DeBond Meluncurkan Protokol DeFi dengan Kemampuan Mengubah Aset Digital menjadi Obligasi

DeBond melaporkan bahwa platform mereka meluncurkan sebuah protokol DeFi dengan kemampuan mengubah aset digital menjadi aset obligasi. DeBond menerangkan landasan utama platform tersebut bergerak di lingkup ini karena pasar obligasi adalah area investasi yang sebagian besar tidak memenuhi kriteria, sementara pemerintah dan pengelola dana menjadi dalang utama yang menerbitkan obligasi.

Atas landasan tersebut, DeBond bertujuan memberikan solusi kepada pengguna DeFi dengan memperkenalkan platform pinjaman sekuritisasi obligasi peer-to-peer (P2P). DeBond menjelaskan bahwa semua pihak berhak menerbitkan debonds (aset obligasi terdesentralisasi luncuran DeBond) dan pengguna dapat menggunakan aset digital mereka sebagai jaminan. Aset digital tersebut dapat berupa token ERC-20 atau NFT ERC-721.

Baca juga Coinbase Luncurkan Yield DeFi dengan Profit Tinggi ke Lebih dari 70 Negara

DeBond menerangkan bahwa aspek jaminan platform mereka tersedia dalam jumlah besar karena dalam pinjaman terdesentralisasi ada berbagai jenis aset kripto. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi keunggulan yang ditawarkan DeBond, menawarkan fasilitas unggulan agar para investor dapat menikmati layanan DeFi yang sesungguhnya. Di samping itu pula, DeBond akan memeroleh keuntungan berupa peningkatan inisiatif platform.

- Advertisement -

Aset digital diubah menjadi obligasi masih sangat jarang ditemui, terutama pada ruang kripto. Hanya ada segelintir platform DeFi yang menciptakan solusi obligasi terdesentralisasi di pasaran. DeBond menjadi salah satu protokol DeFi yang mencari solusi holistik dengan menciptakan token ERC-3457 untuk mewakili obligasi terdesentralisasi.

Pada dasarnya, kontrak ERC-3475 menggunakan fungsi otonom untuk berperilaku persis seperti obligasi yang memegang jaminan. Token ERC-3475 memberi debonds sebagai aset obligasi terdesentralisasi kebebasan untuk tidak eksklusif pada satu platform.

Mengutip Yohji Sakamoto mengenai token ERC-347:

“Token ERC-347 adalah sebuah kontrak tunggal mencakup sejumlah kelas obligasi, nonce obligasi, saldo obligasi dari sebuah alamat. Standar ini menyediakan fungsi independen untuk membaca, mentransfer koleksi obligasi, serta memungkinkan obligasi untuk ditebus dari penerbit obligasi jika kondisi tertentu terpenuhi.”

Oleh karena itu, pemegang obligasi DeBond dapat memperdagangkan obligasi mereka di pasar sekunder dan memilih untuk menjual seluruh atau sebagian dari obligasi mereka. Fitur fraksionalisasi Debonds memudahkan investor untuk menjual obligasi mereka dengan harga yang wajar dan mampu mengurangi kekurangan likuiditas. Dengan token ERC-3475, para pengguna DeBond dapat membuat derivatif obligasi berjangka, swap, opsi, dan instrumen keuangan lainnya, termasuk derivatif off-chain.

Pasar obligasi terdesentralisasi memperkenalkan cara baru bagi investor untuk menerima pengembalian secara berkala. DeBond mempopulerkan kembali obligasi dan menggiring akses pinjaman semua khalayak.

Sumber: https://cryptodaily.co.uk/2021/12/debond-launches-protocol-to-allow-defi-users-to-turn-digital-assets-into-bonds

DeBond melaporkan bahwa platform mereka meluncurkan sebuah protokol DeFi dengan kemampuan mengubah aset digital menjadi aset obligasi. DeBond menerangkan landasan utama platform tersebut bergerak di lingkup ini karena pasar obligasi adalah area investasi yang sebagian besar tidak memenuhi kriteria, sementara pemerintah dan pengelola dana menjadi dalang utama yang menerbitkan obligasi.

Atas landasan tersebut, DeBond bertujuan memberikan solusi kepada pengguna DeFi dengan memperkenalkan platform pinjaman sekuritisasi obligasi peer-to-peer (P2P). DeBond menjelaskan bahwa semua pihak berhak menerbitkan debonds (aset obligasi terdesentralisasi luncuran DeBond) dan pengguna dapat menggunakan aset digital mereka sebagai jaminan. Aset digital tersebut dapat berupa token ERC-20 atau NFT ERC-721.

Baca juga Coinbase Luncurkan Yield DeFi dengan Profit Tinggi ke Lebih dari 70 Negara

DeBond menerangkan bahwa aspek jaminan platform mereka tersedia dalam jumlah besar karena dalam pinjaman terdesentralisasi ada berbagai jenis aset kripto. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi keunggulan yang ditawarkan DeBond, menawarkan fasilitas unggulan agar para investor dapat menikmati layanan DeFi yang sesungguhnya. Di samping itu pula, DeBond akan memeroleh keuntungan berupa peningkatan inisiatif platform.

Aset digital diubah menjadi obligasi masih sangat jarang ditemui, terutama pada ruang kripto. Hanya ada segelintir platform DeFi yang menciptakan solusi obligasi terdesentralisasi di pasaran. DeBond menjadi salah satu protokol DeFi yang mencari solusi holistik dengan menciptakan token ERC-3457 untuk mewakili obligasi terdesentralisasi.

Pada dasarnya, kontrak ERC-3475 menggunakan fungsi otonom untuk berperilaku persis seperti obligasi yang memegang jaminan. Token ERC-3475 memberi debonds sebagai aset obligasi terdesentralisasi kebebasan untuk tidak eksklusif pada satu platform.

Mengutip Yohji Sakamoto mengenai token ERC-347:

“Token ERC-347 adalah sebuah kontrak tunggal mencakup sejumlah kelas obligasi, nonce obligasi, saldo obligasi dari sebuah alamat. Standar ini menyediakan fungsi independen untuk membaca, mentransfer koleksi obligasi, serta memungkinkan obligasi untuk ditebus dari penerbit obligasi jika kondisi tertentu terpenuhi.”

Oleh karena itu, pemegang obligasi DeBond dapat memperdagangkan obligasi mereka di pasar sekunder dan memilih untuk menjual seluruh atau sebagian dari obligasi mereka. Fitur fraksionalisasi Debonds memudahkan investor untuk menjual obligasi mereka dengan harga yang wajar dan mampu mengurangi kekurangan likuiditas. Dengan token ERC-3475, para pengguna DeBond dapat membuat derivatif obligasi berjangka, swap, opsi, dan instrumen keuangan lainnya, termasuk derivatif off-chain.

Pasar obligasi terdesentralisasi memperkenalkan cara baru bagi investor untuk menerima pengembalian secara berkala. DeBond mempopulerkan kembali obligasi dan menggiring akses pinjaman semua khalayak.

Sumber: https://cryptodaily.co.uk/2021/12/debond-launches-protocol-to-allow-defi-users-to-turn-digital-assets-into-bonds

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here