Dana Modal Perusahaan Ventura Mengalir Terus ke Kripto di Tengah Krisis Rusia-Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina telah memimbulkan berbagai kegelisahan di seluruh pasar ekuitas dan pasar kripto, hal tersebut membawa kembali votalitas yang kuat. Selain itu, sanksi yang beredar telah mengungkapkan bahwa negara mana pun dapat terkena dampak perang ekonomi yang didorong oleh sistem keuangan tradisional.

Laporan Fundstart terbaru menunjukkan bahwa investor global telah membangun saham di dana dan perusahaan kripto. Berdasarkan laporan tersebut, perusahaan modal ventura (VC) telah menginvestasikan sekitar $4 miliar selama tiga minggu terakhir Februari 2022. Selain itu, perusahaan modal ventura memasukkan modal lainnya senilai $400 juta ke sejumlah perusahaan rintisan kripto pekan lalu.

Paul Hsu, pendiri dan direktur utama Decasonic, dilaporkan telah menyalurkan dana investasi sebesar $50 juta untuk dana kripto dan modal ventura. Hsu mengatakan bahwa ada permintaan tersebut untuk menginvestasikan hingga $200 juta.

“Konflik di Ukraina telah mendorong ekonomi keuangan dan digital kami untuk mempercepat adopsi blockchain. Selain itu, kami melihat bahwa modal dengan pesat masuk ke industri kripto dan blockchain, jika dibandingkan dengan real estate dan obligasi,” jelas Hsu. Pengusaha ini juga menambahkan bahwa Decasonic adalah perusahaan privat, pihak mereka tidak dapat menerima banyak dana ataupun investor.

- Advertisement -

Baca juga Saat Ketegangan Rusia dan Ukraina Meningkat, El Salvador Dapat Menunda Penerbitan Obligasi Bitcoinnya

Seperti yang dinyatakan oleh Hsu, modal mengalir masuk lebih pesat ke industri kripto dibandingkan real estate dan obligasi. Data Refinitiv Lipper menunjukkan bahwa investor Amerika Serikat menarik $7,8 miliar dari obligasi dan real estate tercatat sebanyak $700.

George Melka, direktur utama broker kripto SFOX, mengatakan:

Perusahaan kripto masih meningkat dengan valuasi yang sangat tinggi dan banyak putaran pendanaan masih menunjukkan minat yang tinggi. Faktanya, penilaian dari perusahaan rintisan kripto mungkin tercatat sebagai yang tertinggi saat ini.”

Pasar keuangan tradisional tidak tertinggal dalam arus ke industri kripto. Pekan lau Bain Capital Ventures mengumumkan bahwa perusahaan akan menyiapkan dana sebesar $560 juta untuk diinvestasikan dalam kripto.

Jeo DiPasquale, direktur utama BitBull Capital, berpendapat bahwa tidak ada kepanikan berarti di ruang kripto bahkan ditengah konflik Rusia-Ukraina. “Orang-orang mulai mendanai proyek kripto, hal ini didorong oleh apresiasi harga selama beberapa tahun terakhir,” jelas DiPasquale.

Sumber: Coingape

Perang antara Rusia dan Ukraina telah memimbulkan berbagai kegelisahan di seluruh pasar ekuitas dan pasar kripto, hal tersebut membawa kembali votalitas yang kuat. Selain itu, sanksi yang beredar telah mengungkapkan bahwa negara mana pun dapat terkena dampak perang ekonomi yang didorong oleh sistem keuangan tradisional.

Laporan Fundstart terbaru menunjukkan bahwa investor global telah membangun saham di dana dan perusahaan kripto. Berdasarkan laporan tersebut, perusahaan modal ventura (VC) telah menginvestasikan sekitar $4 miliar selama tiga minggu terakhir Februari 2022. Selain itu, perusahaan modal ventura memasukkan modal lainnya senilai $400 juta ke sejumlah perusahaan rintisan kripto pekan lalu.

Paul Hsu, pendiri dan direktur utama Decasonic, dilaporkan telah menyalurkan dana investasi sebesar $50 juta untuk dana kripto dan modal ventura. Hsu mengatakan bahwa ada permintaan tersebut untuk menginvestasikan hingga $200 juta.

“Konflik di Ukraina telah mendorong ekonomi keuangan dan digital kami untuk mempercepat adopsi blockchain. Selain itu, kami melihat bahwa modal dengan pesat masuk ke industri kripto dan blockchain, jika dibandingkan dengan real estate dan obligasi,” jelas Hsu. Pengusaha ini juga menambahkan bahwa Decasonic adalah perusahaan privat, pihak mereka tidak dapat menerima banyak dana ataupun investor.

Baca juga Saat Ketegangan Rusia dan Ukraina Meningkat, El Salvador Dapat Menunda Penerbitan Obligasi Bitcoinnya

Seperti yang dinyatakan oleh Hsu, modal mengalir masuk lebih pesat ke industri kripto dibandingkan real estate dan obligasi. Data Refinitiv Lipper menunjukkan bahwa investor Amerika Serikat menarik $7,8 miliar dari obligasi dan real estate tercatat sebanyak $700.

George Melka, direktur utama broker kripto SFOX, mengatakan:

Perusahaan kripto masih meningkat dengan valuasi yang sangat tinggi dan banyak putaran pendanaan masih menunjukkan minat yang tinggi. Faktanya, penilaian dari perusahaan rintisan kripto mungkin tercatat sebagai yang tertinggi saat ini.”

Pasar keuangan tradisional tidak tertinggal dalam arus ke industri kripto. Pekan lau Bain Capital Ventures mengumumkan bahwa perusahaan akan menyiapkan dana sebesar $560 juta untuk diinvestasikan dalam kripto.

Jeo DiPasquale, direktur utama BitBull Capital, berpendapat bahwa tidak ada kepanikan berarti di ruang kripto bahkan ditengah konflik Rusia-Ukraina. “Orang-orang mulai mendanai proyek kripto, hal ini didorong oleh apresiasi harga selama beberapa tahun terakhir,” jelas DiPasquale.

Sumber: Coingape

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here