Cara-Cara Membuat dan Menjual NFT untuk Kreator NFT Pemula

NFT (Non-Fungible Token) merupakan aset digital berupa karya seni yang sedang ramai dibicarakan. Aset digital ini dinilai mampu menjadi jalan baru bagi para kreator untuk memasarkan karya mereka dan menjadi aset investasi yang cukup baik untuk kolektor. Tidak butuh waktu lama, popularitas NFT melonjak secara signifikan dalam 2 tahun terakhir. Minat yang besar terhadap NFT diiringi dengan bertambahnya NFT yang terdaftar di NFT marketplace. Lalu, bagaimana cara membuat dan menjual NFT?

Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung di pasar NFT, berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan.

  1. Tentukan NFT Anda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, NFT merupakan karya seni digital. NFT dapat berupa artwork, foto, lukisan, video pendek, film, musik, GIF, meme, atau bahkan cuitan Twitter. Hal paling dasar yang harus Anda lakukan adalah menentukan item apa yang ingin Anda jadikan NFT.

Baca Juga : STEPN Berencana Membuat Perkumpulan Digital

- Advertisement -

Pastikan Anda memiliki hak kekayaan intelektual atas item yang ingin Anda ubah menjadi NFT. Membuat NFT untuk aset digital yang bukan milik Anda dapat membawa Anda ke masalah hukum.

  1. Pilih Blockchain yang Ingin Digunakan

Setelah memilih aset digital, saatnya untuk memulai proses mencetaknya (minting) menjadi NFT. Proses ini dimulai dengan menentukan blockchain  yang ingin Anda gunakan untuk NFT Anda. Yang paling populer di kalangan kreator NFT adalah  Ethereum. Pilihan populer lainnya yaitu Tezos, Polkadot, Cosmos, dan Binance Smart Chain.

  1. Siapkan Wallet Anda

Jika Anda belum memiliki wallet, Anda harus menyiapkannya untuk membuat NFT karena Anda memerlukan beberapa  kripto untuk mendanai investasi awal Anda. Wallet akan memberi Anda akses ke aset digital Anda. Wallet NFT terpopuler  antara lain Metamask, Math Wallet, AlphaWallet, Trust Wallet, dan Coinbase Wallet.

Setelah Anda mengatur wallet Anda, Anda pasti ingin membeli beberapa cryptocurrency. Sebagian besar platform NFT menerima Ether, cryptocurrency dari platform blockchain Ethereum. Jika Anda sudah memiliki beberapa kripto di bursa, Anda bisa menghubungkannya ke wallet Anda sehingga Anda dapat menggunakannya untuk membuat dan menjual NFT.

  1. Pilih NFT Marketplace
Illust - Pilih NFT Marketplace
Sumber Asset: Flat design nft concept illustration created by freepik – www.freepik.com

Setelah Anda memiliki wallet dan beberapa cryptocurrency, kini saatnya untuk mulai membuat dan memasarkan NFT Anda. Untuk itu, Anda harus memilih NFT marketplace. Anda bisa bergabung di OpenSea, Axie Marketplace, Larva Labs/CryptoPunks, NBA Top Shot Marketplace, Rarible, SuperRare, Foundation, Nifty Gateway, Mintable, atau ThetaDrop.

Anda harus meneliti setiap pasar NFT untuk menemukan platform yang cocok untuk NFT Anda. Misalnya, Axie Marketplace adalah toko online untuk game NFT Axie Infinity. Sementara itu, NBA Top Shot adalah pasar yang berfokus pada bola basket. Beberapa pasar NFT memerlukan cryptocurrency mereka sendiri, misalnya Rarible membutuhkan token RARI.

OpenSea biasanya merupakan tempat yang paling cocok untuk pemula. Anda bisa mencetak NFT Anda sendiri, dan OpenSea merupakan pemimpin dalam penjualan NFT.

Setelah memilih pasar NFT, Anda harus menghubungkannya ke wallet Anda, Sehingga Anda bisa membayar biaya yang diperlukan untuk mencetak NFT Anda dan mencairkan hasil penjualan.

  1. Unggah File Anda

Anda sekarang akhirnya siap untuk minting atau mencetak NFT Anda. Pasar NFT pilihan Anda harus memiliki panduan langkah demi langkah untuk mengunggah file digital Anda ke platform mereka. Proses itu akan memungkinkan Anda untuk mengubah file digital Anda (PNG, GIF, MP3, atau jenis file lainnya) menjadi NFT yang dapat dipasarkan.

  1. Atur Metode Penjualan
Illust - atur metode penjualan
Sumber Asset: Flat nft illustration created by freepik – www.freepik.com

Tahap terakhir dalam proses pencetakan NFT adalah memutuskan bagaimana Anda ingin memonetisasi NFT Anda. Hal ini tergantung pada platform yang Anda pilih. Secara umum, berikut adalah beberapa metode penjualan NFT.

  • Fixed Price

Metode ini seperti metode penjualan barang pada umnya. Anda menetapkan harga tetap, dan orang yang bersedia membeli NFT Anda bisa langsung memiliki NFT tersebut tanpa proses tawar menawar atau lelang.

  • Lelang Berjangka (Timed Auction)

Lelang berjangka akan memberi mereka yang tertarik dengan NFT Anda batas waktu untuk mengajukan tawaran akhir mereka.

  • Lelang Tak Terbatas (Unlimited Auction)

Lelang tak terbatas tidak menetapkan batas waktu. Sebaliknya, Anda memiliki kendali untuk mengakhiri lelang kapan pun Anda mau.

Kesimpulannya, Anda harus menentukan harga minimum (jika Anda menyiapkan lelang), menetapkan royalti untuk terus menguangkan NFT Anda jika dijual kembali di pasar sekunder, dan berapa lama waktu untuk mengadakan lelang (jika menggunakan metode lelang berjangka). Ingatlah biaya saat menetapkan harga minimum karena Anda dapat kehilangan uang pada penjualan NFT jika Anda menetapkan harga terlalu rendah.

Sayangnya, biaya untuk mencetak dan menjual NFT bisa cukup mahal dan membingungkan, tergantung pada platform dan ketentuannya masing-masing. Anda harus membayar biaya pendaftaran, biaya pencetakan NFT, komisi penjualan, dan biaya transaksi untuk mentransfer uang dari wallet pembeli ke wallet Anda.

Biaya juga dapat berfluktuasi karena volatilitas dalam harga cryptocurrency. Karena itu, penting untuk mencermati biaya yang harus Anda keluarkan untuk membuat dan menjual NFT Anda dan mendapatkan keuntungan.

Sumber :  freepik.com 

NFT (Non-Fungible Token) merupakan aset digital berupa karya seni yang sedang ramai dibicarakan. Aset digital ini dinilai mampu menjadi jalan baru bagi para kreator untuk memasarkan karya mereka dan menjadi aset investasi yang cukup baik untuk kolektor. Tidak butuh waktu lama, popularitas NFT melonjak secara signifikan dalam 2 tahun terakhir. Minat yang besar terhadap NFT diiringi dengan bertambahnya NFT yang terdaftar di NFT marketplace. Lalu, bagaimana cara membuat dan menjual NFT?

Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung di pasar NFT, berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan.

  1. Tentukan NFT Anda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, NFT merupakan karya seni digital. NFT dapat berupa artwork, foto, lukisan, video pendek, film, musik, GIF, meme, atau bahkan cuitan Twitter. Hal paling dasar yang harus Anda lakukan adalah menentukan item apa yang ingin Anda jadikan NFT.

Baca Juga : STEPN Berencana Membuat Perkumpulan Digital

Pastikan Anda memiliki hak kekayaan intelektual atas item yang ingin Anda ubah menjadi NFT. Membuat NFT untuk aset digital yang bukan milik Anda dapat membawa Anda ke masalah hukum.

  1. Pilih Blockchain yang Ingin Digunakan

Setelah memilih aset digital, saatnya untuk memulai proses mencetaknya (minting) menjadi NFT. Proses ini dimulai dengan menentukan blockchain  yang ingin Anda gunakan untuk NFT Anda. Yang paling populer di kalangan kreator NFT adalah  Ethereum. Pilihan populer lainnya yaitu Tezos, Polkadot, Cosmos, dan Binance Smart Chain.

  1. Siapkan Wallet Anda

Jika Anda belum memiliki wallet, Anda harus menyiapkannya untuk membuat NFT karena Anda memerlukan beberapa  kripto untuk mendanai investasi awal Anda. Wallet akan memberi Anda akses ke aset digital Anda. Wallet NFT terpopuler  antara lain Metamask, Math Wallet, AlphaWallet, Trust Wallet, dan Coinbase Wallet.

Setelah Anda mengatur wallet Anda, Anda pasti ingin membeli beberapa cryptocurrency. Sebagian besar platform NFT menerima Ether, cryptocurrency dari platform blockchain Ethereum. Jika Anda sudah memiliki beberapa kripto di bursa, Anda bisa menghubungkannya ke wallet Anda sehingga Anda dapat menggunakannya untuk membuat dan menjual NFT.

  1. Pilih NFT Marketplace
Illust - Pilih NFT Marketplace
Sumber Asset: Flat design nft concept illustration created by freepik – www.freepik.com

Setelah Anda memiliki wallet dan beberapa cryptocurrency, kini saatnya untuk mulai membuat dan memasarkan NFT Anda. Untuk itu, Anda harus memilih NFT marketplace. Anda bisa bergabung di OpenSea, Axie Marketplace, Larva Labs/CryptoPunks, NBA Top Shot Marketplace, Rarible, SuperRare, Foundation, Nifty Gateway, Mintable, atau ThetaDrop.

Anda harus meneliti setiap pasar NFT untuk menemukan platform yang cocok untuk NFT Anda. Misalnya, Axie Marketplace adalah toko online untuk game NFT Axie Infinity. Sementara itu, NBA Top Shot adalah pasar yang berfokus pada bola basket. Beberapa pasar NFT memerlukan cryptocurrency mereka sendiri, misalnya Rarible membutuhkan token RARI.

OpenSea biasanya merupakan tempat yang paling cocok untuk pemula. Anda bisa mencetak NFT Anda sendiri, dan OpenSea merupakan pemimpin dalam penjualan NFT.

Setelah memilih pasar NFT, Anda harus menghubungkannya ke wallet Anda, Sehingga Anda bisa membayar biaya yang diperlukan untuk mencetak NFT Anda dan mencairkan hasil penjualan.

  1. Unggah File Anda

Anda sekarang akhirnya siap untuk minting atau mencetak NFT Anda. Pasar NFT pilihan Anda harus memiliki panduan langkah demi langkah untuk mengunggah file digital Anda ke platform mereka. Proses itu akan memungkinkan Anda untuk mengubah file digital Anda (PNG, GIF, MP3, atau jenis file lainnya) menjadi NFT yang dapat dipasarkan.

  1. Atur Metode Penjualan
Illust - atur metode penjualan
Sumber Asset: Flat nft illustration created by freepik – www.freepik.com

Tahap terakhir dalam proses pencetakan NFT adalah memutuskan bagaimana Anda ingin memonetisasi NFT Anda. Hal ini tergantung pada platform yang Anda pilih. Secara umum, berikut adalah beberapa metode penjualan NFT.

  • Fixed Price

Metode ini seperti metode penjualan barang pada umnya. Anda menetapkan harga tetap, dan orang yang bersedia membeli NFT Anda bisa langsung memiliki NFT tersebut tanpa proses tawar menawar atau lelang.

  • Lelang Berjangka (Timed Auction)

Lelang berjangka akan memberi mereka yang tertarik dengan NFT Anda batas waktu untuk mengajukan tawaran akhir mereka.

  • Lelang Tak Terbatas (Unlimited Auction)

Lelang tak terbatas tidak menetapkan batas waktu. Sebaliknya, Anda memiliki kendali untuk mengakhiri lelang kapan pun Anda mau.

Kesimpulannya, Anda harus menentukan harga minimum (jika Anda menyiapkan lelang), menetapkan royalti untuk terus menguangkan NFT Anda jika dijual kembali di pasar sekunder, dan berapa lama waktu untuk mengadakan lelang (jika menggunakan metode lelang berjangka). Ingatlah biaya saat menetapkan harga minimum karena Anda dapat kehilangan uang pada penjualan NFT jika Anda menetapkan harga terlalu rendah.

Sayangnya, biaya untuk mencetak dan menjual NFT bisa cukup mahal dan membingungkan, tergantung pada platform dan ketentuannya masing-masing. Anda harus membayar biaya pendaftaran, biaya pencetakan NFT, komisi penjualan, dan biaya transaksi untuk mentransfer uang dari wallet pembeli ke wallet Anda.

Biaya juga dapat berfluktuasi karena volatilitas dalam harga cryptocurrency. Karena itu, penting untuk mencermati biaya yang harus Anda keluarkan untuk membuat dan menjual NFT Anda dan mendapatkan keuntungan.

Sumber :  freepik.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here