Crypto Gak Pernah Tidur: Pekerjaan Baru di Bidang Keuangan Industri Crypto untuk Generasi Digital

Karier di industri Crypto selalu menunjukkan kenaikan meskipun nilai cryptocurency mungkin berfluktuasi. Secara lokal dan internasional sulit untuk mendapatkan banyak spesialis produk, spesialis blockchain, dan insinyur. CEO Banxa, Holger Arians mengatakan bahwa ada banyak kekurangan keterampilan dan kurangnya keterlibatan wanita dalam industri crypto.

“Keberagaman sangat penting untuk berinovasi. Tanpa representasi perempua yang lebih baik kita tidak akan dapat menciptakan duni crypto secara maksimal.” Ujar Arians.

Ini bukan dimaksud hanya sekadar untuk penyataran dan keseimbangan gender. Melainkan dunia industri saat ini membutuhkan lebih banyak karyawan. Arians mengatakan bahwa ada permintaan menciptakan lebih banyak bakat dengan minat atai pengalaman dalam teknologi crypto dan blockchain serta penjualan teknologi dan UI/UX. Ini berkaitan dengan peningkatan pengalaman pengguna seperti bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem komputer, perangkat luank, dan aplikasi.

Banxa saat ini bermitra dengan Swinburne University pada Master of Financial Technology untuk meingkatkan jumlah orang Australia yang memilih karier di crypto. Itu karena adanya dampak pandemi sehingga membatasi individu berbakat di Australia.

- Advertisement -

Baca juga : Proyek Sango, Infrastruktur Mata Uang Digital CAR Setelah Mengadopsi Bitcoin

“Akan ada kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung dengan para pemimpin industri dan memberikan ruang untuk berkolaborasi membangun bakat crypto Australia di berbagai peran termasuk strategi, manajemen produk, pemasaran, UI/UX, dan dampak sosial.” Ujar Arians. Ia juga menambahkan bahwa berkembangnya pasar crypto dan membangun kerja sama dengan para pemimpin FinTech sangat penting untuk membentuk masa depan teknologi dan industri.

CEO dan salah satu pendiri Crypto Exchange Cointash, Ting Wang menyatakakn bahwa ia selalu mencari bakat terampil dalam desain, dukungan pelanggan, analisis keuangaan, dan pemasaran untuk memenuhi bisnisnya yang berkembang pesat.

Kualifikasi pekerjaan di dunia crypto sangat beragam sesuai dengan kebutuhannya. Memiliki latar belakang tentang IT, ilmu komputer, pengkodean dan lainnya sering kali menjadi langkah awal yang baik bagi mereka yang akan berkecimbung di bagian teknis.

Arians mengatakan bahwa pekerjaan di crypto dan FinTech memiliki gaji yang lebih tinggi dari pada di bidang keuangan lainnya. Industri crypto terus mencari bakat dan mengembangkan jaringannya, industri crypto akan terus berkembang karena industri ini akan memperkuat tempatnya sebagai kelas aset.

Sumber : smh.com 

Karier di industri Crypto selalu menunjukkan kenaikan meskipun nilai cryptocurency mungkin berfluktuasi. Secara lokal dan internasional sulit untuk mendapatkan banyak spesialis produk, spesialis blockchain, dan insinyur. CEO Banxa, Holger Arians mengatakan bahwa ada banyak kekurangan keterampilan dan kurangnya keterlibatan wanita dalam industri crypto.

“Keberagaman sangat penting untuk berinovasi. Tanpa representasi perempua yang lebih baik kita tidak akan dapat menciptakan duni crypto secara maksimal.” Ujar Arians.

Ini bukan dimaksud hanya sekadar untuk penyataran dan keseimbangan gender. Melainkan dunia industri saat ini membutuhkan lebih banyak karyawan. Arians mengatakan bahwa ada permintaan menciptakan lebih banyak bakat dengan minat atai pengalaman dalam teknologi crypto dan blockchain serta penjualan teknologi dan UI/UX. Ini berkaitan dengan peningkatan pengalaman pengguna seperti bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem komputer, perangkat luank, dan aplikasi.

Banxa saat ini bermitra dengan Swinburne University pada Master of Financial Technology untuk meingkatkan jumlah orang Australia yang memilih karier di crypto. Itu karena adanya dampak pandemi sehingga membatasi individu berbakat di Australia.

Baca juga : Proyek Sango, Infrastruktur Mata Uang Digital CAR Setelah Mengadopsi Bitcoin

“Akan ada kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung dengan para pemimpin industri dan memberikan ruang untuk berkolaborasi membangun bakat crypto Australia di berbagai peran termasuk strategi, manajemen produk, pemasaran, UI/UX, dan dampak sosial.” Ujar Arians. Ia juga menambahkan bahwa berkembangnya pasar crypto dan membangun kerja sama dengan para pemimpin FinTech sangat penting untuk membentuk masa depan teknologi dan industri.

CEO dan salah satu pendiri Crypto Exchange Cointash, Ting Wang menyatakakn bahwa ia selalu mencari bakat terampil dalam desain, dukungan pelanggan, analisis keuangaan, dan pemasaran untuk memenuhi bisnisnya yang berkembang pesat.

Kualifikasi pekerjaan di dunia crypto sangat beragam sesuai dengan kebutuhannya. Memiliki latar belakang tentang IT, ilmu komputer, pengkodean dan lainnya sering kali menjadi langkah awal yang baik bagi mereka yang akan berkecimbung di bagian teknis.

Arians mengatakan bahwa pekerjaan di crypto dan FinTech memiliki gaji yang lebih tinggi dari pada di bidang keuangan lainnya. Industri crypto terus mencari bakat dan mengembangkan jaringannya, industri crypto akan terus berkembang karena industri ini akan memperkuat tempatnya sebagai kelas aset.

Sumber : smh.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here