Bursa Kripto Gemini Mulai Menawarkan Opsi Staking di Platform-nya

Illust - Bursa Kripto Gemini Mulai Menawarkan Opsi Staking di Platform-nya
Sumber Asset: Isometric cryptocurrency concept with bitcoins created by macrovector – www.freepik.com

Dalam sebuah pengumuman, Gemini mengatakan bahwa pengguna layanannya sudah bisa menjalankan staking dan mendapatkan reward di platform Gemini. Sebagai permulaan, mereka akan terlebih dulu menyediakan staking token MATIC Polygon sebagai permulaan. Dan nantinya, mereka juga akan menyediakan layanan staking Ethereum (ETH), Solana (SOL), Polkadot (DOT), dan Audius (AUDIO) dalam waktu dekat.

Terkecuali untuk token Audius, semua token yang akan Gemini sediakan dalam layanan staking tersebut adalah aset kripto yang termasuk di antara 15 aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Perusahaan tersebut membandingkan staking tersebut dengan Gemini Earn, dan layanan lain yang dapat menghasilkan yield pada aset kripto yang didepositkan. Sementara itu, Gemini juga bermitra dengan borrower pihak ketiga untuk layanan Earn-nya. Dengan begitu, layanan staking-nya dapat memberikan reward yang sepadan dari validasi blockchain.

Namun, masih belum ada kejelasan apakah Gemini juga berencana untuk menjalankan node validatornya sendiri atau apakah akan bekerja dengan validator eksternal. Gemini hanya menyebutkan bahwa pengguna yang menjalankan staking di Gemini akan mendapat benefit dari pengurangan persyaratan teknikal yang mereka berikan. Gemini juga akan menanggung biaya infrastruktur, biaya gas, dan denda pemotongan (slashing penalty). Selain itu, mereka juga menawarkan pendekatan institusional pada sistem keamanannya daripada meminta pengguna untuk mengelola kunci pribadi mereka sendiri. Staking Gemini ini akan tersedia di tiga negara: Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat (kecuali New York).

Franck Kengne, Manajer Produk di Gemini, mengatakan bahwa pengenalan staking tersebut merupakan upaya untuk menunjukkan komitmen [Gemini] untuk menawarkan rangkaian layanan yang lengkap dalam platform-nya. Ia juga menambahkan bahwa “menjalankan staking adalah langkah penting” Gemini dalam memberikan opsi baru bagi pelanggannya.

- Advertisement -

Baca Juga : Crypto.com Memperoleh Izin Regulasi untuk Beroperasi di Inggris

Gemini adalah salah satu bursa tertua dan paling terkenal di industri kripto. Namun, volume perdagangannya masih relatif rendah, karena mereka hanya menangani $52 juta selama 24 jam. Sedangkan bursa yang menjadi pesaing Gemini sudah menangani ratusan juta atau milyaran dolar pada periode yang sama.

Sumber : cryptobriefing.com 

Illust - Bursa Kripto Gemini Mulai Menawarkan Opsi Staking di Platform-nya
Sumber Asset: Isometric cryptocurrency concept with bitcoins created by macrovector – www.freepik.com

Dalam sebuah pengumuman, Gemini mengatakan bahwa pengguna layanannya sudah bisa menjalankan staking dan mendapatkan reward di platform Gemini. Sebagai permulaan, mereka akan terlebih dulu menyediakan staking token MATIC Polygon sebagai permulaan. Dan nantinya, mereka juga akan menyediakan layanan staking Ethereum (ETH), Solana (SOL), Polkadot (DOT), dan Audius (AUDIO) dalam waktu dekat.

Terkecuali untuk token Audius, semua token yang akan Gemini sediakan dalam layanan staking tersebut adalah aset kripto yang termasuk di antara 15 aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Perusahaan tersebut membandingkan staking tersebut dengan Gemini Earn, dan layanan lain yang dapat menghasilkan yield pada aset kripto yang didepositkan. Sementara itu, Gemini juga bermitra dengan borrower pihak ketiga untuk layanan Earn-nya. Dengan begitu, layanan staking-nya dapat memberikan reward yang sepadan dari validasi blockchain.

Namun, masih belum ada kejelasan apakah Gemini juga berencana untuk menjalankan node validatornya sendiri atau apakah akan bekerja dengan validator eksternal. Gemini hanya menyebutkan bahwa pengguna yang menjalankan staking di Gemini akan mendapat benefit dari pengurangan persyaratan teknikal yang mereka berikan. Gemini juga akan menanggung biaya infrastruktur, biaya gas, dan denda pemotongan (slashing penalty). Selain itu, mereka juga menawarkan pendekatan institusional pada sistem keamanannya daripada meminta pengguna untuk mengelola kunci pribadi mereka sendiri. Staking Gemini ini akan tersedia di tiga negara: Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat (kecuali New York).

Franck Kengne, Manajer Produk di Gemini, mengatakan bahwa pengenalan staking tersebut merupakan upaya untuk menunjukkan komitmen [Gemini] untuk menawarkan rangkaian layanan yang lengkap dalam platform-nya. Ia juga menambahkan bahwa “menjalankan staking adalah langkah penting” Gemini dalam memberikan opsi baru bagi pelanggannya.

Baca Juga : Crypto.com Memperoleh Izin Regulasi untuk Beroperasi di Inggris

Gemini adalah salah satu bursa tertua dan paling terkenal di industri kripto. Namun, volume perdagangannya masih relatif rendah, karena mereka hanya menangani $52 juta selama 24 jam. Sedangkan bursa yang menjadi pesaing Gemini sudah menangani ratusan juta atau milyaran dolar pada periode yang sama.

Sumber : cryptobriefing.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here