Coinbase Mengatakan akan ‘Mengevaluasi Potensi Fork’ Setelah The Merge Ethereum Selesai

Illust - Coinbase Mengatakan akan 'Mengevaluasi Potensi Fork' Setelah The Merge Ethereum Selesai
Sumber Asset: Employer meeting job applicant at pre-employment assessment created by vectorjuice – www.freepik.com

Bursa kripto Coinbase telah memperbarui informasinya terkait dengan transisi Ethereum ke proof-of-stake untuk memasukkan fork berpotensi akan muncul. Hal tersebut diungkapkan dalam postingan terbaru mereka pada Kamis (25/8/22) yang mengungkapkan bahwa Coinbase akan mengevaluasi potensi fork di blockchain Ethereum berdasarkan “case by case.” 

Sebelumnya, bursa kripto itu juga sudah mengatakan bahwa pihaknya telah berencana untuk menjeda deposit dan penarikan token Ether (ETH) dan ERC-20. Penangguhan tersebut hanya berlaku sementara. Atau lebih tepatnya, hal tersebut akan Coinbase lakukan selama The Merge berlangsung. Sedangkan pelaksanaan The Merge sendiri kemungkinan akan berlangsung antara tanggal 10 dan 20 September kedepan. Hal ini mereka lakukan sebagai langkah pencegahan untuk berjaga-jaga apabila ada hal–hal yang tidak diinginkan selama The Merge berlangsung.

Pada postingan tersebut, Coinbase mengungkapkan bahwa apabila ada fork ETH PoW yang muncul setelah The Merge, maka mereka akan meninjau aset-aset tersebut dengan lebih teliti. Kalimnya, mereka akan melakukan peninjauan yang dengan kadar ketelitian yang sama seperti aset lain yang sudah terdaftar di bursa Coinbase.

Sementara itu, bursa dan perusahaan kripto yang berurusan dengan ETH telah membuat pengumuman yang memberi tahu klien tentang segala persiapan yang diperlukan sebelum The Merge Ethereum dari proof-of-work, atau PoW, sampai menjadi proof-of-stake, atau PoS. Banyak penggemar kripto yang berharap bahwa setelah transisi itu, konsumsi energi blockchain Ethereum turun drastis. Di sisi lain, mereka juga berharap skalabilitas blockchain tersebut juga ikut meningkat, dan jaringannya menjadi lebih aman atau tidak terlalu rentan terhadap serangan siber.

- Advertisement -

Baca juga : Binance Menandatangani MoU dengan Kota Busan untuk Dorong Pengembangan Industri Blockchain

Namun, masih belum jelas bagaimana nantinya pengguna kripto akan menanggapi token PoW yang sudah mengalami fork dan terdaftar di Coinbase atau bursa kripto apa pun setelah transisi Ethereum itu selesai. Bahkan, pada hari Rabu (24/8/22), platform tersebut telah meluncurkan token ERC-20 yang akan memungkinkan pelanggan untuk menggunakan ETH yang dapat dijalankan dalam staking dan mendapatkan reward. Dan menurut pengumuman perilisannya, token tersebut bernama cbETH.

Sumber : bitcoinist.com 

Illust - Coinbase Mengatakan akan 'Mengevaluasi Potensi Fork' Setelah The Merge Ethereum Selesai
Sumber Asset: Employer meeting job applicant at pre-employment assessment created by vectorjuice – www.freepik.com

Bursa kripto Coinbase telah memperbarui informasinya terkait dengan transisi Ethereum ke proof-of-stake untuk memasukkan fork berpotensi akan muncul. Hal tersebut diungkapkan dalam postingan terbaru mereka pada Kamis (25/8/22) yang mengungkapkan bahwa Coinbase akan mengevaluasi potensi fork di blockchain Ethereum berdasarkan “case by case.” 

Sebelumnya, bursa kripto itu juga sudah mengatakan bahwa pihaknya telah berencana untuk menjeda deposit dan penarikan token Ether (ETH) dan ERC-20. Penangguhan tersebut hanya berlaku sementara. Atau lebih tepatnya, hal tersebut akan Coinbase lakukan selama The Merge berlangsung. Sedangkan pelaksanaan The Merge sendiri kemungkinan akan berlangsung antara tanggal 10 dan 20 September kedepan. Hal ini mereka lakukan sebagai langkah pencegahan untuk berjaga-jaga apabila ada hal–hal yang tidak diinginkan selama The Merge berlangsung.

Pada postingan tersebut, Coinbase mengungkapkan bahwa apabila ada fork ETH PoW yang muncul setelah The Merge, maka mereka akan meninjau aset-aset tersebut dengan lebih teliti. Kalimnya, mereka akan melakukan peninjauan yang dengan kadar ketelitian yang sama seperti aset lain yang sudah terdaftar di bursa Coinbase.

Sementara itu, bursa dan perusahaan kripto yang berurusan dengan ETH telah membuat pengumuman yang memberi tahu klien tentang segala persiapan yang diperlukan sebelum The Merge Ethereum dari proof-of-work, atau PoW, sampai menjadi proof-of-stake, atau PoS. Banyak penggemar kripto yang berharap bahwa setelah transisi itu, konsumsi energi blockchain Ethereum turun drastis. Di sisi lain, mereka juga berharap skalabilitas blockchain tersebut juga ikut meningkat, dan jaringannya menjadi lebih aman atau tidak terlalu rentan terhadap serangan siber.

Baca juga : Binance Menandatangani MoU dengan Kota Busan untuk Dorong Pengembangan Industri Blockchain

Namun, masih belum jelas bagaimana nantinya pengguna kripto akan menanggapi token PoW yang sudah mengalami fork dan terdaftar di Coinbase atau bursa kripto apa pun setelah transisi Ethereum itu selesai. Bahkan, pada hari Rabu (24/8/22), platform tersebut telah meluncurkan token ERC-20 yang akan memungkinkan pelanggan untuk menggunakan ETH yang dapat dijalankan dalam staking dan mendapatkan reward. Dan menurut pengumuman perilisannya, token tersebut bernama cbETH.

Sumber : bitcoinist.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here