Coinbase Berhasil Mendapatkan Peringkat Pertama sebagai Bursa Kripto Teraman

Seperti yang dilaporkan oleh BrokerChooser, dalam daftar bursa kripto teramannya, terdapat total 20 platform trading yang telah memenuhi kriteria untuk memasuki daftar tersebut. Coinbase Global pun dikabarkan telah menduduki peringkat pertama sebagai bursa aset kripto teraman bagi investor, yang kemudian diikuti oleh FTX US Derivatives, Bitstamp, Bittrex dan Gemini.

BrokerChoosers memberikan peringkat kepada bursa-bursa tersebut berdasarkan apa yang disebut dengan metodologi keamanan, yang berisikan empat pilar utama. Pilar tersebut termasuk regulasi, proteksi konsumen, keadilan pasar, dan transparansi. Selain itu, tiap pilar juga berisikan  gabungan dari 16 sub-kategori yang berkaitan dengan sejumlah faktor kualitatif dan/atau kuantitatif.

Coinbase (COIN) yang merupakan bursa kripto terbesar di Amerika berdasarkan volume trading-nya tersebut mendapat skor keamanan keseluruhan 4,1 dari nilai tertinggi, yaitu 5. BrokerChooser mengungkapkan bahwa skor itulah yang membuat Coinbase menduduki peringkat 1 (performa terbaik) untuk sebagian besar sub-kategori dan terkenal karena fitur keamanannya yang kuat. Mereka juga menambahkan, bahwa Coinbase adalah bursa paling transparan (dengan skor transparansi 4,8/5) karena mereka telah berupaya dengan baik untuk membuat informasi mengenai struktur perusahaan, laporan keuangan dan dokumen hukum tersedia bagi publik, serta memiliki penawaran produk yang relatif sederhana.

Di samping itu, ketika harga sahamnya tengah mengalami kemerosotan, Coinbase justru baru-baru ini berhasil menjadi perusahaan kripto yang masuk ke dalam daftar Fortune 500. Daftar tersebut merupakan daftar yang dibuat berdasarkan pendapatan terbesar perusahaan-perusahaan yang ada di Amerika Serikat.

- Advertisement -

Baca Juga : Binance Kembali ke Italia Setelah Mendapatkan Persetujuan

Sementara itu, bursa derivatif FTX US menerima skor keamanan 4.0 dan menjadikannya tepat di belakang Coinbase. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai LedgerX tersebut memiliki peringkat yang baik di sebagian besar pilar, kecuali untuk transparansi, dengan skor 2,3. Skor tersebut menunjukkan bahwa bursa tersebut hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak memberikan transparansi keuangan atau hukum, serta memiliki produk yang kompleks. Sebagai perbandingan, perusahaan induknya, yaitu FTX (dengan skor keamanan 2,6), yang dimiliki oleh investor miliarder terkenal Sam Bankman-Fried tersebut, diklasifikasikan sebagai kripto teraman kesebelas dalam peringkat tersebut.

Sumber : seekingalpha.com 

Seperti yang dilaporkan oleh BrokerChooser, dalam daftar bursa kripto teramannya, terdapat total 20 platform trading yang telah memenuhi kriteria untuk memasuki daftar tersebut. Coinbase Global pun dikabarkan telah menduduki peringkat pertama sebagai bursa aset kripto teraman bagi investor, yang kemudian diikuti oleh FTX US Derivatives, Bitstamp, Bittrex dan Gemini.

BrokerChoosers memberikan peringkat kepada bursa-bursa tersebut berdasarkan apa yang disebut dengan metodologi keamanan, yang berisikan empat pilar utama. Pilar tersebut termasuk regulasi, proteksi konsumen, keadilan pasar, dan transparansi. Selain itu, tiap pilar juga berisikan  gabungan dari 16 sub-kategori yang berkaitan dengan sejumlah faktor kualitatif dan/atau kuantitatif.

Coinbase (COIN) yang merupakan bursa kripto terbesar di Amerika berdasarkan volume trading-nya tersebut mendapat skor keamanan keseluruhan 4,1 dari nilai tertinggi, yaitu 5. BrokerChooser mengungkapkan bahwa skor itulah yang membuat Coinbase menduduki peringkat 1 (performa terbaik) untuk sebagian besar sub-kategori dan terkenal karena fitur keamanannya yang kuat. Mereka juga menambahkan, bahwa Coinbase adalah bursa paling transparan (dengan skor transparansi 4,8/5) karena mereka telah berupaya dengan baik untuk membuat informasi mengenai struktur perusahaan, laporan keuangan dan dokumen hukum tersedia bagi publik, serta memiliki penawaran produk yang relatif sederhana.

Di samping itu, ketika harga sahamnya tengah mengalami kemerosotan, Coinbase justru baru-baru ini berhasil menjadi perusahaan kripto yang masuk ke dalam daftar Fortune 500. Daftar tersebut merupakan daftar yang dibuat berdasarkan pendapatan terbesar perusahaan-perusahaan yang ada di Amerika Serikat.

Baca Juga : Binance Kembali ke Italia Setelah Mendapatkan Persetujuan

Sementara itu, bursa derivatif FTX US menerima skor keamanan 4.0 dan menjadikannya tepat di belakang Coinbase. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai LedgerX tersebut memiliki peringkat yang baik di sebagian besar pilar, kecuali untuk transparansi, dengan skor 2,3. Skor tersebut menunjukkan bahwa bursa tersebut hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak memberikan transparansi keuangan atau hukum, serta memiliki produk yang kompleks. Sebagai perbandingan, perusahaan induknya, yaitu FTX (dengan skor keamanan 2,6), yang dimiliki oleh investor miliarder terkenal Sam Bankman-Fried tersebut, diklasifikasikan sebagai kripto teraman kesebelas dalam peringkat tersebut.

Sumber : seekingalpha.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here