Cosmos Memperkenalkan Blockchain Terbaru Mereka: Sagan

Cosmos memperkenalkan Sagan, blockchain terbaru mereka.

Cosmos Network mengumumkan bahwa mereka saat ini sedang membangung blockchain terbaru yang disebut Sagan. Blockchain Sagan berfungsi untuk menyediakan pengembang sebuah platform dan bereksperimen dengan protokol yang berbeda.

Tim Cosmos menyampaikan kabar mengenai Blockchain Sagan pada laporan utama kuartal pertama, Cosmos Signal. Cosmos Signal akan diperkenalkan pada Selasa depan yang akan datang. Proyek terbaru ini diancang-diancang sebagai “Canary Network”, sebuah network eksperimental. Canary Network meminjam teknologi Polkadot untuk menguji Kusuma Test Network.

Baca juga Perusahaan Medis di Meksiko akan Memperkenalkan Pengujian COVID-19 Melalui Blockchain

- Advertisement -

Tim Cosmos mengumumkan proyek tersebut dan berkata bahwa pihak Cosmos akan memperkenalkan pengguna ke blockchain terbaru mereka: Sagan. Sagan kini sedang dalam tahap pengembangan untuk Cosmos. Sagan akan memperhabarui diri untuk bereksperimen dengan inisiatif baru, kecepatan dan efisiensi yang lebih besar, dan menambah nilai lebih ke seluruh network. Cosmos pula berkomentar untuk nantikan informasi lebih lagi mengenai Sagan.

Blockchain Sagan dinamai dari seorang astronom terkenal Carl Sagan. Carl Sagan memiliki sebuah kutipan, yaitu “Di suatu tempat, sesuatu yang luar biasa sedang menunggu untuk diketahui”.  Hal ini menginspirasi Cosmos untuk memulai dan memperkenalkan Blockchain Sagan dan Canary Network.

Sagan Project dirancang sebagai blockchain terpisah yang akan digunakan untuk menguji coba protokol sebelum di luncurkan di mainnet. Karena Sagan adalah Canary Network dan sebutkan testnet, makan token Sagan akan memiliki nilai nyata, seperti Kusama Polkadot. Testnet hanya dapat menciptakan kembali bagian teknis dari blockchain utama tetapi bukan bagian aslinya. Karena token testnet umumnya tidak disertakan nilai uang nyata, token itu terjebak hanya mereplikasi satu aspek dari blockchain. Oleh karena itu, Canary Network mampu membuat prototipe yang lebih fungsional dari lingkungan asli blockchain karena token dari Canary Network memiliki nilai nyata.

Blockchain Sagan dapat dianggap sebagai bagian dari Cosmos dalam hal menciptakan teknologi rollup scaling yang memungkinkan pengembang pembuatan blockchain berbasis Cosmos digunakan sebagai cluster. Hal ini juga termasuk dalam kerangka kerja Optimint terbaru, yaitu sebagai pengganti kerangka kerja Tendermint.

Tendermint adalah perusahaan perangkat lunak dibalik Cosmos. Baru-baru ini, Terdermint bermitra dengan Interchain Foundation (ICF) untuk bekerja dengan platform game blockchain Forte dan membuat jaringan game blockchain yang mudah diakses. Jaringan blockchain ini berfungsi untuk mengintegrasi ekosistem game yang lancar. Terdermint akan memastikan bahwa semua pengembang game pihak ketiga di platform Forte akan dapat mengakses teknologi Cosmos dan mengintegrasikan game mereka dengan jaringan Cosmos secara mudah.

Sumber: https://www.cryptodaily.co.uk/2021/10/Cosmos-Announces-Sagan-Its-Brand-New-Blockchain

Cosmos memperkenalkan Sagan, blockchain terbaru mereka.

Cosmos Network mengumumkan bahwa mereka saat ini sedang membangung blockchain terbaru yang disebut Sagan. Blockchain Sagan berfungsi untuk menyediakan pengembang sebuah platform dan bereksperimen dengan protokol yang berbeda.

Tim Cosmos menyampaikan kabar mengenai Blockchain Sagan pada laporan utama kuartal pertama, Cosmos Signal. Cosmos Signal akan diperkenalkan pada Selasa depan yang akan datang. Proyek terbaru ini diancang-diancang sebagai “Canary Network”, sebuah network eksperimental. Canary Network meminjam teknologi Polkadot untuk menguji Kusuma Test Network.

Baca juga Perusahaan Medis di Meksiko akan Memperkenalkan Pengujian COVID-19 Melalui Blockchain

Tim Cosmos mengumumkan proyek tersebut dan berkata bahwa pihak Cosmos akan memperkenalkan pengguna ke blockchain terbaru mereka: Sagan. Sagan kini sedang dalam tahap pengembangan untuk Cosmos. Sagan akan memperhabarui diri untuk bereksperimen dengan inisiatif baru, kecepatan dan efisiensi yang lebih besar, dan menambah nilai lebih ke seluruh network. Cosmos pula berkomentar untuk nantikan informasi lebih lagi mengenai Sagan.

Blockchain Sagan dinamai dari seorang astronom terkenal Carl Sagan. Carl Sagan memiliki sebuah kutipan, yaitu “Di suatu tempat, sesuatu yang luar biasa sedang menunggu untuk diketahui”.  Hal ini menginspirasi Cosmos untuk memulai dan memperkenalkan Blockchain Sagan dan Canary Network.

Sagan Project dirancang sebagai blockchain terpisah yang akan digunakan untuk menguji coba protokol sebelum di luncurkan di mainnet. Karena Sagan adalah Canary Network dan sebutkan testnet, makan token Sagan akan memiliki nilai nyata, seperti Kusama Polkadot. Testnet hanya dapat menciptakan kembali bagian teknis dari blockchain utama tetapi bukan bagian aslinya. Karena token testnet umumnya tidak disertakan nilai uang nyata, token itu terjebak hanya mereplikasi satu aspek dari blockchain. Oleh karena itu, Canary Network mampu membuat prototipe yang lebih fungsional dari lingkungan asli blockchain karena token dari Canary Network memiliki nilai nyata.

Blockchain Sagan dapat dianggap sebagai bagian dari Cosmos dalam hal menciptakan teknologi rollup scaling yang memungkinkan pengembang pembuatan blockchain berbasis Cosmos digunakan sebagai cluster. Hal ini juga termasuk dalam kerangka kerja Optimint terbaru, yaitu sebagai pengganti kerangka kerja Tendermint.

Tendermint adalah perusahaan perangkat lunak dibalik Cosmos. Baru-baru ini, Terdermint bermitra dengan Interchain Foundation (ICF) untuk bekerja dengan platform game blockchain Forte dan membuat jaringan game blockchain yang mudah diakses. Jaringan blockchain ini berfungsi untuk mengintegrasi ekosistem game yang lancar. Terdermint akan memastikan bahwa semua pengembang game pihak ketiga di platform Forte akan dapat mengakses teknologi Cosmos dan mengintegrasikan game mereka dengan jaringan Cosmos secara mudah.

Sumber: https://www.cryptodaily.co.uk/2021/10/Cosmos-Announces-Sagan-Its-Brand-New-Blockchain

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here