Delisting Bug OpenSea Berdampak pada Koleksi NFT Utama di Platform-nya

Illust - Delisting Bug OpenSea Berdampak pada Koleksi NFT Utama di Platform-nya
Sumber Asset: Developers testing software created by pch.vector- www.freepik.com

Baru-baru ini, terdapat bug baru yang muncul di OpenSea. Dan bug tersebut kabarnya telah mempengaruhi koleksi NFT yang pernah menjadi blue chip, yaitu Azukis. Pemegang NFT Azuki pada hari Jumat (30/9/22) mendapat email dari OpenSea yang memberi tahu bahwa banyak NFT Azuki yang sedang dihapus dari daftar (delisting) NFT. Koleksi blue chip tersebut dulunya sudah mengalami penurunan yang substansial. Namun, mereka masih sangat dihormati dan harga dasarnya terus konsisten, yaitu sekitar 10 ETH akhir-akhir ini.

Meskipun delisting untuk proyek-proyek NFT tampaknya terjadi sepanjang hari pada hari Jumat, kesalahan tersebut sebenarnya merupakan kasus ‘delisting tidak disengaja’ dari sebuah proyek besar di OpenSea. Akibatnya, begitu banyak spekulasi yang muncul di komunitas NFT. Beberapa individu percaya bahwa hal itu bisa terjadi karena dampak besar pada koleksi tertentu, dan bukan kesalahan di pihak OpenSea. Namun, akun Twitter resmi Azuki dan manajer produk Demna dengan sigap menjaga jalur komunikasi terbuka dengan komunitas dan menyangkal hal tersebut.

Dan Demna telah secara resmi menjelaskan bahwa masalah ini terjadi karena ‘kesalahan teknis’ di OpenSea. Selain itu, marketplace NFT tersebut juga merilis pernyataan mereka sendiri pada Jumat pagi, dan menyatakan bahwa ada “kesalahan dalam sistem penandaan Trust & Safety” mereka yang menyebabkan delisting Azukis. Tapi, tim mereka telah bertindak dengan sigap untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Seperti yang dirujuk oleh akun Twitter Azuki, kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi dengan koleksi blue chip di OpenSea. Pada bulan Juni lalu, Bored Ape Yacht Club juga menghadapi masalah yang sama, dimana OpenSea secara singkat melakukan delisting pada beberapa koleksi BAYC. 

- Advertisement -

Baca juga: Fortress Blockchain Technologies dan GoogleCloud Jalin Kerjasama untuk Ciptakan Penyimpanan Data Pribadi Khusus NFT

Meskipun kasus seperti ini bukanlah hal yang baru di OpenSea, tapi konsekuensinya bisa sangat besar. Untungnya, harga dasar Azukis sebelum dan sesudah kasus delisting pada hari Jumat itu relatif tidak berubah, turun dari tepat di atas 10ETH menjadi tepat di bawah 10 ETH. Dan saat artikel ini dipublikasi, harganya berada di 9.97 ETH.

Sumber: bitcoinist.com 

Illust - Delisting Bug OpenSea Berdampak pada Koleksi NFT Utama di Platform-nya
Sumber Asset: Developers testing software created by pch.vector- www.freepik.com

Baru-baru ini, terdapat bug baru yang muncul di OpenSea. Dan bug tersebut kabarnya telah mempengaruhi koleksi NFT yang pernah menjadi blue chip, yaitu Azukis. Pemegang NFT Azuki pada hari Jumat (30/9/22) mendapat email dari OpenSea yang memberi tahu bahwa banyak NFT Azuki yang sedang dihapus dari daftar (delisting) NFT. Koleksi blue chip tersebut dulunya sudah mengalami penurunan yang substansial. Namun, mereka masih sangat dihormati dan harga dasarnya terus konsisten, yaitu sekitar 10 ETH akhir-akhir ini.

Meskipun delisting untuk proyek-proyek NFT tampaknya terjadi sepanjang hari pada hari Jumat, kesalahan tersebut sebenarnya merupakan kasus ‘delisting tidak disengaja’ dari sebuah proyek besar di OpenSea. Akibatnya, begitu banyak spekulasi yang muncul di komunitas NFT. Beberapa individu percaya bahwa hal itu bisa terjadi karena dampak besar pada koleksi tertentu, dan bukan kesalahan di pihak OpenSea. Namun, akun Twitter resmi Azuki dan manajer produk Demna dengan sigap menjaga jalur komunikasi terbuka dengan komunitas dan menyangkal hal tersebut.

Dan Demna telah secara resmi menjelaskan bahwa masalah ini terjadi karena ‘kesalahan teknis’ di OpenSea. Selain itu, marketplace NFT tersebut juga merilis pernyataan mereka sendiri pada Jumat pagi, dan menyatakan bahwa ada “kesalahan dalam sistem penandaan Trust & Safety” mereka yang menyebabkan delisting Azukis. Tapi, tim mereka telah bertindak dengan sigap untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Seperti yang dirujuk oleh akun Twitter Azuki, kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi dengan koleksi blue chip di OpenSea. Pada bulan Juni lalu, Bored Ape Yacht Club juga menghadapi masalah yang sama, dimana OpenSea secara singkat melakukan delisting pada beberapa koleksi BAYC. 

Baca juga: Fortress Blockchain Technologies dan GoogleCloud Jalin Kerjasama untuk Ciptakan Penyimpanan Data Pribadi Khusus NFT

Meskipun kasus seperti ini bukanlah hal yang baru di OpenSea, tapi konsekuensinya bisa sangat besar. Untungnya, harga dasar Azukis sebelum dan sesudah kasus delisting pada hari Jumat itu relatif tidak berubah, turun dari tepat di atas 10ETH menjadi tepat di bawah 10 ETH. Dan saat artikel ini dipublikasi, harganya berada di 9.97 ETH.

Sumber: bitcoinist.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here