Geezer Butler Meluncurkan Proyek NFT untuk Mengumpulkan Dana Santunan bagi Ukraina

Geezer Butler, yang merupakan bassis dan personil band Black Sabbath telah mengumumkan peluncuran koleksi NFT pertamanya yaitu novel grafik bertajuk “The Antibody Collection.” Proyek tersebut merupakan proyek multi-part yang dilakukan bersama YellowHeart, marketpalce NFT untuk musik.

Proyek NFT pertama Geezer Butler adalah upaya untuk mengumpulkan uang dan memberikannya sebagai bantuan untuk Ukraina yang telah terkena dampak invasi Rusia. Semua hasil dari novel dalam koleksi tersebut akan disumbangkan ke beberapa badan amal, termasuk IFAW, Harmony Fund, Save The Children dan UNICEF.

The Antibody Collection menawarkan setiap bab novelnya dalam bentuk NFT edisi terbatas yang dianimasikan. Masing-masing menampilkan musik original bass yang ditulis oleh Butler, serta karya seni original seniman terkenal KOL, alias Kolin Humphries. Koleksi NFT tersebut akan mulai diluncurkan pada tanggal 25 Maret pukul 12 siang EST.

Baca juga Tommy Hilfiger akan Memamerkan Koleksi Musim Semi 2022 dan NFT Wearables di Metaverse Fashion Week Decentraland

- Advertisement -

Pembuatan konsep proyek The Antibody Collection sendiri dilakukan selama periode lockdown pada tahun 2020. Kemudian, ide dari Butler dan KOL untuk proyek NFT tersebut terungkap setelah kedua partner tersebut mulai akrab, tepatnya ketika Butler menerima hadiah lukisan stadion Villa Park di Aston Villa. KOL kemudian menunjukkan gambar iblis yang akan digunakan di dalam novel kepada Butler.

Setelah itu, Butler merasa antusias dengan konsep NFT di proyek tersebut dan tidak sabar untuk membuat koleksi NFT pertamanya. Ia berharap dapat menggunakan media yang baru untuk membagikan karya seni, musik, maupun cerita. Dan menurutnya, NFT adalah media yang tepat untuk hal tersebut. Butler juga menganggap kerjasamanya dengan YellowHeart merupakan pengalaman baru yang telah lama ia nantikan.

Disamping itu, CEO dan pendiri YellowHeart, yaitu Josh Katz juga mengungkapkan rasa senangnya karena dapat bermitra dengan legenda musik, Geezer Butler dalam koleksi NFT yang relevan dan benar-benar original tersebut. Ia berkomitmen untuk mendukung seniman musik dalam memulai perjalanan mereka di industri kreatif NFT. Pandangan musik dan artistik Geezer Butler yang luar biasa dalam koleksi tersebut akan membuat para fans antusias, begitu pula untuk audiensnya yang baru.

Sumber: Loudersound

Geezer Butler, yang merupakan bassis dan personil band Black Sabbath telah mengumumkan peluncuran koleksi NFT pertamanya yaitu novel grafik bertajuk “The Antibody Collection.” Proyek tersebut merupakan proyek multi-part yang dilakukan bersama YellowHeart, marketpalce NFT untuk musik.

Proyek NFT pertama Geezer Butler adalah upaya untuk mengumpulkan uang dan memberikannya sebagai bantuan untuk Ukraina yang telah terkena dampak invasi Rusia. Semua hasil dari novel dalam koleksi tersebut akan disumbangkan ke beberapa badan amal, termasuk IFAW, Harmony Fund, Save The Children dan UNICEF.

The Antibody Collection menawarkan setiap bab novelnya dalam bentuk NFT edisi terbatas yang dianimasikan. Masing-masing menampilkan musik original bass yang ditulis oleh Butler, serta karya seni original seniman terkenal KOL, alias Kolin Humphries. Koleksi NFT tersebut akan mulai diluncurkan pada tanggal 25 Maret pukul 12 siang EST.

Baca juga Tommy Hilfiger akan Memamerkan Koleksi Musim Semi 2022 dan NFT Wearables di Metaverse Fashion Week Decentraland

Pembuatan konsep proyek The Antibody Collection sendiri dilakukan selama periode lockdown pada tahun 2020. Kemudian, ide dari Butler dan KOL untuk proyek NFT tersebut terungkap setelah kedua partner tersebut mulai akrab, tepatnya ketika Butler menerima hadiah lukisan stadion Villa Park di Aston Villa. KOL kemudian menunjukkan gambar iblis yang akan digunakan di dalam novel kepada Butler.

Setelah itu, Butler merasa antusias dengan konsep NFT di proyek tersebut dan tidak sabar untuk membuat koleksi NFT pertamanya. Ia berharap dapat menggunakan media yang baru untuk membagikan karya seni, musik, maupun cerita. Dan menurutnya, NFT adalah media yang tepat untuk hal tersebut. Butler juga menganggap kerjasamanya dengan YellowHeart merupakan pengalaman baru yang telah lama ia nantikan.

Disamping itu, CEO dan pendiri YellowHeart, yaitu Josh Katz juga mengungkapkan rasa senangnya karena dapat bermitra dengan legenda musik, Geezer Butler dalam koleksi NFT yang relevan dan benar-benar original tersebut. Ia berkomitmen untuk mendukung seniman musik dalam memulai perjalanan mereka di industri kreatif NFT. Pandangan musik dan artistik Geezer Butler yang luar biasa dalam koleksi tersebut akan membuat para fans antusias, begitu pula untuk audiensnya yang baru.

Sumber: Loudersound

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here