CEO FTX Mengeluarkan Banyak Biaya Pemasaran demi Eksposur dan Peluang Perusahaan

Peluang perusahaan FTX – Pendiri dan CEO FTX, Sam Bankman-Fried mengatakan bahwa seluruh kesepakatan, akuisisi, dan kemitraan FTX baru-baru ini ialah untuk mengejar ketertinggalan seperti memperluas eksposur dan peluang perusahaan.

Melalui acara Decrypt dan Yahoo Finance ‘Crypto Goes Mainstream’ Selasa lalu, Sam Bankman-Fried menyampaikan bahwa perusahaan FTX masih tertinggal dalam pengenalan nama di masyarakat luas, walaupun perusahaan kini memiliki banyak pengguna di bawah nama mereka.

Baca juga Mengenal FTX sebagai Crypto Derivative Exchange

FTX adalah platform pertukaran cryptocurrency terpusat yang berspesialisasi dalam produk turunan dan leverage, perusahaan ini dibangun sejak 2019. Bankman-Fried mengutarakan bahwa perusahaannya sudah beroperasi lebih lama jika dibandingkan dari beberapa nama besar lainnya dalam bisnis pertukaran kripto. Kendati demikian, banyak penggiat sektor kripto tidak mengetahui tentang FTX.

- Advertisement -

FTX mengeluarkan biaya tinggi demi ekposur ke publik lebih luas lagi, yaitu dengan cara bermitra dengan berbagai tim olahraga maupun perusahaan lainnya. Platform pertukaran kripto ini mengeluarkan biaya sebesar $210 miliar untuk membeli tim esport TSM, kesepakatan dengan tim NBA Miami Heat sebesar $135 juta dikeluarkan untuk kerja sama dengan tim basket nasional Amerika ini, FTX pula mengeluarkan dana untuk hak penamaan pada Cal Memorial Stadium, rumah bagi tim sepak bola Amerika Cal Berkeley.

Selain itu, perusahaan FTX menjadi platform pertukaran kripto resmi Major League Baseball dan CEO mengumumkan telah menggaet Shohei Ohtani menjadi salah satu FTX investor dan ambasador. FTX pula telah menyerukan pada berbagai siaran-siaran dengan iklan baru yang menampilkan Tom Brady atau maskot ‘moon man’ milik FTX.

FTX menyelesaikan akuisisi bursa LedgerX bulan lalu. Dengan itu, FTX.US yang berbasis di bursa Amerika Serikat memperoleh lisensi Commodity Futures Trading Commission (CFTC) milik LedgerX. Dengan lisensi itu, FTX diberikan opsi untuk menghapus kontrak berjangka dan opsi yang dijamin sepenuhnya.

FTX telah berkomitmen untuk menginvestasikan $100 juta dalam pengembangan game Web 3 melalui Lightspeed Venture Partners dan Solana Ventures. Sementara itu, perusahaan ini juga telah meluncurkan pasar NFT berbasis Solana dan mengumumkan rencana untuk mendukung NFT berbasis Ethereum. Bankman-Fried mengatakan bahwa NFT kini menjadi gebrakan mutlak selama enam bulan belakangan ini, tetapi NFT masih didominasi oleh industri kripto daripada pendatang baru.

Ia berpikir berpikir lebih banyak pendatang baru akan memasuki pasar melalui FTX jika dia memulai lebih awal. Backman-Fried mengakui keterlambatan keputusannya untuk mendirikan FTX tujuh tahun setelah ia mengenai sektor aset digital dengan mengatakan, “ada banyak peluang di industri ini yang tidak cocok untuk saya sampai tahun lalu ini.” Pada tahun 2012, ia mengetahui Bitcoin karena salah satu rekannya membuat bot abritrase Bitcoin.

Sumber: https://decrypt.co/85744/ftx-is-spending-big-on-marketing-because-were-behind-on-name-recognition-ceo

Peluang perusahaan FTX – Pendiri dan CEO FTX, Sam Bankman-Fried mengatakan bahwa seluruh kesepakatan, akuisisi, dan kemitraan FTX baru-baru ini ialah untuk mengejar ketertinggalan seperti memperluas eksposur dan peluang perusahaan.

Melalui acara Decrypt dan Yahoo Finance ‘Crypto Goes Mainstream’ Selasa lalu, Sam Bankman-Fried menyampaikan bahwa perusahaan FTX masih tertinggal dalam pengenalan nama di masyarakat luas, walaupun perusahaan kini memiliki banyak pengguna di bawah nama mereka.

Baca juga Mengenal FTX sebagai Crypto Derivative Exchange

FTX adalah platform pertukaran cryptocurrency terpusat yang berspesialisasi dalam produk turunan dan leverage, perusahaan ini dibangun sejak 2019. Bankman-Fried mengutarakan bahwa perusahaannya sudah beroperasi lebih lama jika dibandingkan dari beberapa nama besar lainnya dalam bisnis pertukaran kripto. Kendati demikian, banyak penggiat sektor kripto tidak mengetahui tentang FTX.

FTX mengeluarkan biaya tinggi demi ekposur ke publik lebih luas lagi, yaitu dengan cara bermitra dengan berbagai tim olahraga maupun perusahaan lainnya. Platform pertukaran kripto ini mengeluarkan biaya sebesar $210 miliar untuk membeli tim esport TSM, kesepakatan dengan tim NBA Miami Heat sebesar $135 juta dikeluarkan untuk kerja sama dengan tim basket nasional Amerika ini, FTX pula mengeluarkan dana untuk hak penamaan pada Cal Memorial Stadium, rumah bagi tim sepak bola Amerika Cal Berkeley.

Selain itu, perusahaan FTX menjadi platform pertukaran kripto resmi Major League Baseball dan CEO mengumumkan telah menggaet Shohei Ohtani menjadi salah satu FTX investor dan ambasador. FTX pula telah menyerukan pada berbagai siaran-siaran dengan iklan baru yang menampilkan Tom Brady atau maskot ‘moon man’ milik FTX.

FTX menyelesaikan akuisisi bursa LedgerX bulan lalu. Dengan itu, FTX.US yang berbasis di bursa Amerika Serikat memperoleh lisensi Commodity Futures Trading Commission (CFTC) milik LedgerX. Dengan lisensi itu, FTX diberikan opsi untuk menghapus kontrak berjangka dan opsi yang dijamin sepenuhnya.

FTX telah berkomitmen untuk menginvestasikan $100 juta dalam pengembangan game Web 3 melalui Lightspeed Venture Partners dan Solana Ventures. Sementara itu, perusahaan ini juga telah meluncurkan pasar NFT berbasis Solana dan mengumumkan rencana untuk mendukung NFT berbasis Ethereum. Bankman-Fried mengatakan bahwa NFT kini menjadi gebrakan mutlak selama enam bulan belakangan ini, tetapi NFT masih didominasi oleh industri kripto daripada pendatang baru.

Ia berpikir berpikir lebih banyak pendatang baru akan memasuki pasar melalui FTX jika dia memulai lebih awal. Backman-Fried mengakui keterlambatan keputusannya untuk mendirikan FTX tujuh tahun setelah ia mengenai sektor aset digital dengan mengatakan, “ada banyak peluang di industri ini yang tidak cocok untuk saya sampai tahun lalu ini.” Pada tahun 2012, ia mengetahui Bitcoin karena salah satu rekannya membuat bot abritrase Bitcoin.

Sumber: https://decrypt.co/85744/ftx-is-spending-big-on-marketing-because-were-behind-on-name-recognition-ceo

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here