Headlines

Dubai World Trade Centre akan Menerapkan “Kerangka Peraturan Bertaraf Internasional” untuk Menjadi Pusat Kripto

Illust : DWTC akan Menerapkan Kerangka Peraturan Bertaraf Internasional untuk Menjadi Pusat Kripto

Dubai World Trade Centre (DWTC) akan seutuhnya menjadi zona dan regulator kripto, yang terdiri dari cryptocurrency, produk terkait crypto, operator, dan pertukaran, menurut pengumuman baru-baru ini oleh pemerintahan Dubai.

Sebagai upaya dari proyek tersebut, tempat acara dan pameran milik pemerintah Dubai akan diubah menjadi pusat kripto, dengan tujuan mempromosikan pengembangan dan adopsi cryptocurrency di Dubai.

Memanfaatkan Berbagai Sumber Daya

“Dubai World Trade Centre akan menyediakan dukungan penuh untuk sektor cryptocurrency yang tengah berkembang pesat di Dubai,” tutur pernyataan itu.

Menurut pengumuman itu, upaya tersebut termasuk membangun kerangka regulasi untuk produk keuangan mutakhir yang “bergantung atau beralaskan pada teknologi blockchain, seperti non-fungible token (NFT) dan cryptocurrency.”

Zona crypto baru akan dibangun dengan bantuan sektor swasta dan entitas terkait lainnya di Dubai, dalam upaya untuk memajukan progres Dubai sebagai pemimpin komersial, perdagangan, dan teknologi.

Baca juga Uni Emirat Arab Terbitkan Perangko NFT Pertama di Timur Tengah

“World Trade Centre akan mengembangkan dan memantau kerangka peraturan bertaraf internasional baru untuk kebijakan legislatif dan penegakan Aset Virtual,” menurut pengumuman tersebut.

Regulasi Bertaraf Internasional Telah Beroperasi

Menurut pernyataan dari laporan tersebut, Kepatuhan Anti Pencucian Uang (AML), Pemberantasan Pendanaan Terorisme (CFT), serta pelacakan aliran transaksi lintas batas (cross-border payment), adalah beberapa prosedur yang akan diterapkan oleh DWTC untuk menyediakan ekosistem menarik bagi industri crypto.

Implementasi kerangka hukum baru direncanakan untuk “mempromosikan dan memperluas pembayaran lintas batas dan inovasi ekosistem,” disamping itu, regulasi ini memungkinkan “adopsi dan pertumbuhan pasar yang aman untuk industri cryptocurrency di Dubai.”

Changpeng Zhao, CEO Binance, mengumumkan berita tersebut di Twitter.

Bloomberg melaporkan pekan lalu bahwa Binance diduga menjumpai regulator UEA minggu lalu, untuk membahas pembangunan kantor pusat global perusahaan di Abu Dhabi atau Dubai, menurut sebuah sumber. Desas-desus ini dimulai pada bulan Oktober, ketika Zhao terlihat di Dubai menghadiri pertemuan dengan para regulator.

Pada saat yang sama, kepala bursa crypto terbesar di dunia juga membeli rumah pertamanya di Dubai, menggambarkan pemerintah negara tersebut sebagai “sangat progresif.” Zhao menjelaskan bahwa dia membeli sebuah apartemen di Dubai untuk menunjukkan bahwa dia dan perusahaannya berkomitmen dalam komunitas crypto di negara tersebut.

Sumber: https://cryptoslate.com/dubai-world-trade-centre-is-becoming-a-crypto-hub-will-rollout-a-new-world-class-regulatory-framework/