Cuitan CZ Binance di Twitter Terkait Kepemilikan Bitcoin Coinbase Tuai Kontroversi

CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, telah menimbulkan kontroversi pada hari Selasa (22/11/22) dengan menulis tweet tentang kepemilikan Bitcoin Coinbase Global. Saat itu, CZ merujuk ke sebuah artikel yang menyatakan “Coinbase Custody menyimpan 635.000 BTC atas nama Grayscale” dalam tweet-nya yang telah dihapus.

illust - Cuitan CZ Binance di Twitter Terkait Kepemilikan Bitcoin Coinbase Tuai Kontroversi
Sumber Asset: Marketing consulting concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Dia menuliskan bahwa “4 bulan yang lalu, Coinbase memiliki kurang dari 600 ribu,” dan menambahkan tautan ke artikel yang dipublikasikan empat bulan lalu dari Bitcoinist.

Kemudian, CEO Binance memperjelas bahwa dia hanya mengutip “laporan berita.” Jadi, perlu dicatat bahwa pertempuran antara raksasa bursa kripto itu telah menjadi penyebab dari sebagian besar kekacauan yang terjadi di industri kripto bulan ini.

Kemudian, CEO Coinbase, Brian Armstrong, membalas CZ, “Jika Anda mempercayai FUD yang ada di luar sana, ingat, keuangan kami bersifat publik (kami adalah perusahaan publik),” dengan tautan ke surat pemegang saham Coinbase di Q3/2022. Kemudian, dia menambahkan, “Kami memiliki ~2 juta BTC. Pada 30 September 2018, perusahaan kami memiliki ~$39,9 miliar dalam kepemilikan BTC (lihat Q10 kami).”

- Advertisement -

Baca Juga : FTX Runtuh, Sektor Kripto di Washington DC Harus Menghadapi Konsekuensinya

Setelah itu, CZ pun menghapus tweet yang ia tulis sebelumnya dan menulis, “Brian Armstrong baru saja memberitahu saya bahwa data dalam artikel tersebut salah. Postingan saya sebelumnya sudah saya hapus. Mari bekerja sama untuk meningkatkan transparansi di industri ini.”

Meskipun sudah terselesaikan, banyak yang tidak membenarkan perilaku CZ. Will Clemente, co-founder perusahaan riset aset digital Reflexivity Research, menulis tweet dan mengatakan bahwa tweet CZ baru-baru ini tentang kepemilikan Bitcoin Coinbase bukanlah hal yang patut untuk dipublikasikan.

“Saya mendapat argumen bahwa dia berusaha melindungi industri tetapi CZ lebih dari cukup pintar untuk mengetahui bahwa dompet bursa dan kustodian itu terpisah.” Analis, trader, dan investor dengan nama pengguna Twitter “360_trader” pun berkomentar, “CZ baru saja membuktikan bahwa dia hanya peduli pada satu hal saja, yakni membangun perusahaannya.

Dia tidak ada di sini untuk mencari tahu tentang industri ini. Dan pada akhirnya menghapus tweet itu seperti yang sudah saya perkirakan. Namun, sekarang dia telah diekspos sebagai penjahat, saya berasumsi bahwa perilakunya yang tercela akan terus berlanjut.

Sumber :www.benzinga.com

CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, telah menimbulkan kontroversi pada hari Selasa (22/11/22) dengan menulis tweet tentang kepemilikan Bitcoin Coinbase Global. Saat itu, CZ merujuk ke sebuah artikel yang menyatakan “Coinbase Custody menyimpan 635.000 BTC atas nama Grayscale” dalam tweet-nya yang telah dihapus.

illust - Cuitan CZ Binance di Twitter Terkait Kepemilikan Bitcoin Coinbase Tuai Kontroversi
Sumber Asset: Marketing consulting concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Dia menuliskan bahwa “4 bulan yang lalu, Coinbase memiliki kurang dari 600 ribu,” dan menambahkan tautan ke artikel yang dipublikasikan empat bulan lalu dari Bitcoinist.

Kemudian, CEO Binance memperjelas bahwa dia hanya mengutip “laporan berita.” Jadi, perlu dicatat bahwa pertempuran antara raksasa bursa kripto itu telah menjadi penyebab dari sebagian besar kekacauan yang terjadi di industri kripto bulan ini.

Kemudian, CEO Coinbase, Brian Armstrong, membalas CZ, “Jika Anda mempercayai FUD yang ada di luar sana, ingat, keuangan kami bersifat publik (kami adalah perusahaan publik),” dengan tautan ke surat pemegang saham Coinbase di Q3/2022. Kemudian, dia menambahkan, “Kami memiliki ~2 juta BTC. Pada 30 September 2018, perusahaan kami memiliki ~$39,9 miliar dalam kepemilikan BTC (lihat Q10 kami).”

Baca Juga : FTX Runtuh, Sektor Kripto di Washington DC Harus Menghadapi Konsekuensinya

Setelah itu, CZ pun menghapus tweet yang ia tulis sebelumnya dan menulis, “Brian Armstrong baru saja memberitahu saya bahwa data dalam artikel tersebut salah. Postingan saya sebelumnya sudah saya hapus. Mari bekerja sama untuk meningkatkan transparansi di industri ini.”

Meskipun sudah terselesaikan, banyak yang tidak membenarkan perilaku CZ. Will Clemente, co-founder perusahaan riset aset digital Reflexivity Research, menulis tweet dan mengatakan bahwa tweet CZ baru-baru ini tentang kepemilikan Bitcoin Coinbase bukanlah hal yang patut untuk dipublikasikan.

“Saya mendapat argumen bahwa dia berusaha melindungi industri tetapi CZ lebih dari cukup pintar untuk mengetahui bahwa dompet bursa dan kustodian itu terpisah.” Analis, trader, dan investor dengan nama pengguna Twitter “360_trader” pun berkomentar, “CZ baru saja membuktikan bahwa dia hanya peduli pada satu hal saja, yakni membangun perusahaannya.

Dia tidak ada di sini untuk mencari tahu tentang industri ini. Dan pada akhirnya menghapus tweet itu seperti yang sudah saya perkirakan. Namun, sekarang dia telah diekspos sebagai penjahat, saya berasumsi bahwa perilakunya yang tercela akan terus berlanjut.

Sumber :www.benzinga.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here