecosystem bucket’ yang memberikan sebagian besar pendanaan.

Baca juga Permintaan Defi dan Algoritmik Stablecoin Tumbuh pada 2021 Meskipun Persaingan Besar Terpusat

Alex Shevchenko selaku pendiri Aurora memaparkan di dalam sebuah wawancara dengan CoinDesk bahwa tujuan dari proyek ini adalah untuk membantu memperluas ekosistem awal. Hal itu dilakukan dengan penempatan terhadap mitra strategis, termasuk Dodo, 1inch, The Graph, dan Covalent.

Shevchenko menegaskan “Idenya adalah untuk menyelaraskan insentif, dan untuk memberi tahu banyak orang tentang Aurora sehingga mereka dapat mencari tahu proyek sejak awal”. Alih-alih menjadi pesaing, Aurora ingin memposisikan dirinya sebagai pelengkap Ethereum dengan dukungan tim yang terdiri dari 25 orang.

- Advertisement -

Dalam hal ini, Aurora tidak memiliki token utilitas dan menggunakan ETH secara asli untuk gas— pengguna hanya perlu membungkus ETH dan memindahkannya melintasi jembatan Aurora yang saat ini telah memproses volume perdagangan senilai $100 juta. Dengan dukungan NEAR, transaksi saat ini memiliki nilai sebesar $0.01 dengan waktu penyelesaian satu detik.

Sementara itu, Aurora masih berusaha untuk menumbuhkan ekosistem desentralisasi keuangan (DeFi). Proyek utama untuk jaringan yang baru diluncurkan ini adalah membuat pasar otomatis TriSolaris. Proyek selanjutnya adalah jembatan tambahan dan platform token non-fungible (NFT). Infrastruktur utama dari penyedia data The Graph dan solusi oracle yang belum diumumkan dapat mengarah pada proyek yang berkaitan dengan pinjaman.

Lebih dari itu, mungkin juga akan terdapat program insentif yang sedang berjalan, sesuai dengan upaya anggaran besar serupa dari Avalanche, Harmony, dan Fantom.  “tidak ada proyek blockchain saat ini yang dapat bertahan tanpa penambangan likuiditas atau program insentif apa pun” tegas Shevchenko. Shevchenko menambahkan “karena itu, Aurora Labs berencana untuk mengusulkan keapada Aurora DAO untuk meluncurkan program penambangan likuiditas”.

Sejak hari ini, token tata kelola Aurora yang belum diluncurkan telah membuat volume perdagangan NEAR meningkat senilai 7.17% menjadi $7.64 dan kapitalisasi pasar senilai $3.9 miliar.

Sumber:

https://www.coindesk.com/tech/2021/10/14/nears-aurora-raises-12m-to-expand-ethereum-layer-two-network/

Peningkatan ekosistem layer dua sedang terjadi. Saat ini, terdapat dana sejumlah $12 juta untuk memperluas operasinya. Proyek yang dibangun di blockchain NEAR, Aurora memungkinkan dengan kontrak Ethereum Virtual Machine (EVM) berjalan. Proyek besar ini dipimpin oleh Pantera Capital dan Electric Capital dan melibatkan lebih dari 100 investor berdasarkan ‘ecosystem bucket’ yang memberikan sebagian besar pendanaan.

Baca juga Permintaan Defi dan Algoritmik Stablecoin Tumbuh pada 2021 Meskipun Persaingan Besar Terpusat

Alex Shevchenko selaku pendiri Aurora memaparkan di dalam sebuah wawancara dengan CoinDesk bahwa tujuan dari proyek ini adalah untuk membantu memperluas ekosistem awal. Hal itu dilakukan dengan penempatan terhadap mitra strategis, termasuk Dodo, 1inch, The Graph, dan Covalent.

Shevchenko menegaskan “Idenya adalah untuk menyelaraskan insentif, dan untuk memberi tahu banyak orang tentang Aurora sehingga mereka dapat mencari tahu proyek sejak awal”. Alih-alih menjadi pesaing, Aurora ingin memposisikan dirinya sebagai pelengkap Ethereum dengan dukungan tim yang terdiri dari 25 orang.

Dalam hal ini, Aurora tidak memiliki token utilitas dan menggunakan ETH secara asli untuk gas— pengguna hanya perlu membungkus ETH dan memindahkannya melintasi jembatan Aurora yang saat ini telah memproses volume perdagangan senilai $100 juta. Dengan dukungan NEAR, transaksi saat ini memiliki nilai sebesar $0.01 dengan waktu penyelesaian satu detik.

Sementara itu, Aurora masih berusaha untuk menumbuhkan ekosistem desentralisasi keuangan (DeFi). Proyek utama untuk jaringan yang baru diluncurkan ini adalah membuat pasar otomatis TriSolaris. Proyek selanjutnya adalah jembatan tambahan dan platform token non-fungible (NFT). Infrastruktur utama dari penyedia data The Graph dan solusi oracle yang belum diumumkan dapat mengarah pada proyek yang berkaitan dengan pinjaman.

Lebih dari itu, mungkin juga akan terdapat program insentif yang sedang berjalan, sesuai dengan upaya anggaran besar serupa dari Avalanche, Harmony, dan Fantom.  “tidak ada proyek blockchain saat ini yang dapat bertahan tanpa penambangan likuiditas atau program insentif apa pun” tegas Shevchenko. Shevchenko menambahkan “karena itu, Aurora Labs berencana untuk mengusulkan keapada Aurora DAO untuk meluncurkan program penambangan likuiditas”.

Sejak hari ini, token tata kelola Aurora yang belum diluncurkan telah membuat volume perdagangan NEAR meningkat senilai 7.17% menjadi $7.64 dan kapitalisasi pasar senilai $3.9 miliar.

Sumber:

https://www.coindesk.com/tech/2021/10/14/nears-aurora-raises-12m-to-expand-ethereum-layer-two-network/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here