Headlines

Gemini dan DCG Digugat Penegak Hukum New York

Gemini dan DCG Digugat Penegak Hukum New York

Pada tanggal 19 Oktober 2023, pejabat hukum di New York menggugat perusahaan kripto Gemini dan Digital Currency Group (DCG). Mereka dituduh menipu pelanggan sebesar USD 1,1 miliar atau setara Rp 17,4 triliun (berdasarkan kurs Rp 15.861 per dolar AS).

Gugatan ini diajukan oleh Jaksa Agung New York, Letitia James. Dia menuduh Gemini, yang mengoperasikan bursa kripto, dan unit Genesis Global Capital DCG, tidak menginformasikan risiko yang terkait dengan program pinjaman kripto yang dimulai pada tahun 2021 kepada para investor. 

Aset perusahaan ini terakhir kali jatuh nilainya tahun ini dalam situasi yang melibatkan beberapa kebangkrutan besar, termasuk FTX Sam Bankman-Fried.

Gemini, yang didirikan oleh Tyler Winklevoss dan Cameron Winklevoss, diduga memberikan informasi yang menyesatkan kepada pelanggan tentang risiko pinjaman yang tinggi dalam kerjasama mereka dengan Genesis. Mereka juga gagal mengungkapkan bahwa hampir 60 persen dari pinjaman pihak ketiga tersebut diarahkan kepada perusahaan perdagangan kripto Bankman-Fried, Alameda.

Baca Juga : Kini Gubernur California Setujui RUU Kripto pada 2025

Gugatan tersebut menyatakan, “Menurut penyelidikan negara, Genesis dan DCG disangkakan mencoba untuk menyembunyikan kerugian yang semakin membesar.” Ini merupakan perkembangan serius dalam industri mata uang kripto yang belum diatur, dengan tuduhan penipuan menjadi contoh lain dari perilaku kriminal yang merugikan banyak pihak.

DCG, dalam sebuah pernyataan, membela integritas bisnis mereka dan bersiap untuk melawan tuduhan dari pihak berwenang.[DS]