Desentralisasi Menjadi Alternatif Ekonomi Web3 Berteknologi Blockchain Terpusat

Beberapa pihak tidak menyadari bahwa aplikasi open source seperti MetaMask, game Web3, metaverse, dan protokol Defi yang sering digunakan memerlukan eksistensi blockchain dan full node. Keduanya melayani miliaran permintaan dari DApps untuk membaca dan menulis data ke rantai setiap harinya.

Masalah Jaringan Terpusat

Cara tercepat untuk menyediakan infrastruktur yang andal dalam mendukung ekosistem DApps adalah menyediakan jaringan node blockchain. Hal ini memungkinkan pengembang mengaksesnya dari mana pun untuk berlangganan. Sayangnya, hal tersebut harus ‘dibayar’ dengan sentralisasi. Pilihan tersebut membuat ekosistem rentan terhadap serangan dan bergantung pada beberapa pemain kuat.

Ketergantungan terhadap penyedia tersentralisasi juga memungkinkan terjadinya pemadaman. Ini merupakan risiko yang dikhawatirkan oleh jaringan tersentralisasi. Dengan kata lain, infrastruktur blockchain perlu berupaya keras untuk melemahkan sistem terdesentralisasi yang merupakan prinsip utama ekonomi Web3. Saat ini, untuk menghindari sentralisasi blockchain, penyedia infrastruktur terdesentralisasi mulai mendapat banyak dukungan. Hal tersebut merupakan hal baik bagi prospek ekosistem Web3 yang tetap sehat dan terdesentralisasi.

- Advertisement -

Baca juga Aplikasi Web3 Context Mengumumkan Pendanaan Modal Awal Sebesar $19,5 Juta

Infrastruktur Terdesentralisasi Memberikan Solusi

Walaupun jaringan tersentralisasi memiliki keunggulan, jaringan terdesentralisasi muncul sebagai alternatif yang sangat layak. Keuntungan utama mereka adalah bahwa mereka tidak mudah runtuh dengan sebuah ‘kegagalan.’ Dalam banyak kasus, jaringan ini juga menyediakan koneksi yang lebih cepat terhadap pengguna global.

Selain itu, penyedia infrastruktur node terdesentralisasi menciptakan ekonomi baru. Dalam hal ini, penyedia independen melayani permintaan data dan mendapatkan imbalan dalam token asli mereka. Jaringan terdesentralisasi dengan cepat memperoleh pangsa pasar dan dapat menggantikan infrastruktur Web3 yang ada saat ini.

Keuntungan Web3

Web3 tidak hanya menjanjikan untuk membangun internet yang lebih baik. Akan tetapi juga membangun dunia yang lebih baik. Jaringan terdesentralisasi tengah membangun fondasi untuk internet baru yang lebih adil, aman, dan tahan terhadap sensor.

Dengan mempertahankan status quo, penyedia hosting gagal memberikan inovasi terbaik dan rentan terhadap sensor. Di sisi lain, penyedia infrastruktur terdesentralisasi diberi insentif untuk mendorong layanan terbaik dengan struktur demokratis dan lebih tahan sensor.      

Sumber: Cointelegraph

Beberapa pihak tidak menyadari bahwa aplikasi open source seperti MetaMask, game Web3, metaverse, dan protokol Defi yang sering digunakan memerlukan eksistensi blockchain dan full node. Keduanya melayani miliaran permintaan dari DApps untuk membaca dan menulis data ke rantai setiap harinya.

Masalah Jaringan Terpusat

Cara tercepat untuk menyediakan infrastruktur yang andal dalam mendukung ekosistem DApps adalah menyediakan jaringan node blockchain. Hal ini memungkinkan pengembang mengaksesnya dari mana pun untuk berlangganan. Sayangnya, hal tersebut harus ‘dibayar’ dengan sentralisasi. Pilihan tersebut membuat ekosistem rentan terhadap serangan dan bergantung pada beberapa pemain kuat.

Ketergantungan terhadap penyedia tersentralisasi juga memungkinkan terjadinya pemadaman. Ini merupakan risiko yang dikhawatirkan oleh jaringan tersentralisasi. Dengan kata lain, infrastruktur blockchain perlu berupaya keras untuk melemahkan sistem terdesentralisasi yang merupakan prinsip utama ekonomi Web3. Saat ini, untuk menghindari sentralisasi blockchain, penyedia infrastruktur terdesentralisasi mulai mendapat banyak dukungan. Hal tersebut merupakan hal baik bagi prospek ekosistem Web3 yang tetap sehat dan terdesentralisasi.

Baca juga Aplikasi Web3 Context Mengumumkan Pendanaan Modal Awal Sebesar $19,5 Juta

Infrastruktur Terdesentralisasi Memberikan Solusi

Walaupun jaringan tersentralisasi memiliki keunggulan, jaringan terdesentralisasi muncul sebagai alternatif yang sangat layak. Keuntungan utama mereka adalah bahwa mereka tidak mudah runtuh dengan sebuah ‘kegagalan.’ Dalam banyak kasus, jaringan ini juga menyediakan koneksi yang lebih cepat terhadap pengguna global.

Selain itu, penyedia infrastruktur node terdesentralisasi menciptakan ekonomi baru. Dalam hal ini, penyedia independen melayani permintaan data dan mendapatkan imbalan dalam token asli mereka. Jaringan terdesentralisasi dengan cepat memperoleh pangsa pasar dan dapat menggantikan infrastruktur Web3 yang ada saat ini.

Keuntungan Web3

Web3 tidak hanya menjanjikan untuk membangun internet yang lebih baik. Akan tetapi juga membangun dunia yang lebih baik. Jaringan terdesentralisasi tengah membangun fondasi untuk internet baru yang lebih adil, aman, dan tahan terhadap sensor.

Dengan mempertahankan status quo, penyedia hosting gagal memberikan inovasi terbaik dan rentan terhadap sensor. Di sisi lain, penyedia infrastruktur terdesentralisasi diberi insentif untuk mendorong layanan terbaik dengan struktur demokratis dan lebih tahan sensor.      

Sumber: Cointelegraph

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here