Bitcoin Latinum: Generasi Masa Depan Bitcoin

Listen Audio Button

Bagi penggemar kripto, Bitcoin bukan merupakan suatu kata yang asing. Namun bagaimana dengan Bitcoin Latinum (LTNM)? LTNM merupakan hard fork Bitcoin yang ingin meneruskan ide Satoshi Nakamoto untuk membuat Bitcoin menjadi sistem uang elektronik tanpa bank dan peer-to-peer (P2P).

Berdasarkan kode sumber, protokol, dan algoritme Bitcoin, ini merupakan proyek teknologi cryptocurrency terbuka yang mampu menangani volume transaksi besar, keamanan siber, dan manajemen aset digital. Tujuannya untuk meningkatkan kode Bitcoin agar beroperasi dengan keamanan dan kecepatan transaksi yang lebih tinggi, serta biaya transaksi lebih rendah,

Selain itu, Bitcoin Latinmum mengambil green initiative yang inovatif untuk mencapai jejak karbon bersih dengan menerapkan algoritma konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang lebih ramah. Hal ini sesuai dengan komitmen proyek terhadap praktik lingkungan berkelanjutan dan dukungan dari Crypto Climate Accord.

- Advertisement -

Baca juga Miliarder Brock Pierce Memprediksi Bitcoin Bisa Saja Jadi Nol

Model PoS juga memungkinkan holder LTNM untuk berpartisipasi dan mengamankan jaringan dengan imbalan hadiah. Selanjutanya, Bitcoin latinum menciptakan jaringan keuangan terdesentralisasi untuk transaksi aset digital yang efisien dan aman bagi media, game, komputasi cloud, dan telekomunikasi.

Konsensus Hemat Energi

Bitcoin Latinum menggunakan mekanisme PoS versi lanjutan untuk mengatasi masalah yang melekat pada jaringan berbasis PoW. Penambangan PoS memungkinkan holder LTNM untuk mendapatkan imbalan karena menjadi holder koin sebagai jaminan untuk di-stake di jaringan Bitcoin latinum. Insentif penambangan sebanding dengan jumlah koin yang dimiliki oleh staker.

Transaksi Lebih Cepat

LTNM menyediakan jaringan pembayaran on-chain yang lebih baik dibandingkan dengan Bitcoin. Ini mengarah pada pengurangan ukuran transaksi dan peningkatan kemampuan volume transaksi. Bitcoin Latinum menawarkan jaringan yang sangat skalabel dan mendukung jutaan transaksi perhari. Jaringan ini juga mengadopsi ukuran blok yang lebih besar untuk memastikan jaringan memfasilitasi lebih banyak transaksi dengan biaya lebih rendah.

Keamanan Jaringan

Node Bitcoin Latinum menerapkan strategi Perlindungan Beban Kerja untuk mengamankan jaringan. Seluruh node harus memenuhi persyaratan jaringan untuk menjadi ‘pihak yang disetujui’ untuk mengakses mekanisme konsensus guna memperkuat ekosistem.

Jaringan ini juga memiliki fitur firewall transaksi terdistribusi yang dapat melindungi jaringan. Pengguna juga berada di bawah program asuransi komprehensif untuk melindungi holder LTNM.

Listen Audio Button

Bagi penggemar kripto, Bitcoin bukan merupakan suatu kata yang asing. Namun bagaimana dengan Bitcoin Latinum (LTNM)? LTNM merupakan hard fork Bitcoin yang ingin meneruskan ide Satoshi Nakamoto untuk membuat Bitcoin menjadi sistem uang elektronik tanpa bank dan peer-to-peer (P2P).

Berdasarkan kode sumber, protokol, dan algoritme Bitcoin, ini merupakan proyek teknologi cryptocurrency terbuka yang mampu menangani volume transaksi besar, keamanan siber, dan manajemen aset digital. Tujuannya untuk meningkatkan kode Bitcoin agar beroperasi dengan keamanan dan kecepatan transaksi yang lebih tinggi, serta biaya transaksi lebih rendah,

Selain itu, Bitcoin Latinmum mengambil green initiative yang inovatif untuk mencapai jejak karbon bersih dengan menerapkan algoritma konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang lebih ramah. Hal ini sesuai dengan komitmen proyek terhadap praktik lingkungan berkelanjutan dan dukungan dari Crypto Climate Accord.

Baca juga Miliarder Brock Pierce Memprediksi Bitcoin Bisa Saja Jadi Nol

Model PoS juga memungkinkan holder LTNM untuk berpartisipasi dan mengamankan jaringan dengan imbalan hadiah. Selanjutanya, Bitcoin latinum menciptakan jaringan keuangan terdesentralisasi untuk transaksi aset digital yang efisien dan aman bagi media, game, komputasi cloud, dan telekomunikasi.

Konsensus Hemat Energi

Bitcoin Latinum menggunakan mekanisme PoS versi lanjutan untuk mengatasi masalah yang melekat pada jaringan berbasis PoW. Penambangan PoS memungkinkan holder LTNM untuk mendapatkan imbalan karena menjadi holder koin sebagai jaminan untuk di-stake di jaringan Bitcoin latinum. Insentif penambangan sebanding dengan jumlah koin yang dimiliki oleh staker.

Transaksi Lebih Cepat

LTNM menyediakan jaringan pembayaran on-chain yang lebih baik dibandingkan dengan Bitcoin. Ini mengarah pada pengurangan ukuran transaksi dan peningkatan kemampuan volume transaksi. Bitcoin Latinum menawarkan jaringan yang sangat skalabel dan mendukung jutaan transaksi perhari. Jaringan ini juga mengadopsi ukuran blok yang lebih besar untuk memastikan jaringan memfasilitasi lebih banyak transaksi dengan biaya lebih rendah.

Keamanan Jaringan

Node Bitcoin Latinum menerapkan strategi Perlindungan Beban Kerja untuk mengamankan jaringan. Seluruh node harus memenuhi persyaratan jaringan untuk menjadi ‘pihak yang disetujui’ untuk mengakses mekanisme konsensus guna memperkuat ekosistem.

Jaringan ini juga memiliki fitur firewall transaksi terdistribusi yang dapat melindungi jaringan. Pengguna juga berada di bawah program asuransi komprehensif untuk melindungi holder LTNM.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here