Cara Plasma Finance Membawa DeFi ke Lingkup yang Lebih Luas

Kemunculan berbagai inovasi dalam DeFi (decentralized finance) membawa dampak positif maupun dampak negatif, pendiri dan CEO agregator protokol Plasma Finance (PPAY), Ilia Maksimenka menyampaikan bahwa kompleksitas dari berbagai produk DeFi menimbulkan sebuah penghalang untuk adopsi di arus utama. Kompleksitas tersebut pula membawa ancaman bagi pertumbuhan sektor DeFi yang kini sedang berkembang dengan pesat.

Terlepas dari peningkatan minat perusahaan institusional terhadap DeFi baru-baru ini dan sektor ini bernilai $270 miliar tahun ini, tetapi sektor DeFi masih menjadi sebuah ceruk. Oleh karena itu, Plasma Finance ingin menangani permasalahan ini. Maksimenka menjelaskan kinerja platform Plasma Finance memberi pengalaman pengguna secara sederhana melalui agregasi protokol DeFi. Plasma Finance melayani pengguna dengan alat dan fitur analitik aman serta menggabungkan lingkup keuangan tradisional dan terdesentralisasi.

Baca juga Elrond Network Meluncurkan Program Insentif Senilai $1 Miliar untuk Platform DeFi DEX Maiar

Keakraban bagi Pengguna Baru

- Advertisement -

Maksimenka menyakini bahwa platform DeFi harus mampu bersaing dengan bank, bursa, dan layanan keuangan tradisional. Sektor keuangan tradisional mudah digunakan bagi semua kalangan, sedangkan D-Fi memiliki kompleksitas tertentu sehingga orang-orang enggan menggunakan ini dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Maksimenka menjelaskan di sinilah Plasma Finance muncul sebagai perantara pengguna ke sektor DeFi.

Plasma Finance mengarahkan pengguna dengan pendekatan langkah demi langkah, dimulai dengan mengunduh dompet, kemudian menghubungkan sumber pendanaan untuk mengakses ekosistem DeFi. Setelah langkah-langkah tersebut selesai, mereka dapat mengakses DeFi secara utuh pada satu platform, termasuk protokol DeFi teratas YFI, Curve, Uniswap, PancakeSwap, serta beberapa jenis aset kripto. Inilah solusi permasalahan yang ingin dicapai oleh Ilia Maksimenka, para pengguna dapat mengakases berbagai platform dan protokol yang berbeda hanya dalam satu platform: Plasma Finance.

Plasma Finance menyediakan fiat ‘on-ramp’ agar pengguna dapat membeli token di hampir setiap negara di dunia. Platform ini memungkinkan mereka untuk menggunakan dompet elektronik yang tersedia secara lokal.

DeFi pada tahun 2021: fraksionasi dan ceruk

Sektor DeFi melahirkan berbagai inovasi dan berkembang begitu pesat dari tahun ke tahun. Namun, terlepas dari semua selebrasi yang mengelilinginya, DeFi tetap menjadi sudut ceruk di antara pasar cryptocurrency yang lebih besar.

Maksimenka menyebut sektor ini difraksionasi, dalam artian DeFi masih dalam tahap proses. Oleh karena itu, banyak platform DeFi berfokus pada inovasi dengan membuat produk-produk mereka menjadi produk ramah pengguna. Hal ini menyebabkan sisi lain seperti User Interface (UI) dan stardar pasar terarbaikan, tentu ini menimbulkan masalah terhadap adopsi DeFi.

Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan institusional seperti Bank of America mulai menjelajahi DeFi; bank tersebut melaporkan bahwa DeFi menghadirkan “inovasi paling banyak” di ruang kripto, sementara Goldman Sachs telah mengajukan ETF DeFi yang melacak perusahaan keuangan terdesentralisasi. Menurut seorang eksekutif Citi, klien investor institusi bank mengungkapkan minat yang meningkat pada ruang DeFi, tetapi mereka mengharapkan aturan yang tepat.

Di tahun-tahun mendatang, sektor keuangan tradisional tidak akan dapat mengabaikan industri DeFi karena DeFi menyediakan proses yang lebih cerdas, lebih efisien, dan hasil tinggi yang mereka capai. Maksimenka mengatakan, “bank harus menggunakan alat DeFi untuk meningkatkan APY (Annual Percentage Yeild) dan meningkatkan keuntungan dan keuntungan bagi pelanggan mereka.”

Ia yakin bahwa protokol DeFi terbesar akan berkembang menjadi lebih besar. Baginya itu ideal untuk Plasma Finance, platform ini ingin menjadi perantara utama bagi para pengguna agar dapat melihat semua layanan DeFi yang ditawarkan di ekosistem tersebut.

Sumber: https://decrypt.co/86314/how-plasma-finance-is-bringing-defis-to-the-masses

Kemunculan berbagai inovasi dalam DeFi (decentralized finance) membawa dampak positif maupun dampak negatif, pendiri dan CEO agregator protokol Plasma Finance (PPAY), Ilia Maksimenka menyampaikan bahwa kompleksitas dari berbagai produk DeFi menimbulkan sebuah penghalang untuk adopsi di arus utama. Kompleksitas tersebut pula membawa ancaman bagi pertumbuhan sektor DeFi yang kini sedang berkembang dengan pesat.

Terlepas dari peningkatan minat perusahaan institusional terhadap DeFi baru-baru ini dan sektor ini bernilai $270 miliar tahun ini, tetapi sektor DeFi masih menjadi sebuah ceruk. Oleh karena itu, Plasma Finance ingin menangani permasalahan ini. Maksimenka menjelaskan kinerja platform Plasma Finance memberi pengalaman pengguna secara sederhana melalui agregasi protokol DeFi. Plasma Finance melayani pengguna dengan alat dan fitur analitik aman serta menggabungkan lingkup keuangan tradisional dan terdesentralisasi.

Baca juga Elrond Network Meluncurkan Program Insentif Senilai $1 Miliar untuk Platform DeFi DEX Maiar

Keakraban bagi Pengguna Baru

Maksimenka menyakini bahwa platform DeFi harus mampu bersaing dengan bank, bursa, dan layanan keuangan tradisional. Sektor keuangan tradisional mudah digunakan bagi semua kalangan, sedangkan D-Fi memiliki kompleksitas tertentu sehingga orang-orang enggan menggunakan ini dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Maksimenka menjelaskan di sinilah Plasma Finance muncul sebagai perantara pengguna ke sektor DeFi.

Plasma Finance mengarahkan pengguna dengan pendekatan langkah demi langkah, dimulai dengan mengunduh dompet, kemudian menghubungkan sumber pendanaan untuk mengakses ekosistem DeFi. Setelah langkah-langkah tersebut selesai, mereka dapat mengakses DeFi secara utuh pada satu platform, termasuk protokol DeFi teratas YFI, Curve, Uniswap, PancakeSwap, serta beberapa jenis aset kripto. Inilah solusi permasalahan yang ingin dicapai oleh Ilia Maksimenka, para pengguna dapat mengakases berbagai platform dan protokol yang berbeda hanya dalam satu platform: Plasma Finance.

Plasma Finance menyediakan fiat ‘on-ramp’ agar pengguna dapat membeli token di hampir setiap negara di dunia. Platform ini memungkinkan mereka untuk menggunakan dompet elektronik yang tersedia secara lokal.

DeFi pada tahun 2021: fraksionasi dan ceruk

Sektor DeFi melahirkan berbagai inovasi dan berkembang begitu pesat dari tahun ke tahun. Namun, terlepas dari semua selebrasi yang mengelilinginya, DeFi tetap menjadi sudut ceruk di antara pasar cryptocurrency yang lebih besar.

Maksimenka menyebut sektor ini difraksionasi, dalam artian DeFi masih dalam tahap proses. Oleh karena itu, banyak platform DeFi berfokus pada inovasi dengan membuat produk-produk mereka menjadi produk ramah pengguna. Hal ini menyebabkan sisi lain seperti User Interface (UI) dan stardar pasar terarbaikan, tentu ini menimbulkan masalah terhadap adopsi DeFi.

Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan institusional seperti Bank of America mulai menjelajahi DeFi; bank tersebut melaporkan bahwa DeFi menghadirkan “inovasi paling banyak” di ruang kripto, sementara Goldman Sachs telah mengajukan ETF DeFi yang melacak perusahaan keuangan terdesentralisasi. Menurut seorang eksekutif Citi, klien investor institusi bank mengungkapkan minat yang meningkat pada ruang DeFi, tetapi mereka mengharapkan aturan yang tepat.

Di tahun-tahun mendatang, sektor keuangan tradisional tidak akan dapat mengabaikan industri DeFi karena DeFi menyediakan proses yang lebih cerdas, lebih efisien, dan hasil tinggi yang mereka capai. Maksimenka mengatakan, “bank harus menggunakan alat DeFi untuk meningkatkan APY (Annual Percentage Yeild) dan meningkatkan keuntungan dan keuntungan bagi pelanggan mereka.”

Ia yakin bahwa protokol DeFi terbesar akan berkembang menjadi lebih besar. Baginya itu ideal untuk Plasma Finance, platform ini ingin menjadi perantara utama bagi para pengguna agar dapat melihat semua layanan DeFi yang ditawarkan di ekosistem tersebut.

Sumber: https://decrypt.co/86314/how-plasma-finance-is-bringing-defis-to-the-masses

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here