Fortress Blockchain Technologies dan GoogleCloud Jalin Kerjasama untuk Ciptakan Penyimpanan Data Pribadi Khusus NFT

Illust - Fortress Blockchain Technologies dan GoogleCloud Jalin Kerjasama untuk Ciptakan Penyimpanan Data Pribadi Khusus NFT
Sumber Asset: Partnership concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Fortress Blockchain Technologies telah meluncurkan The Fortress Vault, sebuah solusi database non-fungible token (NFT) baru yang dibangun di atas infrastruktur cloud Google Cloud yang terbuka, aman, skalabel, dan berkelanjutan. Fortress Vault tersebut akan membantu perusahaan di seluruh industri sektor NFT untuk melindungi kekayaan intelektual (IP) dan aset mereka dengan menyimpan konten secara pribadi dengan aksesibilitas, privasi, portabilitas, dan sumber yang dapat digunakan untuk blockchain.

Vault adalah inovator dalam hal kemampuannya untuk menjaga integritas data non-publik yang dapat diakses melalui NFT di industri seperti musik, tiket acara, game, keuangan, transportasi, real estate, dan perawatan kesehatan.

Terkait proyek mereka ini, Kevin Lehtiniitty, co-founder dan CTO Fortress mengungkapkan bahwa “NFT bukan hanya jpeg mahal, NFT adalah teknologi yang memungkinkan kami mengakses data unik atau non-fungible melalui ledger yang didistribusikan untuk membuktikan keaslian dan mencari tahu asal suatu aset. 

Ia kemudian menambahkan bahwa apabila kita dapat memasangkan token ke data yang dapat diakses secara eksklusif oleh pemegang token maka NFT akan menjadi kunci digital untuk membuka semuanya. Hal-hal yang dapat diakses termasuk musik, tiket acara, akta real estate, catatan perawatan kesehatan, hingga dokumen real estate.

- Advertisement -

Baca juga: Platform Game Web3 AQUA Meluncurkan NFT Marketplace dengan Investasi Bernilai $10 Juta dari DIGITAL

Sebelum adanya Vault, konten di blockchain dapat dilihat secara publik atau harus di-hosting di database yang tidak diawasi di komputer terdistribusi di seluruh dunia. Tapi, hal ini tidak berlaku untuk konten dan kekayaan intelektual yang berharga atau sensitif dari aset digital seperti NFT.

Dengan Vault, pelanggan perusahaan kini dapat menyimpan IP tokenized secara pribadi dengan solusi berbasis cloud yang aman dan terpadu. “NFT dan blockchain secara fundamental akan mengubah setiap industri di masyarakat kita,” tambah Lehtiniitty. Oleh karena itulah dengan membangun Fortress Vault di infrastruktur yang aman seperti Google Cloud, mereka dapat memfasilitasi organisasi pemerintah, selebritas, dan semua orang untuk membangun produk dan layanan baru yang inovatif pada teknologi blockchain dengan standar privasi dan kepatuhan yang berlaku.

Sumber: helpnetsecurity.com 

Illust - Fortress Blockchain Technologies dan GoogleCloud Jalin Kerjasama untuk Ciptakan Penyimpanan Data Pribadi Khusus NFT
Sumber Asset: Partnership concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Fortress Blockchain Technologies telah meluncurkan The Fortress Vault, sebuah solusi database non-fungible token (NFT) baru yang dibangun di atas infrastruktur cloud Google Cloud yang terbuka, aman, skalabel, dan berkelanjutan. Fortress Vault tersebut akan membantu perusahaan di seluruh industri sektor NFT untuk melindungi kekayaan intelektual (IP) dan aset mereka dengan menyimpan konten secara pribadi dengan aksesibilitas, privasi, portabilitas, dan sumber yang dapat digunakan untuk blockchain.

Vault adalah inovator dalam hal kemampuannya untuk menjaga integritas data non-publik yang dapat diakses melalui NFT di industri seperti musik, tiket acara, game, keuangan, transportasi, real estate, dan perawatan kesehatan.

Terkait proyek mereka ini, Kevin Lehtiniitty, co-founder dan CTO Fortress mengungkapkan bahwa “NFT bukan hanya jpeg mahal, NFT adalah teknologi yang memungkinkan kami mengakses data unik atau non-fungible melalui ledger yang didistribusikan untuk membuktikan keaslian dan mencari tahu asal suatu aset. 

Ia kemudian menambahkan bahwa apabila kita dapat memasangkan token ke data yang dapat diakses secara eksklusif oleh pemegang token maka NFT akan menjadi kunci digital untuk membuka semuanya. Hal-hal yang dapat diakses termasuk musik, tiket acara, akta real estate, catatan perawatan kesehatan, hingga dokumen real estate.

Baca juga: Platform Game Web3 AQUA Meluncurkan NFT Marketplace dengan Investasi Bernilai $10 Juta dari DIGITAL

Sebelum adanya Vault, konten di blockchain dapat dilihat secara publik atau harus di-hosting di database yang tidak diawasi di komputer terdistribusi di seluruh dunia. Tapi, hal ini tidak berlaku untuk konten dan kekayaan intelektual yang berharga atau sensitif dari aset digital seperti NFT.

Dengan Vault, pelanggan perusahaan kini dapat menyimpan IP tokenized secara pribadi dengan solusi berbasis cloud yang aman dan terpadu. “NFT dan blockchain secara fundamental akan mengubah setiap industri di masyarakat kita,” tambah Lehtiniitty. Oleh karena itulah dengan membangun Fortress Vault di infrastruktur yang aman seperti Google Cloud, mereka dapat memfasilitasi organisasi pemerintah, selebritas, dan semua orang untuk membangun produk dan layanan baru yang inovatif pada teknologi blockchain dengan standar privasi dan kepatuhan yang berlaku.

Sumber: helpnetsecurity.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here